PENJEMURAN DI KERAJAAN MASTERING. YANG SUDAH BUNYI DIBERI SEKAT

KERAJAAN MASTERING SUKOHARJO

Lulusannya Lebih dari 500 Siswa, Bagikan Tips Supaya Burung Mudah Mencerna Suara Masteran

Sekolah mastering, khususnya untuk jenis murai batu, tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu yang menonjol adalah Kerajaan Mastering di Sukoharjo, Jawa Tengah. Sejak berdiri pada 2019, sudah meluluskan lebih dari 500 siswa.

Bagaimana Bangun, sang pemilik, bisa (cepat) mendapatkan siswa? Kuncinya adalah, bagaimana para lulusannya bisa mencapai apa yang diinginkan ketika memasukkan calon jago atau burung bakalan yang masih usia trotol.

“Kan bukan semata karena tak mau merepot merawat burung yang masih bakalan, para pemilik juga ingin burung ketika lulus sudah punya kemampuan dasar, sehingga perawatan rutin harian sudah mudah, dan ujungnya adalah sudah punya materi lagu-lagu yang bisa jadi andalan, dan mampu menunjukkannya ketika dibutuhkan, saat kontes,” terang Bangun, yang untuk kesekian kalinya dikonfirmasi burungnews.com.

 

MERAWAT BURUNG MASTER. BANGUNG MASIH IKUT TERJUN LANGSUNG

 

Pada awalnya, memang dimulai dari jejaring persahabatan. “Pertama kali, tentu dari teman-teman dekat dulu. Dekat dalam arti secara hubungan, juga secara geografis, ya dari teman-teman di Solo Raya. Setelah mereka merasa puas dengan hasilnya, mereka kemudian memberi tahu dan merekomendasikan kepada teman-temannya. Setelah yakin teknisnya sudah benar, ditandadi dengan hasil yang sesuai, saya baru mulai pede untuk ekspos di medsos maupun mengundng media supaya bisa menjangkau kicaumania secara lebih luas.”

Bangun, tentu saja beruntung karena sejak awal mendirikan sudah punya jaringan pertemanan yang luas dengan para kicaumania, khususnya murai batu mania. Sejak kecil, Bangun sudah terdidik menjadi kicaumania, hingga kemudian juga menjadi juri di EO tertua PBI.

“Benar, memang didikan dari kecil. Kebetulan Bapak saya juga kicaumania, jadi juri juga. Saya dari kecil sudah belajar bagaimana merawat dan menyayangi burung. Sekarang sudah sangat paham lah bagaimana memahami karakter burung,” imbuh Bangun.

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

Jadi, membuka sekolah mastering bukan semata ikut-ikutan ketika melihat ada peluang, lalu cari orang yang kita anggap bisa merawat burung. “Berani dan pede karena merasa sudah punya pengetahuan yang cukup untuk memahami bagaimana merawat burung yang benar, termasuk pengalaman memaster burung, dan yang terpenting juga paham standar suara burung yang disebut bagus, yang layak untuk bisa ikut lomba, hingga layak menjadi juara, itu yang seperti apa. Tentu kemudian secara teknis ada yang membantu, tapi saya juga harus ngerti.”

Dari burung-burung yang “sekolah” di Kerajaan Mastering orang rupanya merasa merasa puas, yang kemudian membagikan ceritanya kepada rekan-rekan lainnya.

Saat ini, Kerajaan Mastering sedang “mendidik” 120an ekor, mulai yang masih trotol, hingga yang sudah siap lulus. Burung siswa itu berasal dari berbagai daerah, mulai yang dekat seperti Jawa Tengah-DIY, luar provinsi, hingga luar pulau seperti Sumatera (Lampung), Bali, Lombok.

 

KETIKA DIJEMUR, "GURU VOCAL" BURUNG MASTER JUGA MENDAMPINGI

 

Kerajaan Mastering, memiliki “guru” vocal dari beragam jenis burung yang saat ini jumlahnya mencapai 235 ekor. Tak asal lengkap dan banyak jenisnya, tapi juga burung yang lolos seleksi karena memiliki materi suara yang bagus juga, lantang, gacor/rajin, jernih, merdu.

Kerajaan Mastering memilik standar yang ketat dalam merawat dan mendidik siswa. Mulai soal menjaga kebersihan sangkar, aksesoris, dan lingkungan secara umum. “Bagian bawah sangkar atau tebok, kolak makan-minum, sehari kita cuci dua kali pagi dan sore, dengan sabun tentu saja. Benar-benar harus (selalu) bersih, sehingga burung akan merasa nyaman dan tentunya juga lebih sehat.”

Kerajaan Mastering juga memiliki jumlah ruang kelas yang cukup. Kesehariannya, tiap kategori umur disimpan atau dimasukkan dalam kelas terpisah. “Siswa yang baru datang, tentu kita sendirikan dulu, dikarantina, diobservasi untuk memastikan burung sehat, barulah bisa bergabung dengan yang lain. Perawatan rutin dilakukan secara bergilir, trotol sesama trotol, yang sudah mulai bunyi juga dengan yang sudah mulai bunyi, yang sudah mau lulus pun demikian, kemudian master juga dirawat bareng sesama master.”

 

TORY, pakan premium untuk Anda yang benar-benar menyayangi burungnya, menyediakan varian sesuai kebutuhan. Merapat ke kios burung terdekat atau hubungi agen dengan KLIK DI SINI

Mau beli on line, bisa DI SINI atau DI SINI, atau market place lainnya. Solo: Nusantara, Pasar Depok, Jalan Depok 14. Jogja: Kios Esti Pasar Burung Pasty, Kios Bewok Jaya Jalan Raya Prambanan - Cangkringan Selomartani (utara calon fly over tol), Semarang kios Hanson Pasar Karimata.

 

Asupan pakan juga selalu diberikan yang terbaik, untuk siswa dan master mendapat perlakuan yang sama baiknya, apakah itu berupa voer hingga ekstra foodingnya. “Voer, jangkrik, kroto, dan ekstra fooding lainnya, mesti yang masih segar dan sehat. Jangkrik, tidak beli langsung kita berikan ke burung, tapi dikarantina dulu paling tidak sehari, taruh dikandang yang bersih, kering, dan diberi pakan yang benar-benar sehat dan bernutrisi.”

Sudah beberapa waktu, Bangun memiliki pengalaman yang sangat menarik. “Sudah agak lama, saya dikirimi sampel pakan Tory. Dalam kemasannya, untuk pakan harian (Daily), disebut mengandung nucleotida yang menjadikan membuat burung lebih mudah dalam mencerna dan mengingat suara master. Tentu saya sangat penasaran untuk mencoba. Setelah beberapa waktu saya coba berikan, ternyata benar itu.”

Nyaris sepanjang harinya sejak 2019 bersama para burung siswa yang sedang belajar “mencerna” suara burung master, tentu Bangun cukup paham mengukur seberapa cepat dan pintar burung bisa menirukan suara burung master, hingga mengingatnya untuk diulang kembali sampai benar-benar bisa “ngunci’. 

 

JANGKRIK, SEBELUM DIBERIKAN DITREATMEN DULU, DIKARANTINA DI KANDANG BERSIH DAN KERING, DIBERI PAKAN YANG BERSIH, SEHAT, BERNUTRISI

 

“Harus diakui, sejak burung-burung diberikan asupan Tory pakan burung premium, khususnya yang varian Daily, memang secara umum para siswa menjadi lebih cepat dalam mencerna ilmu dari para “guru”, si burung-burung master,” tandas Bangun.

Untuk burung-burung yang sudah mulai diseting untuk mulai ditrek hingga dicoba di lapangan, Bangun juga mulai mencampur dengan Tory Fighter. “Hasilnya memang bagus, lebih simpel nyetingnya, porsi atau jumlah jangkrik bisa dikurangi karena disebutkan memang sudah mengandung ekstrak serangga.”

Salah satu tokoh lawas yang mencoba menyekolahkan burungnya di Kerajaan Mastering, adalah Andy Donk dari Jogja. Yang dikirim adalah hasil anakan sendiri.

 

KATA KUNCI: kerajaan mastering kerajaan mastering sukoharjo sekolah mastering bangun sukoharjo bangun kerajaan mastering

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp