PUNGGAWA RGN YANG BERTUGAS


ROAD TO PIALA SUKOWATI SRAGEN

Muray Sakti, Tarzan, Diesel dan Indigo Beri Kejutan, Mr 76 SF dan ASR Solo Siap Ke Piala Raja

Kontes prestasi RGN Sragen bertajuk Road to Piala Laskar Sukowati, Minggu (21/11) menjadi ajang unjuk gigi bagi sejumlah gacoan baru di kelas murai. Berbekal kemenangan di Sragen, Sandri - Mr 76 SF Team dan Andi - ASR Solo makin percaya diri untuk turun ke Piala Raja 2021.

Kepercayaan diri untuk turun di even Piala Raja 2021 makin terlihat pada diri Sandri Gustanto. Setelah sukses menambah amunisi baru untuk Mr 76 SF Medan yaitu murai batu Kusumo dan Seruling, kini Sandri bersama gacoan baru bernama Mutiara yang berhasil meraih podium juara di Road to Piala Sukowati Sragen ingin adu nyali di even akbar Piala Raja 2021 yang akan berlangsung pekan depan (28/11) di Taman Candi Prambanan.

 

 

SANDRI MR 76 SF. MB MUTIARA & SERULING SIAP LANJUT KE PIALA RAJA

 

Murai batu Mutiara sukses memboyong juara 1 dan 2 di kelas murai batu pastol. Meski terbilang burung muda ternyata bakat Mutiara telah terlihat dengan jelas. Saat turun di kelas Murai Batu Pastol A, Mutiara yang menempati gantangan 36 ini langsung menyita perhatian publik yang hadir di gantangan Halaman Koramil 01 Sragen.

Berbekal materi dan gaya yang mumpuni, Mutiara langsung tampil beringas saat melihat lawan di sebelahnya. Shownya menekan sembari menggelontorkan irama lagu yang bervariatif. Suaranya juga terdengar nyaring, pertanda volumenya memang lebih dari cukup. Akhirnya tanpa keraguan para dewan juri RGN memilihnya menjadi juara di kelas Pastol A.

“Hari ini bawa dua amunisi murai batu Mutiara dan Seruling, Mutiara burung baru dan muda ternyata mau tampil maksimal dan nyaris double winner. Sementara Seruling milik Mr 76 SF Medan tadi juga cukup bagus kerjanya bisa bersaing dan absen juara 3 sama 4. Pemanasan buat mengawal Mr 76 SF Medan ke Piala Raja pekan depan,” tutur Sandri,, salah satu pengorbit dan penjual burung papan atas dari Sragen.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

Hal yang sama juga terjadi pada diri Andi Sidieq Rumpoko – ASR Solo juga bersemangat untuk turun di Piala Raja pekan depan. Andi yang dikenal sebagai salah satu pengorbit love bird di blok tengah berhasil meraih kemenangan bersama love bird Pasoepati di tiket utama kelas Love Bird Umum Sukowati dan juga di kelas Love Bird Umum Garuda.

Saat menempati gantangan nomor 54, Pasoepati mutlak diganjar dengan koncer A setelah melesatkan kekekan dengan durasi rata-rata 1 menit dengan jeda rapat yang diikuti dengan volume keras kasar didukung dengan show yang cantik.

 

 ASR SOLO. LB PASOEPATI SIAP KE PIALA RAJA

 

Keberhasilan Pasoepati meraih double winner juga diikuti hasil yang baik dari amunisi baru milik Andi yaitu love bird Bramasta yang finish runner up di kelas Love Bird Rest Sragen.

“Silaturahmi bareng kawan-kawan komunitas paruh bengkok Solo ke gelaran RGN Sragen, hari ini buat pemanasan ke Piala Raja love bird Pasoepati berhasil meraih double winner, sementara gaco anyar Bramasta berada di posisi runner up. Semoga kedepan makin stabil dan membanggakan, tentunya juga semoga bisa bersaing di Piala Raja,” ujar Andi ASR Solo via WhatsApp kepada Burungnews.

 

SAFARI SANGIRAN. MURAY BATU SAKTI JAWARA KELAS UTAMA MB SUKOWATI

 

Murai batu Muray Sakti milik Safari – Sangiran tampil mentereng dengan gaya kekinian, menekan tajam sembari sesekali ngecun perform sujud-sujud. Volume Muray Sakti juga tajam saat menembakkan amunisi burung kecilan. Saat mengawali lomba di kelas utama Murai Batu Sukowati 20G, Muray Sakti menjadi primadona dan berhasil memboyong juara pertama.

Penampilan Muray Sakti tetap stabil saat turun di kelas Murai Batu Radja dan di kelas Murai Batu Tantangan. Walaupun pada kedua kelas tersebut harus puas berada di posisi runner up, penampilan Muray Sakti masih membanggakan bagi team yang saat itu hadi mengawal.

“Burung bagus, sering juara di gelaran lokal dan lintas EO sekitaran Sragen. Sayang tadi di kelas Murai Batu Tantangan performnya sedikit menurun dan menempati juara dua,” bisik Kaper Perka yang saat itu turut mengawal Muray Sakti.

 

HERPIT TAWON SF. TARZAN JAWARA MB TANTANGAN

 

Kelas murai batu memang penuh dengan kejutan, burung lokal Sragen tampil mentereng dan meraih prestasi yang membanggakan. Hal ini juga terjadi pada murai batu Tarzan, burung milik Herpit – Tawon SF yang berhasil meraih juara di kelas bergengsi Murai Batu Tantangan. Sebelum menjuarai kelas tantangan, Tarzan terlebih dahulu menjadi yang terbaik di kelas Murai Batu Radja.

Tarzan berkali-kali menjadi pusat perhatian penonton di pinggir lapangan, saat berlangsung kelas tantangan, tembakan materi panjang berkali kali terdengar pada gantangan nomor 31 tempat Tarzan beraksi.

“Burung itu (Tarzan) sering juara saat ikut latberan di Gondang, kualitas dan materinya memang cukup bagus, dan saat main di Road to Piala Sukowati terlihat maksimal lebih dari seperti biasanya, jadi memang lagi onfire,” tutur salah satu penonton kepada Burungnews.

 

WIDI BALOK. DRAGON BALL JAWARA MB GARUDA

 

Senyum sumringah tersungging pada bibir Widi Balok – Wiwid Putra SF, sorak sorai kegembiraan juga ditunjukkan oleh kawan-kawan yang turut senang dengan kemenangan murai batu Dragon Ball yang berhasil mencuri gelar juara pertama di kelas Murai Batu Garuda.

Hari ini saat berlangsung gelaran Road to Piala Sukowati, Dragon Ball murai batu lepas trotol hasil breeding sendiri dari ternakan Wiwid Putra SF terlihat tampil maksimal dengan pukulan materinya yang terdengar keras. Keindahan juga terlihat pada burung yang memiliki ekor panjang saat show on di gantangan.

“Hari ini Balok menang! berkat settingan dan hoki dari kawan-kawan,” teriak Mul Epek dan kawan-kawan yang terlihat bahagia dan turut menikmati hasil kemenangan Dragon Ball dengan traktiran makanan dan rokok di warung milik Sastro.

 

MAKLAR SYARIAH. ORBITKAN AMUNISI BARU MB JEGGER

 

Maklar Syariah Sragen kali ini kembali mengorbitkan jagoan baru. Setelah take over murai batu Jegger dari markas Mr Wawan Reza Semarang langsung menurunkannya di gelaran Road to Piala Sukowati Sragen.  Jegger yang digadang gadang memiliki prospek cerah ini berhasil mencuri poin juara tiga di kelas utama Murai Batu Sukowati.

Selain menurunkan amunisi baru, Maklar Syariah juga memanasi gaco lawas murai batu King yang mulai memasuki bulu tuanya. King berhasil finish di urutan 4.5 dan 5. Maklar Syariah memang sedang gencar-gencarnya berburu burung bermateri kekinian dengan gaya roll, durasi dan volume untuk menyambut even-even lomba yang semakin ketat dan padat.

“Bismillah, sebagai bakul manuk memang harus terus update gacoan baru untuk meramaikan khazanah perbakulan dan lomba yang semakin padat,” seloroh Likin MS yang mengawal langsung beberapa amunisinya.

 

ANDIKA AP22 MABES KAMULYAN. MB TYSON KIAN MENGANCAM

 

Silaturahmi sambil memanasi amunisi juga dilakukan oleh Andika AP22, bersama rekan-rekan dari Mabes Kamulyan, Andika kembali menurunkan amunisi murai batu Tyson yang meraih podium ke tiga sebanyak dua kali.

Sesuai dengan namanya, Tyson tampil beringas saat diturunkan. Begitu digantang langsung menyambar lawan-lawannya dengan pukulan materi yang meledak ledak. Perform Tyson memang terlihat kurang maksimal tidak seperti biasanya. Seringnya dimainkan secara spartan dengan waktu yang pendek membuat Tyson terlihat seperti kelelahan.

“Ikut hadir silaturahmi di gelarannya Mbah Jarot, nekat bawa Tyson yang beberapa hari ini dimainkan terus, walaupun kurang maksimal tadi cukup lumayan mampu bersaing melawan burung-burung bagus,” tutur Bethet yang turut mengawal Tyson bersama rekan-rekan dari Mabes Kamulyan.

 

BANG JAI DOB. RAJA RANTAU JAWARA CH GARUDA

 

Kelas cucak hijau juga ramai dihadiri peserta. Bang Jai DOB salah satu kontestan yang sukses bersama gacoannya yaitu cucak hijau Raja Rantau. Dikenal sebagai pemain spesialis kenari ternyata tidak membuat Ban Jai kikuk untuk memoles cucak hijau Raja Rantau. Setelah tampil mentereng dengan mengeluarkan gaya hyper disertai bongkaran materi panjang-panjang, Raja Rantau akhirnya berhasil menempati singgasana juara kelas Cucak Hijau Garuda.

Penampilan stabil di jalur juara ditunjukkan oleh cucak hijau Roger, burung milik Abah Acong ini selalu meraih podium juara dari beberapa lawatannya dalam beberapa pekan. Seperti di gelaran Road to Piala Sukowati Sragen, burung yang dikawal oleh Kumiz Diva Trophy berhasil meraih prestasi juara dua dan tiga.

“Roger ndak mau tampil maksimal hari ini, cuaca terlalu ngungkep dingin. Hampir semua burung yang turun tadi jadi tidak bisa menunjukkan potensinya,” jelas Kumiz beralasan.

 

BAH ACONG DIVA TROPHY. CH ROGER STABIL DI JALUR JUARA

 

Hadir jauh-jauh dari Jogja tidak menyurutkan semangat Jemi LB – Valid SF. Dan tidak sia-sia kehadirannya bersama amunisi love bird Indigo berhasil meraih prestasi yang memuaskan. Saat tampil di kelas love bird umum, Indigo tampil mewah dengan durasi panjangnya, jeda juga sangat pendek lalu kembali ngekek panjang.

Tidak diragukannya kualitas Indigo membuatnya hampir meraih hatrik setelah memenangi kelas Love Bird Umum Radja dan Nusantara. Sementara itu saat tampil di kelas utama Love Bird Umum Sukowati harus puas berada di posisi runner up.

 

 JEMI LB VALID SF. INDIGO NYARIS HATRIK DI KELAS LB UMUM

 

Kelas love bird fighter nyaris dirajai oleh Diesel, amunisi milik Ervantona Gres X SF ini memang tampil tangguh dan kualitasnya terlihat diatas lawan-lawannya. Diesel menjadi yang terbaik setelah kemenangan double winner di kelas fighter yang diraihnya di kelas Love Bird Fighter Radja dan Nusantara.

Yayan Maja bersama Ceumban berhasil mencuri satu gelar juara di kelas love bird fighter setelah menjuarai kelas Garuda.

 

Burung yang sebelumnya bunyi tiba-tiba MACET dan memBISU? Berikan MONCER-1 selama beberapa hari, lihat perbedaannya dalam 5-7 hari, dijamin langsung JOSS kembali.

 

Mr Ken Tut cukup puas dengan kemenangan yang diraih oleh kedua amunisinya yaitu cendet Wisanggeni dan juga kacer Angling Darma. Walaupun kedua kelas tersebut kurang ramai peserta namun kedua amunisinya mampu kerja dengan baik dan berhasil meraih podium juara.

Pada akhir perlombaan setelah diadakan penghitungan poin untuk juara umum akhirnya menobatkan Buzzer Team BC dan Jaran Goyang SF sebagai kampiun.

 

GRES X SF. DIESEL DOUBLE WINNER RAJAI KELAS FIGHTER

 

Buzzer Team berhasil meraih point tertinggi berkat penampilan cemerlang kenari Gege – Ladusing yang berhasil meraih double winner. Gege yang terlihat ngawet goyang kanan kiri sambil mengeluarkan irama lagu komplit dari awal sampai akhir perlombaan memang layak dinobatkan sebagai kenari terbaik.

Dukungan dari murai batu Dragon Ball, Tyson. Kemudian ada cucak hijau Raja Rantau dan Dakar, lalu ada love bird Mantili dan Jupiter, serta kenari Gege, Coba Saja dan De Enjah membuat Buzzer Team sulit terkejar dan berhasil meraih juara umum BC.

Duta Piala Retno Dumilah yang digalang oleh Agus Martina dan kawan-kawan turut menyuport gelaran. “Bismillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan rezeki melimpah, Aamiin.  Jangan lupa tanggal 28 November 2021 kita berkumpul di Piala Retno Dumilah bertempat di Gantangan Benggol Joyo Madiun. Segera amankan tiketnya mulai dari sekarang, terima kasih,” tulis Agus Martina di laman Facebooknya.[hery]

 

 BUZZER TEAM REBUT JUARA UMUM BC

 

 MR KEN TUT GONDANG. WISANGGENI DAN ANGLING DARMA STABIL

 

  MBAH JAROT. TUNGGU GELARAN KAMI BERIKUTNYA

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk murai batu, hwamey, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya, termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

INGAT! Sekarang sudah tersedia kupon/voucher hadiah langsung tanpa diundi dalam kemasan semua varian TWISTER (burung berkicau, lovebird, perkutut, merpati) dan/atau NICE (anjing, kucing). Dapatkan ratusan hadiah menarik seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda MOTOR, hingga MOBIL baru. Berlaku sampai 31 Desember 2021. (Kupon yang baru diterima setelah 31 Desember, tetap berlaku, hadiah bisa diurus lewat kios/agen tempat membeli pakan tersebut)

 

  SEKJEN RGN DPW SOLO RAYA KAWAL LANGSUNG GELARAN

 

 DUTA PIALA RETNO DUMILAH

 

 JARAN GOYANG JUARA UMUM SF

 

 

 

PERTAMA di Surabaya dan Jawa Timur, lomba menyediakan DUA UNIT MOBIL! Siapkan jagoan Anda, tiket 3,5 juta (36-G) dan 5 juta (24-G). Untuk brosur lengkapnya, KLIK DI SINI.

 

 

 

 

KATA KUNCI: rgn sragen sgn solo raya road to piala laskar sukowati

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp