GONG XI BERPELUANG DOBEL WINNER. TAPI GAGAL


KONTES SUBDENPOM BC JEMBER

MB Gong Xi Berpeluang Dobel Winner, Tapi Sang Pemilik Menggagalkannya, Kenapa ?

Kembali terjadi di arena Subdenpom BC, saat gaco kerja sudah maksimal dan mendapat perhatian sang pengadil lapangan, tapi hasil akhir tak mendapat bendera koncer. Bukan karena permainan dalam penjurian, tapi karena ulah sang pemilik gaco tersebut. Kenapa bisa terjadi?

Saat kontes Subdenpom BC Jember pada Rabu, 15 Mei 2019, Gong Xi murai batu andalan Hartanto dari RR MDR, tampil begitu memukau di sesi A. Segenap materi andalannya, sukses murai batu ekor hitam ini muntahkan dengan durasi panjang. Seperti isian cililin yang berkali-kali disajikan dengan gayanya yang sujud-sujud saat juri menilainya.

 

Pastikan JANGKRIK yang diberikan untuk burung Anda bersih, sehat, dan mengandung nutrisi terukur. Lihat video bagaimana sebaiknya memperlakukan jangkrik yang baru dibeli, dengan klik gambar di bawah ini.

 

Dengan aksinya yang tanpa diduga seperkasa itu, Hartanto sudah sangat yakin kalau Gong Xi akan mendapatkan bendera koncer. Tapi saat penancapan bendera koncer, ternyata diluar dugaan, Gong Xi sama sekali tidak tertancap bendera A, B ataupun C. Di sesi ini, bendera A tertancap kepada  Bagaspati milik P. Leni, bendera B untuk Histeris andalan Adi Mebel, dan bendera C menjadi milik Gultor polesan Eddy.

Sempat merasa kecewa dengan keputusan juri, tapi setelah mendapat penjelasan, akhirnya Hartanto justru meminta maaf kepada juri Subdenpom BC. “Tadi saya lupa kalau di arena ini dilarang teriak. Sanksinya kalau kelewatan diskualifikasi, untung tadi saya masih dimaafkan, dan akhirnya Gong Xi juara 4,” ujar Hartanto.

 

BAGASPATI KONCER DI SESI A

 

Sebenarnya Hartanto bukanlah pemain yang baru berlaga di arena Subdenpom BC. Nyaris setiap kontesan, sosok kicaumania asal Ambulu Jember ini selalu hadir. Bahkan Gong Xi menjadi salah satu murai batu pengoleksi tropi terbanyak di arena ini. “Tadi saking senengnya lihat Gong Xi tampil seperti itu, jadi reflek teriak dan lupa dengan aturan di sini. Hehehehe,” tambah Hartanto.

Saat kembali turun di sesi B, akhirnya Gong Xi berhasil mendapatkan apa yang seharusnya di sesi A Ia berpeluang dapatkan yaitu bendera koncer A. Aksinya juga tak sedikitpun kendor. Segenap materi andalannya berhasil dibawakan, kendati saat ini kondisinya sudah nyaris rontok.

 

ARJUNA DAN HISTERIS SIAP TURUN DI M3

 

Dengan hasil dan kondisi seperti saat ini, Hartanto berharap Gong Xi masih kuat untuk berlaga di M3 besuk. “Semoga saja tidak brodol dulu, karena sudah saya pesankan tiket untuk main di M3,” ujar punggawa RR MDR ini kepada burungnews.com.

Pernyataan siap untuk tampil di M3 besuk (19/5), juga disampaikan oleh Adi Mebel dari Mayang. Itu dikuatkan setelah dua gaco yang Ia boyong kali ini yaitu cucak hijau Arjuna dan MB Histeris, tampil apik dan berhasil memborong juara. Arjuna juara 1 dan 3 di kelas cucak hijau, sedangkan Histeris berhasil juara 2 dan 3 di kelas murai batu. “Sudah mau tampil semua. Semoga ada rejeki besok di M3,” pungkas Adi Mebel.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Di kelas kacer, Armada milik Pak Sholeh dari Prahara 78, kini kembali turun lapangan setelah cukup lama menepi karena ganti jubah. Kacer yang sudah berumur dan tetap menjadi gaco yang disegani di Jember ini, kembali tampil gemilang memamerkan materi lagunya dengan gayanya yang full buka ekor.

Kembalinya Armada, menjadi suatu ancaman pecinta kacermania yang akan berlaga di M3 besuk. “Manasi lagi karena lama gak digantang mas. Sekalian buat persiapan ke M3 besok sebelum libur panjang hari raya,” kata Pak Deny yang selalu mengawal Armada.

 

KC ARMADA KEMBALI BERLAGA

 

Hardy salah satu anggota dari KLI Jember yang dikenal sebagai pengorbit love bird dari hasil breedingnya sendiri, kali ini kembali memberi bukti kepada ngekek mania, kalau trah ternakannya memang berkualitas. Sebenarnya bukan kali ini saja, hampir setiap Hardy berlaga, love bird yang Ia bawa selalu hasil ternakannya.

Membawa Roket love bird dengan usia masih belia, Hardy berhasil membawa pulang tropi juara 1 di kelas love bird paud A. “Iseng-iseng saja karena di rumah sudah mau narik-narik. Ternyata tadi malah bagus kerjanya. Lumayan buat mainan besok di M3,” kata Hardy.

 

MENGANDALKAN HASIL BREEDING SENDIRI, HARDY KLI SUKSES BAWA ROKET BERPRESTASI

 

Untuk gelaran M3 Subdenpom BC yang akan di gelar pada Minggu, 19 Mei 2019 pukul 12.00 WIB, aliran pemesanan tiket sudah sangat deras. Bahkan kelas-kelas favorit seperti cucak hijau dan murai batu, nyaris ludes terjual. Itu dikarenakan gelaran M3 ini adalah yang terakhir, sebab untuk gelaran M1 Juni diliburkan karena terlalu mepet dengan hari raya Idul Fitri.

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

 

 

MB GULTOR PEMANASAN SEBELUM M3

 

ENDRIK BAWA MAESTRO MENEMPATI PODIUM 2 DI SESI A

 

 

 

KATA KUNCI: kontes subdenpom bc jember mb gong xi

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp