JURIG KEMBALI TOP PERFORM


KONTES SUBDENPOM BC JEMBER: Sembuh dari Sakit Tampil Makin Dahsyat, Tolak Mahar 70 Juta

Love bird konslet bernama Jurig milik Yudi Bad Boy, akhirnya kembali merajalela setelah menepi selama 2 Minggu karena Sakit. Kini performa love bird tawaran 70 juta itu, makin dahsyat dari segi durasi, jeda bunyi, volume, dan tenaganya. Apakah performanya kali ini efek dari obat yang menyembuhkannya dari sakit ? Obat apa yang dipakai Yudi untuk menyembuhkan Jurig ?

Yudi nyaris saja kehilangan love bird kesayangannya, Jurig. Pasalnya, love bird konslet bernada minor ini, menderita sakit yang cukup parah sehingga nafsu makannya menurun, tubuhnya lemas, dan enggan berbunyi. Menurut pengakuan Yudi, Jurig terkena snot sehingga kondisinya ngedrop karena diforsir setiap hari turun lomba dari pagi, siang hingga malam.

 

JAWARA LB FIGHTER B

 

Berbagai cara untuk menyembuhkan Jurig sudah dilakukan. Dari pemberian obat-obatan khusus burung, istirahat total, bahkan hamper saja akan dibawa ke dokter hewan. Tapi langkah terakhir itu belum sempat dilakukan Yudi. Pasalnya, ada beberapa kicaumania manganjurkan Jurig untuk diobati obat Leman’s.

“Saya sebenarnya sudah putus asa dengan obat-obatan. Tapi setelah banyak yang menyarankan pakai Leman’s, akhirnya saya mencobanya. Berselang 2 hari, ternyata kondisi Jurig mulai membaik. Mulai ngekek lagi, nafsu makannya kembali lahap, dan bulu-bulunya kembali pangset,” bilang pria yang suka ngetrail ini.

 

PHOENIX Makanan Love Bird Multivitamin. Berikan yang terbaik untuk love bird kesayangan Anda, menjadik burung selalu sehat dan rajin bunyi. Mudah diperoleh di kios-kios terdekat. Informasi produk Phoenix, bisa hubungi (WA) Yovie di 0813-8378-3626.

 

Dalam pengaplikasiannya, Yudi memberikan 3 tetes langsung ke paruh, 1 tetes langsung ke mata kanan-kiri, dan 5 tetes ke cepuk minumannya. Pemberian itu dilakukan setiap hari mengingat obat Leman’s tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi burung.

Dengan pemberian yang rutin, masuk hari ke lima, Jurig mulai dicoba lagi naik gantangan. Hasilnya, Jurig meraih juara 1 di latber special FD BC di arena GSS Jenggawah pada Sabtu, 19 September kemarin. Pada laga itu, Jurig sengaja dimainkan hanya 1 sesi saja karena masih tahap pemulihan pasca sakit.

 

MURAI BATU GEMBUNG MASIH BERKESEMPATAN KONCER A

 

Pada hari Rabu, 23 September 2020, Jurig kembali diturunkan di latber Subdenpom BC melihat kondisinya semakin membaik. Pada laga ini, Jurig yang dikawal Hasim Man Sale, sukses menyapu bersih juara 1 di kelas love bird L1. Kekean minor dengan suara keras, dipamerkan kembali dengan durasi makin panjang dangan gaya geleng-geleng kepala yang khas dari Jurig.

Bersaing sengit dengan Salju milik Anugrah Motor yang juga tampil konslet di sesi L1 A, Jurig unggul dengan poin terpaut cukup jauh. Sedangkan saat di sesi L1 B, Jurig kembali unggul dari Bagong Jr polesan Yon dari SKR dengan poin juga terpaut jauh.

 

KELAS CENDET MULAI BERGELIAT DI LAGA LATBER

 

Dengan kembalinya performa Jurig, Yudi semakin percaya diri untuk turun di Anniversary Subdenpom BC yang ke 3 pada 4 Oktober 2020. “Sampai saat ini, pemberian Leman’s masih terus saya berikan setiap hari. Malah volume Jurig makin kencang, tenaganya juga makin bertambah, sehingga di setiap sesi kerjanya stabil,” pungkas Yudi.

Pada kesempatan yang sama di latber Subdenpom BC, kelas cendet mulai bergeliat kembali. Kelas yang biasanya non peserta saat latber hari Rabu, kini mulai terisi separuh gantangan. Berbeda saat latber hari Minggu, kelas cendet selalu terisi peserta.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Pancasona milik Hendrik dari Bakul SF, sukses menjadi pemenangnya di sesi A dengan mengungguli Brandal milik Pon dan Anak Jalanan andalan Agus. Gaya nancep satu titik sambil membawakan lagu grojokan isian greje tarung, dipamerkan Pancasona saat juri memantau aksinya.

Sedangkan di sesi cendet B, Pancasona harus mengakui keunggulan dari Panjalu milik H Yanto dari HBS Sampoerna. Anak Jalanan juga naik peringkat menempati podium 2 di atas Pancasona yang harus puas di posisi ke tiga.

 

JAWARA CENDET SESI A

 

Selain mengoleksi juara 1 lewat aksi Panjalu, HBS Sampoerna juga meraih juara 1 di kelas cucak hijau dan di kelas kacer. Untuk kelas cucak hijau, HBS Sampoerna berkibar lewat aksi Halusinasi. Sedangkan di kelas kacer, Jamaica yang baru beres mabung, kembali tampil dahsyat yang berujung koncer A di sesi A.

“Rocker saat ini mabung. Untung ada Jamica yang bisa saya mainkan nanti di laga Anniversary. Untuk Panjalu dan Halusinasi, juga akan saya turunkan di laga bergengsi tahunan di Jember itu,” bilang Hery HBS Sampoerna.

 

JAMAICA PENGGANTI ROCKER YANG SEDANG MABUNG

 

Di akhir laga latber Rabu kali ini, panitia Subdenpom BC kembali mengingatkan untuk kicaumania yang belum memesan tiket laga Anniversary, agar segera memesan tiket. Pasalnya, dari semua kelas yang dilombakan, hanya tersisa beberapa lembar tiket saja. Untuk pemesanan, bisa menghubungi Wawan di nomer 0823 3111 2677. [VILMANZ]

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

KEMBALI TURUN LAPANGAN SETELAH 2 TAHUN VAKUM

 

PEMENANG KENARI SESI A

 

 

 

 

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

 

KATA KUNCI: kontes subdenpom bc jember lb jurig

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp