POSISI MASTER (TANDA PANAH) DIGANTUNG DI TENGAH


TIPS & VIDEO MEMASTER KENARI DARI ONGGO BF SOLO

Hasilnya Juara di Mana-Mana

 

 

Memiliki kenari yang berlagu merdu dengan isian yang oke, panjang-panjang, ditunjang dengan volume memadai dan penampilan ngedur, tentu harapan banyak kenarimania. Itulah modal untuk jadi juara. Onggo Solo berbagi tips memaster kenari.

Kenari adalah salah satu jenis burung yang memiliki lagu terindah. Keistiemewaan lainnya, lagunya bisa kita “rekayasa’ sesuai keinginan. Dia bisa menirukan lagu burung lain secara nyaris sempurna. Dalam hal meniru lagu, bisa dikatakan paling bagus dibanding jenis burung yang lainnya.

jenis burung kenari juga relatif mudah didapat dengan harga terjangkau. Saat ini peternak kenari banyak jumlahnya. Materi pun banyak yang bagus-bagus baik dari sisi postur maupun  trah jawara. 

 

UNYIET, SALAH SATU HASIL MASTERING ONGGO BF YANG LANGGANAN JUARA

Salah satu peternak kenari yang konsisten memilih materi induk bagus, kemudian anakannya dimaster dengan lagu-lagu isian, adalah Onggo Kristanto dari Solo. Onggo yang tinggal di Balong, dekat pasar Gede Solo, kesehariannya bekerja menjadi pimpinan di Hotel Grand Soba,  Solo Baru.

Onggo bukan hanya peternak, tapi juga penghobi dan pelomba. Jagoannya kerap menang baik di lomba konvensional yang satu gantangan terisi 60an burung bahkan kadang lebih, atau kontes khusus kenari yang umumnya memakai sistem Papburi atau mengadopsi darinya, dengan sistem penyisihan 10-12 burung. 

 

SEDIAKAN SELALU ASINAN DALAM KANDANG

 

Dengan demikian, Onggo sangat tahu materi dan kualitas kenari seperti apa agar tidak sekadar enak didengar dan dinikmati di rumah, tapi sekaligus juga bisa juara saat diikutkan kontes. Sebab dengan punya materi dan kualitas juara, harga pun bisa didongkrak naik.

Untuk breeding, banyak di lakukan di kediamannya di Balong, ada pun untuk pemasteran Onggo bekerjasama dengan Ari Sanjaya, dilakukan di sebuah ruko di kawasan Solo Baru.

“Salah satu syarat agar pemasteran berhasil, haruslah di tempat yang netral, bisa dikatakan mesti bersih dari suara burung-burung lain yang tidak kita inginkan. Maka saya pilih lokasi di ruko di Solo Baru. Hanya ada burung-burung yang suaranya memang kita inginkan, lalu anakan kenari mulai usia 25 hari yang memang kita sekolahkan di sini,” jelasnya. 

 

TOP GRIT, ASINAN HALUS SIAP SAJI, JUGA COCOK UNTUK BURUNG KENARI

 

Memang sebagian besar EO lebih mengedepankan kenari standar, alasannya lebih ramai. Lebih menguntungkan, lebih banyak peserta, karena lebih simpel baik “membuatnya” sampai merawatnya.

Tetap sejumlah EO tidak memakai istilah standar, sehingga bebas saja semua boleh ikut, tapi pakemnya akan memilih kenari berlagu merdu, dalam artian yang isian punya peluang menang lebih besar. Misalnya EO seperti PBI secara nasional, dan di tingkat lokal ada IKPBS dan beberapa EO independen lainnya. 

 

JEFFRY KTS & ONGGO. TAKE OVER SAAT BELUM PERNAH TURUN LOMBA

 

Sementara di lingkungan PBI atau yang mengadopsi, selain ada kelas standar, biasanya juga membuka kelas khusus isian, atau memakai istilah Reguler yang berarti kelas bebas.

“Memang kalau mau ramai lebih ramai yang standar. Tapi mereka yang berkuping emas tetap memilih yang isian. Tentu saja, memang sedikit lebih ribet. Tapi itu harga yang mesti kita bayar kalau pengin sesuatu yang bagus kan. Dan saya kira hasil, dalam arti kenikmatan yang kita peroleh, juga sesuai.” 

 

 

 

PEMASTERAN

Sudah sekitar setahun, Onggo serius dan fokus melalukan pemasteran kenari. Pilihan lokasi yang memenuhi syarat yang ada di sebuah ruko di Solo Baru. Onggo bekerja sama dengan Ari Sanjaya untuk menjualan pemasteran.

Selain lokasi, syarat lain agar hasilnya bagus adalah burung yang mau dimaster (selanjutnya disebut sebagai maskot) dan burung pemaster harus sama-sama bagus.

  “Ya sama kita-kita manusia juga kan. Kalau mau bagus, baik muridnya maupun gurunya harus sama-sama bagus dan pinter juga. Satu kelas bisa puluhan anak, ilmu yang dipelajari sama, lingkungan sama, gurunya sama, tapi tiap anak punya daya serap yang tidak sama kan,” ujarnya membandingkan. 

 

TEMPAT TERBATAS, PENJEMURAN BERGILIR

 

Anakan kenari yang bagus, bisa diperoleh dari indukan yang bagus. Ada banyak peternak kenari yang materi indukannya bagus. Secara gampang, mereka yang tergabung dalam Papburi, biasanya cenderung memiliki materi indukan yang bagus-bagus.

Yang aktif misalnya di lingkunan Papburi Solo dan Klaten, seperti yang tergabung dalam PPK (Peternak Papburi Klaten). Di Solo, kita bisa mengarah pada Onggo dan kawan-kawannya, seperti Bom Squad dengan andalannya Paddington Jr. Di Klaten, ada Tari S, Yamto, Kelik, Zimon, dan kawan-kawan PPK-1 bisa jadi rujukan.

Lumrahnya, burung yang banyak dipilih sebagai master adalah jenis blacktroat, sanger, dan beberapa lainnya. Bukan berarti semua blacktroat atau sanger itu bagus loh. Harus dipilih yang lagunya panjang, tidak patah-patah, bening, volume kenceng.

 

CONTOH BURUNG SANGER YANG DIPAKAI UNTUK MASTER UNYIET,  KLIK DI SINI

 

 

Biar pun bawa lagu blackthroat, tapi kalau patah-patah, nanti muridnya juga akan niru gurunya, patah-patah. Maka harus dipilih master yang benar-benar juga berlagu merdu, dalam artian seperti disebut di atas, panjang, tidak patah-patah, saat mau berhenti enak, bening, volume memadai.

Di tempat Onggo, untuk anakan misalnya dipilih dari trah Naruto, Buto Ijo, dan dari beberapa penangkar PAPBURI Solo dan sekitarnya yang memang konsisten menjaga trah jawara. 

 

USAI MENJEMUR, KANDANG DIBERSIHKAN

 

Pemasteran sejak usia sekitar 25 hari. Yang saat ini masuk kandang pemasteran mulai dari kenari kecil atau kalitan, AF, F1, F2, dan akan segera menyusul untuk seri YS lokal anakan sendiri dari trah Naruto maupun Buto ijo.

Burung maskot atau anakan yang hendak dimaster kemudian digantung berjajar, dibatasi dengan krodong. Sementara burung master atau gurunya digantung dengan posisi di tengah-tengahnya. (lihat gambar pada foto utama)

 

HASIL PEMASTERAN

Sejumlah burung berlagu isian dari Onggo sudah kerap meraih juara, mulai dari Naruto, hingga Buto Ijo. Belum lama, Onggo juga melepas kenari yang kemudian diberi nama Unyiet.

Waktu ditake over Tomo, belum dilombakan. Burung yang dirawat oleh Jefry KTS ini kemudian meraih juara di berbagai even di sekitaran Solo Raya seperti 3 kali berturut-turut juara 1 di gantangan Pendowo Makam Haji, kemudian kembali juara 1 di even Papburi Solo pada 9 Oktober. 

Dalam waktu dekat, sejumlah even yang memberikan kenari isian bertarung juga akan diikutinya, seperti Parikesit Award Klaten pada 6 November, dilanjutkan dengan PBI Sleman Cup pada 13 November di Taman Kuliner Jogja.

Bagi yang ingin tahu lebih detil terkait teknis pemasteran, bisa kontak langsung ONGGO BF di HP/WA 0812.2626.9000

VIDEO KENARI ISIAN AF 6 BULAN, HASIL MASTERING ONGGO BF,  KLIK DI SINI

VIDEO UNYIET, KENARI ISIAN HASIL MASTERING ONGGO BF,  KLIK DI SINI 

KONTES KHUSUS KENARI PARIKESIT AWARD 6 NOVEMBER,  KLIK DI SINI

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

 

 

Copyright BurungNews @ 2014 - 2017 Developed by JogjaCamp