ALEX GRESIK DAN KRU


KHOFIFAH CUP, #4

Enam Sesi Tampil Maksi, Ini Lho Rahasia CH Godong + Vidio

Turun enam kali di Khofifah Cup, cucak hijau Godong milik Alex Gresik tampil dengan perfoma maksimal dan stabil. Hasilnya, juara 1, 4, 1, 1, 1 dan 3. Setelah sempat kurang greget di beberapa event, apa rahasia mengembalikan perfoma jago yang ngehit di tahun 2019 ini?

Sepanjang tahun ini, bila menyebut nama cucak hijau, yang diingat dan disebut pertama adalah Godong. Benar-benar ngehit, membuat orang teralihkan perhatiannya dari jago-jago top sebelumnya, seperti Grojokan Sewu dan New Rimba Sakti.

 

ALEX GRESIK RAIH RUNNER UP JUARA UMUM SF

 

Tetapi, Alex Gresik juga sempat dibuat bingung, murung, dan galau saat di beberapa event penting yang diikutinya, Godong tidak mau tampil. Di Piala Raja, Dream Sengon Cup, Piala Ketua DPR RI, adalah beberapa event yang zong buat Godong.

Padahal, secara teknis disebutnya tidak ada masalah. “Burung kondisi, perjalanan juga tidak ada masalah. Bahkan sampai pagi pun oke-oke, tidak menunjukan tanda-tanda ngedrop. Tapi begitu digantang ada yang  tampil separuh, lalu kemudian benar-benar tidak mau tampil. Sejujurnya kita masih bingung juga. Tapi begitulah burung, kadang tidak seperti yang kita harapkan. Jadi, ya apa pun harus diterima dengan ikhlas.”

 

 

Dari pengalaman itu, Alex pun benar-benar melakukan persiapan yang lebih baik menjelang Piala Gubernur Jawa Timur – Khofifah Cup. “Ini event penting yang tidak bisa kita lewatkan. Sebagai warga Jawa Timur, tentu kita harus bangga dengan gelaran ini, karena itu mesti memberikan dukungan yang sepenuhnya.”

Lokasi lomba di kota Surabaya juga bisa dikatakan di kampung sendiri. Sebagai tuan rumah, bentuk dukungan itu adalah dengan menyiapkan burung sebaik mungkin, agar bisa memberikan penampilan terbaik.

 

ALEX GRESIK & HANSON-HAVINDO, CH GODONG MULAI DIBIASAKAN PAKAI VOER TWISTER

 

“Saya ingin Godong tampil sebaik mungkin. Saat menjadi juara, pengakuannya bukan hanya dari para juri, tapi juga dari lawan serta pecinta cucak hijau lainnya yang ikut menyaksikan. Saya kira keinginan itu bisa tercapai, jadi saya merasa puas sekali hari ini. Semoga di event berikutnya juga terus menunjukkan kinerja terbaiknya.”

Godong langsung tancap gas di sesi awal, kelas Jembatan Merah. Godong menjadi jawara setelah tampil menonjol dengan memuntahkan materi tengkek, platuk bawang, gereja, dan cililin panjang. Volumenya lantang, tembus hingga ke luar pagar. Ditunjang dengan gaya tarung ngotot sambil menggetar badan, Godong tampil kesetanan dari awal sampai akhir penilaian.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai  TOPSONG.

 

Di sesi Provinsi Hijau, penampilan Godong memang sempat kurang maksimal dan hanya finish di urutan ke empat. Namun, Godong kembali menunjukkan ketangguhannya lalu menduduki podium pertama di sesi PBI Surabaya, Hari Jadi Provinsi, dan Grahadi A. Di sesi Grahadi B, Godong finish di urutan ke tiga.

Dengan modal prestasi dari burungnya sendiri saja, Alex bahkan dinobatkan menjadi runner up juara SF di bawah Andri Bolang. Luar biasa sekali ini.

 

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Kepada burungnews, Alex Gresik mengungkapkan apabila lawan-lawan yang dihadapi di gelaran kali ini memang berat-berat. Namun, Ia bersyukur Godong mau tampil gemilang sehingga bisa membawa pulang banyak piala.

“Lawan-lawannya berat-berat, bagus-bagus. Baru kali ini Godong main enam kelas, biasanya hanya empat kelas. Habis Walikota Jogja, istirahat satu minggu lalu main di Khofifah Cup. Staminanya memang kuat, alami, nggak pakai obat-obatan,” ungkapnya.

 

 

Alex mengaku tak ada perubahan perlakuan mendasar yang diberikan pada Godong. Secara umum masih sama, hanya saja, kunci kuatnya Godong main enam sesi tak lepas dari pengaturan fooding. “Sebelum di Khofifah ini, foodingnya itu diturunkan sampai separo. Kalau sebelumnya H-1 jangkrik masuk 30, sekarang tinggal 15. Memang burungnya bandel, staminanya juga kuat,” bebernya.

Di luar itu, Alex juga mengaku mulai mengajari Godong dengan voer. “Yang lain menu utama buah seperti pisang. Saya memberanikan diri mulai membiasakan memberikan voer Twister yang lagi ngehit itu. Teorinya, variasi pakan itu kan bagus, sepanjang burung mau.”

 

Sambut kehadiran TEAM PROMO  TWISTER  di event-event terpilih, termasuk Balekambang Kumandang Surakarta, 24 November dan BnR Award 15 Desember. Dapatkan sampelnya, coba dan buktikan kualitasnya, berikan respon melalui hotline  08112663908.

 

 

Selain membuat burung tidak terlalu kenyang, hal ini juga diyakini membuat Godong bisa tampil maksi di lomba kali ini. “Biar dia itu nggak terlalu kenyang, pengaruhnya juga baik. Buktinya sekarang kuat mainnya, fooding jangkriknya kukurangi separo, lalu ada tambahan sedikit voer untuk membiasakan diri supaya tidak melalu bergantung pada buah,” lanjutnya.

Kestabilan dan konsistensi Godong menorehkan prestasi di lomba kali ini membuat Alex mulai menatap sejumlah event akbar dan penting, mulai Balekambang Kumandang 4 pada 24 November, hingga gongnya di BnR Award pada 15 Desember.

Tak hanya itu, Alex juga sudah mempersiapkan diri untuk tahun depan dengan mengurus surat perijinan memelihara cucak hijau. Nah, Anda para pecinta dan pemelihara cucak hijau, juga harus mulai bersiap dari sekarang ya. [asept, maltimbus]

 

GODONG DI KHOFIFAH CUP

 

DATA JUARA KHOFIFAH CUP, LAP A,  KLIK DI SINI

DATA JUARA KHOFIFAH CUP, LAP B,  KLIK DI SINI

BROSUR BALEKAMBANG KUMANDANG,  KLIK DI SINI

BROSUR BnR AWARD,  KLIK DI SINI

KATA KUNCI: khofifah cup cucak hijau godong alex gresik

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp