DUTA BALI SHANTI TURUNKAN GACO ANDALANNYA


PIALA MAHAYASTRA II, #5

Ditake Over Karena Tidak Bisa Dikalahkan, Cendet Mahkota Raja Antar Duta Bali Shanty Juara Umum

Prestasi di even berskala nasional dengan EO yang berbeda-beda, sudah kerap diraih cendet Mahkota saat masih ditangan Andi Dwi Rasa (DWR). D’Yan Samurai yang merasa kesulitan menaklukkannya, memutuskan untuk mentake over Mahkota beberapa bulan lalu. Lalu seperti apa penampilannya di tangan D’Yan saat ini ?

Saking sulitnya untuk ditaklukkan, Mahkota diakui sebagai penguasa cendet di pulau Dewata. Beberapa even nasional yang pesertanya banyak dari luar Bali, sering tumbang menjadi korban keganasan Mahkota.

 

ANDI DWI RASA IKUT SENANG ATAS PRESTASI CENDET MAHKOTA RAJA

 

Salah satu pemain cendet dan murai batu lawas asal Bali, D’Yan Samurai, bahkan angkat tangan jika gacoannya bertemu dengan Mahkota di atas gantangan. Sering dirasakan D’Yan saat turun membawa cendet andalannya, paling mentok menjadi runner up kalau lawan yang dihadapi adalah Mahkota.

“Saya sudah angkat tangan dan kibarkan bendera putih jika melawan Mahkota. Cendet itu memiliki segalanya yang dicari juri saat menilai. Materi lagu, gaya, volume, dan katahanan tempurnya, sangat istimewa,” ujar penggagas gelaran Bali Shanti ini.

 

Jangan sampai ketinggalan sama yang lain. Segera dapatkan TWISTER di kios-kios terdekat. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Karena sudah merasa tidak mampu untuk menaklukkan Mahkota, akhirnya D’Yan berniat melobi DWR untuk memboyong Mahkota ke markas Samurai. Niatan itu ternyata disambut baik oleh DWR yang tak lain sahabat sekaligus tandemnya setiap menggelar even Bali Shanti. Resmi menjadi milik D’Yan, Mahkota berganti nama menjadi Mahkota Raja.

 

HEBOHHH,  ada temuan "BESAR" di Piala Mahayastra II. Mau tahu banget? KLIK DI SINI

 

“Kalau untuk D’Yan saya sama sekali tidak keberatan. Walaupun sekarang sudah resmi milik D’Yan, tapi saya masih merasa memiliki Mahkota. Bagaimana tidak, lomba kemana-mana kita sering bareng,” bilang DWR saat ditemui di gelaran Piala Bupati Mahayastra II pada 9 Februari 2020.

Kehadiran DWR di even Mahayastra II bersama BnR kali ini, selain menurunkan gaco andalannya murai batu Sambel Terasi yang meraih juara 1 di kelas Bupati, juga untuk melihat aksi mantan gaco andalannya itu.

 

NYARIS HATRIK CENDET MAHKOTA RAJA JADI TERBAIK

 

Di even yang menggunakan 2 lapangan ini, Mahkota Raja nyaris saja menyapu bersih podium puncak di 3 kelas yang dibuka panitia, lewat aksinya sangat memukau. Dengan volumenya yang lantang, tembakan tengkek buto, belalang emas, jangkrik, dan grojokan greja tarung, dibawakan secara bertubi-tubi saat juri melakukan penjurian.

Ditunjang gaya tegap membentuk angka 1 untuk menunjukkan keperkasaanya, juri tak memiliki alasan lagi untuk tidak memberikan Mahkota Raja gelar juara 1 di sesi Gianyar B dan Astina.

 

Jangan lewatkan event legendaris ini. Segera pesan tiketnya, atau ketinggalan kereta karena tiket  akan segera habisss... SWEET VALENTINE (17th From Jogja Istimewa with love). Gelaran tahunan kebanggaan PBI dan kicaumania tanah air, semua kelas HADIAH UTUH TANPA POTONGAN, lomba rampung jam 18.00. Selengkapnya, KLIK DI SINI.

 

Selain itu, Mahkota Raja juga diuntungkan dengan kondisi cuaca hujan yang mengguyur lapangan Astina, tempat even Mahayastra II ini digelar. Pasalnya, Mahkota Raja sebelum naik gantangan harus semprot basah dulu. Meski cuaca hujan, Mahkota Raja tetap disemprot basah tapi tidak sampai basah kuyup.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Dengan tampil basah, shownya makin tegap dan membawakan lagunya makin grojok. “Sesi pertama main setengah basah karena hujan, ternyata kerjanya kurang maksimal. Membaca dari sesi pertama, sesi berikutnya intesitas semprotnya saya tambahi lagi. Akhirnya kerjanya bisa maksimal, nancep, dan loss cara bawa lagunya,” bilang D’Yan.

Kesempatan Mahkota Raja sapu bersih juara 1, digagalkan oleh Shooter milik Dodiet Kober di sesi Gianyar A. Dengan hasil juara 2, 1, 1, Mahkota Raja didapuk panitia sebagai peraih gelar burung terbaik, sekaligus mengantarkan Duta Bali Shanty Cup V menjadi juara umum BC.

 

DUTA BALI SHANTI JUARA UMUM BC

 

Keberhasilan Duta Bali Shanti bawa pulang juara umum, juga berkat dukungan penuh dari kicaumania yang hadir di even ini. Dukungan itu datang dari tim Sunari BC di kelas anis merah, Mr. Baim di kelas cucak hijau, dan Mr. Fadjar di kelas kenari. Untuk kelas murai batu, ada Oka Yansu lewat andalannya Gledek dan Nyoman Sumanata SLT lewat gaconya Banyu Langit.

“Saya mewakili teman-teman di Bali Shanti, mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan kicaumania yang sudah memberikan dukungan untuk kami, sehingga duta Bali Shanti menjadi juara umum di even ini. Kami tunggu kehadiran kicaumania di Bali Shanti ke 5, pada 12 April mendatang. Lokasinya masih sama seperti even Bali Shanti sebelumnya” pungkas D’Yan Samurai. 

 

Hindari PENYITAAN dan SANKSI HUKUM lainnya!

Daftarkan CUCAK HIJAU (dan burung DILINDUNGI lain yang sudah dimiliki sebelum P/20 2018, atau bulan Agustus 2018), MUDAH  dan GRATIS. Cek syarat, cara, dan tempat pendaftarannya. DI SINI

  

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

KATA KUNCI: piala mahayastra ii

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp