WW ANGGA. RAIH JUARA SINGLE FIGHTER


MACAN KECIL CUP 2

Kacer Pangeran dan Cendet Ra Pindah Borong Juara 1, WW Angga Surabaya Juara Single Fighter

Sejumlah burung tampil memukau hingga menjadi bahan perbincangan di gelaran Macan Kecil Cup 2 Yogyakarta, Minggu 30 Agustus 2020. Beberapa di antaranya adalah Kacer Pangeran, cendet Ra Pindah, dan anis merah Platinum 51.

Kacer Pangeran tampil dahsyat, bak mesin diesel makin panas tampil makin kencang hingga tak terkejar lawan. Jago handal milik Pak Gino sukses memborong juara 1.

 

 

PAK GINO. KACER PANGERAN BORONG JUARA 1 DUA KELAS

 

Sudah 12 pekan kacer Pangeran terus digeber turun lomba tanpa henti. Diawali dari kotanya sendiri Jogja hingga ke Jawa Timur. Dua gelaran bergengsi di Klaten, juara 1 pun berhasil disabetnya. Kemudian berlanjut ke Sragen, Madiun, dan Ponorogo.

Hebatnya, dari lawatannya itu, semua berhasil meraiah juara yang membanggakan bagi pemiliknya.

Di Madiun dan Ponorogo yang terkenal kandang macannya kacer, juga tak membuat ciut nyali Pangeran. Terbukti tampil tetap percaya diri dan membuatnya kembali meraih kemenangan gemilang. Sejak itu Pangeran menjadi banyak incaran orang.

 

 

Di gelaran Macan Kecil Cup 2 di Embung Langensari, Pangeran kembali ujuk kebolehan. Pangeran tampil nanceb, dengan gaya eksotik kepala mendongak ke atas hingga ditarik kebelakang, sambil menggetarkan sayapnya.

Aksi Pangeran akhirnya berhasil memborong juara 1 dua kelas, kelas MKJ dan Istimewa. Dengan prestasi Pangeran yang semakin kinclong, harga pasarannya pun terus naik. Bila sebelumnya sempat dibuka masih di bawah 100 juta, kini Pak Gino sudah menolak tawaran di angka tersebut.

 

 

”Sekarang sudah beda lagi harganya. Burungnya tak sekadar juara, tapi juga sangat gampang tampil dan mudah sekali rawatannya. Mau cuaca panas, dingin, hujan, bahkan sekalipun ada angin kencang burung tetap jalan. Mau ada jangkrik di tebok saja tidak mau turun, tetap asik tampil di pangkringan,” jelas Pak Gino bangga.

Hasil borong juara juga diraih oleh cendet Ra Pindah, andalan Robert Pantau. Selain cendet, Robert menurunkan sejumlah burung, seperti anis merah Ra Penting dan Ra Umum. Ra Umum sebelumnya mengundang decak kagum saat tampil bagus di Launching Markisa Enterprise (23/8), sementara di gelaran ini yang melesat ke posisi 2 di bawah Platinum 51 adalah Ra Penting.

 

Hari ini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Ass wr wb Saya Tobil / Nanang Kusuma. Sebelum menjadi pewarta di mediabnr.com, saya sudah mengenal burung sejak tahun...

Dikirim oleh Tobil Nanang Kusuma pada Kamis, 27 Agustus 2020

 

Sementara itu, turun tanpa target Ari Krupuk yang mengendalikan murai batu Jayabaya dan cucak hijau Aksara milik WW Angga Surabaya, justru keluar sebagai juara Single Fighter.

Ari Krupuk mengaku, semula sama sekali tidak kepikiran bakal juara Single Fighter. Ternyata dua jago yang diusungnya tampil sangat bagus dan juara. Tanpa disadari lomba hampir habis, nama WW Angga meraih poin tertinggi setelah ada tambahan poin dari juara love bird.

 

 

Selain murai batu Jayabaya, Ari KRP juga mendapatkan prestasi dari cucak hijau Aksara yang tampil meyakinkan, hingga berada di urutan 1 dan 2.

”Kebetulan Jayabaya dan Aksara memang dalam kondisi siap tempur. Alhamdulillah walau sebelumnya sama sekali tidak ada rencana ingin juara Single Fighter, ini rezeki. Kedua jago ini sebenarnya belum pada penampilan terbaiknya, masih bisa didongkrak lagi,” ungkap Ari Krupuk dengan senyum khasnya itu.

 

FAREL. MB GOZELLA ORBITAN BARU TEMBUS 4 BESAR, SIAP KE PIALA PASUNDAN

 

Farel yang menurunkan orbitan baru murai batu Gozella dari Hans 99 SF berhasil membawa pulang juara 4. Setelah Gozella tampil elegan, berkali-kali memberikan perlawanan sengit membuat musuhnya cukup kerepotan.

Gozella punya kelebihan di antaranya volumnya keras, hingga bila sedang menembak tembus luar pagar. ”Gozella orbitan baru, melihat kerjanya tadi sebenarnya layak sih bisa juara lebih kecil,” jelas Farel.

Farel siap menurunkan kembali Gozella ke Piala Pasundan dan optimis asal burung kerja maksimal dan terpantau bisa kembali membawa prestasi terbaik.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Ada juga jago yang tampil memukai dan benar-benar sempat membuat repot Jayabaya milik WW Angga maupun Fortuner milik Puji, yaitu Gegana milik Bintang Pradana. Beberapa pemerhati menyebutkan, seandainya diberi koncer juara 1 pun layak.

“Itu sudah menyangkut selera juri. Kalau secara penilaian umum, kami kira cukup berimbang. Masing-masing punya kelebihan dan kelemahan masing-masing. Mungkin lagi belum rejekinya si Gegana,” ujar sumber burungnews.com.

 

 

Robert yang menurunkan sebagian gaco-gaconya juga meraih hasil membanggakan. Cendet Ra Pindah memborong dua kali juara 1, sementara anis merah Ra Penting meraih runner up. Hal ini sempat memberinya juga harapan juara SF.

“Jadi modal buat memastikan diri turun di Piala Pasundan. Pokoknya seribu persen semua jago yang siap kita gelandang ke Bandung 11 Oktober besuk,” tegas Robert kepada burungnews.com melalui jejaring whatsapp.

 

 

Ada pun Juara Umum Bird Club Duta Piala Pasundan yang dipimpin Asep DM, setelah mendapat dukungan luas dari kicaumania. Duta Piala Pasundan memang tampak full team dan benar-benar bekerja maksimal di event ini.

“Sesungguhnya target kami bukan merebut juara umum sih, tapi bagaimana berkomunikasi dengan para kicaumania di sini buat menggalang dukungan. Alhamdulillah target itu bisa tercapai, dan dapat bonus juara BC. Kami bersyukur sekali atas capaian hari ini. Terimakasih buat semua teman-teman kicaumania khususnya yang dari Jogja dan sekitarnya atas dukungan untuk Duta Pasundan,” tandas Asep.

 

NUGROHO. KETUA PANITIA

 

Sementara itu Nugroho DS, mewakili seluruh panitia juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas dukungan semua kicaumania. “Secara umum, kami cukup puas dan senang. Peserta ramai meriah, juga lancar hingga bisa rampung tidak terlalu malam. Mohon maaf bilamana masih ada kekurangan di sana-sini. Insya Allah ke depan kami siap menggelar event dengan lebih baik lagi.” [busro, maltimbus]

 

JUARA MACAN KECIL CUP YOGYAKARTA, KLIK DI SINI

KATA KUNCI: macan kecil cup 2 kacer pangeran cendet ra pindah ww angga

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp