EDI SARWO JAYA DAN NAUFAL


MR. OYEK BOYOLALI DAN MURAI SOENDIGONG

Curi Prestasi di Piala Kota Kembang, Yakin Bisa Bersaing di Balekambang Kumandang

Pernah dengar nama Soendigong? Mungkin belum begitu populer, apalagi di level nasional. Jago milik Oyek ini sedang ngetop-ngetopnya di Boyolali dan sekitarnya.

Nah, kalau nama Oyek, boleh jadi masih banyak yang mengingatnya. Beberapa tahun lalu, Oyek dengan labelnya Susu Murni Boyolali dikenal dengan sejumlah jago mapan di kelas anis merah.

 

MB SOENDIGONG IN ACTION

 

Setelah cukup lama menepi, Oyek sudah setahunan ini mulai terlihat di lapangan. Kini, ia sering menggantung murai batu yang kemudian diberi nama Soendigong itu.

Dalam beberapa waktu terakhir, jago yang dikawal oleh Edi dan Naufal ini benar-benar sedang dalam performa terbaiknya. Tiap turun di event, selalu saja nyantol jadi juara.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Edi Sarwo pun punya target, ingin terus meraih juara tiap pekan tanpa jeda! Salah satu yang diincar adalah Balekambang Kumandang, 24 November yang akan datang.

Tentu, baik Oyek maupun Edi dan Naufal sadar, musuh yang dihadapi bakal beda dengan yang selama ini bertemu di berbagai gantangan Boyolali dan kota-kota sekitarnya.

 

Kalau saja lebih awal tahu ada ..., tentu ceritanya bisa lain. Menyesal selalu terjadi setelah kejadian. Jangan sampai Anda punya penyesalan yang sama.

 

“Insya Allah kita tidak gentar meski musuhnya burung-burung top nasional. Yakin saja, burung pemula, juara lokal, secara materi belum tentu kalah. Hanya soal kesempatan saja yang kita belum banyak dapat. Jadi, Balekambang Kumandang, adalah satu kesempatan besar yang sedapat mungkin jangan sampai lepas,” jelas Oyek.

Menurut Edi, menarungkan burung tiap pekan tidak ada kekawatiran merusak burung, sejauh ini Soendigong memang memperlihatkan punya power yang begitu kuat. “Ini soal kepuasan dan menguji seberapa kuat tenaga Soendigong dengan dimainkan setiap pekan tanpa jeda. Bahkan dalam satu lomba atau satu hari, kuat dimainkan sampai 5 kali!”

 

 

Pekan lalu, Oyek sudah mencobanya mengajak Soendigong jalan-jalan lumayan jauh, ke Bandung. Hasilnya juga tidak mengecewakan. Di even prestis Piala Kota Kembang, Soendigong bisa masuk juara 1, 2, dan 2. Turun 4 kali, hanya kehilangan kejuaraan satu sesi saja.

Rahasia “kekuatan” Soendigong tidak lari dari perawatan yang sangat berbeda dari murai lainnya. Pemberian EF jangkrik dengan porsi 20 ekor per hari menjadi salah satu kuncinya.

 

Sambut kehadiran TEAM PROMO TWISTER di event-event terpilih, termasuk Khofifah Cup Surabaya 27 Oktober dan Balekambang Kumandang Surakarta, 24 November. Dapatkan sampelnya, coba dan buktikan kualitasnya, berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

“Tidak sembarang jangkrik. Harus yang bersih dan sehat. Jangkrik yang baru dibeli, jangan langsung dikasih burung. Simpan dulu paling tidak sehari, masukkan kandang yang bersih, kasih pakan yang bersih dan sehat juga,” jelas Edi.

Setelah EF, Soendigong juga masuk umbaran dari Selasa hingga Kamis. Untuk mandi, dilakukan Jumat dan Sabtu. Dual ini diyakini turut membentuk tenaga Soedingong berlipat. Satu lagi yang tak boleh lupa, menjelang lomba wajib diberikan kroto.

 

 

Untuk berjaga-jaga agar kondisi burung selalu sehat dan juga dalam kondisi saat bertarung, ada asupan Leman’s, dengan formula obat + vitaminnya yang benar-benar beda dari yang lain.

“Kami sudah menerapkannya secara konsisten. Selain burung terjaga kesehatannya, kondisinya juga gerus greng. Lomba selalu tampil maksi dan tidak mudah lelah,” imbuh Edi.

 

MAXIMUM. Pakan Jangkrik yang praktis, membuat jangkrik lebih sehat dengan kandungan nutrisi terstandar. Lihat video tutorialnya.

 

Modal di atas, rasanya cukup beralasan bila Mr. Oyek begitu yakin bisa bersaing di Balekambang Kumandang. “Kalau di Boyolali atau Solo Raya, okelah kita sudah bisa mengukur kekuatan. Tapi saat dicoba ke Bandung, kan musuhnya benar-benar kita belum tahu sebelumnya. Jagoan Bandung secara umum juga banyak yang bagus-bagus, jago top level nasional.”

Hasil di Bandung, menunjukkan bila Soundigong masih mampu bersaing Berarti di Balekambang Kumandang pun seharusnya juga masih bisa mengatasi musuh-musuhnya. Syarat, mau tampil maksimal dan stabil, pada saat yang sama para juri juga bekerja profesional dan fairplay.

“Semoga saja, mohon doa dan dukungannya. Sebagai warga Solo Raya, tentu berharap even seperti Balekambang Kumandang bisa sukses, pesertanya ramai, secara pelaksanaan juga bisa lancar, peserta puas dengan hasil akhir.”

KATA KUNCI: oyek murai batu soendigong edi sarwo jaya

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp