Minggu (17/7) kemarin, Radjawali Indonesia (RI) menggelar dua lomba peresmian DPC di dua tempat. Launching RI DPC Bandung Raya, di Pusdik Bekang, Cimahi dan Launching RI DPC Cirebon. Kedua even tersebut menyerap sekitar 1.300 peserta, senyap tanpa teriak.
Rasa senang dan puas tak bisa disembunyikan dari rona wajah H. Seno dan anaknya yang ikut ke lomba 3 Star Semarang, Minggu 17 Juli. Mengandalkan satu jago saja murai batu Kingkong, bisa meraih 3 kali juara 2 dan sekali juara 4.
Kelas kenari kalitan yang dibuka dua sesi di 3 Star Semarang, dipenuhi peserta. Para peserta ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Namanya juga even akbar, penyelenggaranya koalisi 3 Cabang yang disegani: PBI Semarang, PBI Bojonegoro, dan PBI Ke
Halaman Balai Desa Kemudo, dipenuhi kicaumania. Peserta kebanyakan memang lokal Klaten dan sekitarnya. Beberapa berasal dari Jogja, selain wilayah Solo Raya lainnya. Duta Parikesit meraih juara BC, Ramayana meraih SF, kacer JJ hampir double winner.
Pelan tapi pasti, H Sadat B16 terus menggeliat. Hari Minggu pertama setelah Idul Fitri, merebut juara umum SF di Delanggu Klaten. 17 Juli turun di Jogja, Babel, Jakarta. Semua menang.
Cendet Sangkakala menunjukkan perfoma yang luar biasa saat diturunkan di 3 Star Semarang, 17 jULI. Gaco yang relatif baru, penerus prestasi dari pendahulunya Pemburu. Di Piala Pakualam, 5 Juni, sudah menunjukkan kinerja yang baik dengan sekali juara 1.
H. Fitri BKS dan Naga Hitam BC meraih juara umum BC dan SF dalam laga silaturahmi 3 Star Semarang, 17 Juli. Sien Ronny dan Duta Pakde Karwo menjadi runner up. Dihadiri banyak tokoh lintas blok. Sejumlah pemain yang sempat pensiun siap turun gelanggang
Rabu (13/7), di lapang Pekat BC Indramayu, digelar latpres spesial halal bihalal, sekaligus dalam rangka pemanasan menuju Launching Radjawali Indonesia DPC Indramayu (28/8). Banyak tokoh dan pemula yang hadir dan berbaur dalam suasana silaturahmi.
Keinginan untuk mendatangkan para tokoh lawas kembali hadir di lapangan lomba, terwujud dalam even 3 Star Semarang, Minggu 17 Juli. Tokoh dari generasi awal sampai yang relatif baru, datang dan berkumpul di Zidam IV Diponegoro, Ungaran, Kab. Semarang.
BnR Community Jogja pagi ini 17 Juli menggelar kontes Even Pleci di Gantangan Tlogorejo, jalan Godean KM 5,5 Jogja. Plecimania dari berbagai kota di pulau Jawa pun banyak yang berdatangan ke sini.
Banyak peserta lomba yang akan menuju even 3 Star belum begitu paham di mana lokasinya. Sebagian besar mengira itu berada di kota Semarang. Padahal, tepatnya berada di kota Ungaran, ibu kota Kabupaten Semarang. Lihat panduannya di sini.
Sejumlah jago yang sering juara sudah menyatakan kepastiannya turun di 3 Star Semarang. Salah satunya kicaumania yang lebih dikenal sebagai spesialis kenari Zimon DP dari PPK-1 Parikesit Klaten, dengan andalannya Ontoseno dan BT Fikher Gun
Presiden Cup 4 baru akan digelar 2 Oktober, atau kisaran 3 bulan lagi. Namun sejumlah kelas tiketnya sudah ludes. Di antaranya adalah pleci yang dibuka 8 kelas, semuanya benar-benar sudah habis-bis, 560 lembar tiket!
Betapa bangganya bisa meraih juara di Taman Balekambang Solo, di era 90an – 2000-an. Belum juara di sini, rasanya belum afdol. Balekambang ibarat kawah candradimuka burung berkicau senusantara. Juara sejati, mesti pernah menang di sini.
Onggo yang tinggal di kawasan Balong, Solo, sudah lama menjadi peternak kenari. Pria yang menjadi manager hotel Grand Soba, Solo Baru ini juga bergabung dengan Papburi Solo. Di data juara, namanya menjadi Onggo Papburi.
Penanganan dan perawatan burung saat mabung sangatlah penting. Salah perlakuan, bisa-bisa setelahnya tidak mau bunyi. Kasus seperti ini banyak dilaporkan, seperti sejumlah anis mania yang membuka diskusi untuk menanyakan solusi di grub FB KAMI.
Nama murai batu Satria Halilintar belakangan ini terus menjadi perbincangan banyak orang. Baru didatangkan dari Sumatera, tampil perdana di UNS Cup meraih juara 1 dan 3, kemudian di Ronggolawe Kudus meraih juara 1 dan 2. Siap ke 3 Star Semarang
Solo ibu kotanya love bird. Solo memang pusatnya para breeder love bird, baik love bird warna, dan terutama sekarang juga love bird basik suara. Mau pilih love bird trah, atau hasil pantauan latpres / bursa, tinggal pilih.
Banyak komentar terkait pakem penilaian murai batu di grup FB Murai Batu Indonesia. Sebagian ternyata berpendapat bahwa murai batu yang bagus itu haruslah agresif untuk mendukung fighternya. Sebagai efeknya, sedikit nakal adalah hal yang bisa ditoleransi.
Berselang 4 hari setelah hari Raya Idul Fitri, sejumlah even bertemakan lebaran mulai digelar. Salah satunya di gantangan Rojolele Delanggu Klaten, Minggu 10 Juli. Kemasannya cukup menantang, dengan tiket yang terjangkau untuk ukuran even lokal.