DRZ ASHEU, TROPI JUARA 1 SANGAT MEMBANGGAKAN

23th PIALA RAJA, #24

Naik Motor Bandung – Garut Sampai Dapat Tumpangan ke Jogja, MB Idaman Raih Juara 1

Perjuangan Asheu menuju Piala Raja yang mesti bersusah-payah tak sia-sia. Kicaumania kawakan asal Bandung yang sudah lebih dari dua dasawarsa malang melintang di dunia lomba lintas blok ini, bisa pulang dengan tropi juara.

“Ini Piala Raja euy. Bisa juara 10 saja bangga minta ampun, ini malah juara 1. Benar-benar lagi rejeki,” ujarnya saat dikonfirmasi burungnews.com lewat jejaring whatsapp.

Wajah Asheu yang lebih dikenal dengan “brand” Drz. Asheu 001, memang tak asing bagi para kicaumania. Asheu sudah milai lomba sejak tahun 2000an. Artinya, sudah sekitar 23 tahun merasakan pahit getirnya lomba burung. Di Jogja, event-event seperti Valentine (beberapa tahu terakhir Jogja Istimewa, Piala Pakualam, hingga Piala Raja, nyaris selalu terlihat.

 

 

 

Ke blok timur, pernah sampai Probolingga event Piala Walikota bersama BnR, terus Piala Kerajaan Kediri. Di blok barat jangan tanya, tak terhitung. Event-event gede seperti BnR Award, Presiden Cup, Gubernur Jabar, dan lainnya nyaris selalu hadir.

“Drz. Asheu tidak pilih-pilih EO. Asal burung siap, terjang. Pun untuk Piala Raja, kebetulan burung lagi siap, kebetulan berikutnya ada teman yang ngajak bareng, kasih tumpangan. Meski harus berjuang dulu naik motor ke Garut.”

Idaman, nama burung milik rekannya yang dipercayakan kepadanya, terhitung jago baru. “Nyolok di Latber kecil Bandung, kira-kira 5 bulan lalu,” imbuh Asheu.

 

DRZ ASHEU DAN MB IDAMAN, DAPAT KONCER A TERBANYAK

 

Sebelum ke Piala Raja, Idaman sudah ditarungkan nyaris tiap pekan tanpa henti. ‘Tak pernah zonk, turun tiap pekan selalu masuk setidaknya 3 besar. Terakhir sepekan sebelum Piala Raja, juara 1 di Subang.”

Juara 1 di Piala Raja kali ini juga memiliki kebanggaan lain bagi Asheu. “Kan bersamaan dengan penerapan periubahan, mulai sangkar harus seragam coklat natural, terus ajuan terbuka. Tahu sendiri, di Piala Raja penjagaannya mah ketat sekali. Jadi ya sudah, kita ma pasrah saja sama burung yang kerja. Tempat kita mantau ke burung juga relatif dekat, senyap tanpa teriak, semua sisi sebenarnya cukup bisa kita simak dengan baik, bisa banding-banding. Semua bisa lihat, kita punya jago seperti apa kerjanya, seperti apa kualitasnya.”

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

Mr. HARIS, REKAN DRZ ASHEU

 

Cerita perjalanan Drz. Asheu, adalah salah satu kisah mereka yang harus berjuang dengan keras agar bisa jadi peserta Piala Raja. “Naik motor Bandung ke Garut lumayan lah, kalau tidak bawa burung bisa 90 menitan. Tapi kalau nggendong burung kan ya mesti lebih pelan, hati-hati. Apalagi murai batu yang sangkarnya gede, ke angin berat juga. Satu tangan juga sambil ngawasi kotak jangkrik, paling tidak perlu 2 jam,” terang Asheu coba mengisahkan.

Asheu pun mengaku senang, bisa juara sekaligus juga menjadi saksi perubahan yang sedang berjalan di PBI, organisasi tertua yang masih terus eksis. “Aku bilang ini hal bagus dan wajib diteruskan. Bukan karena kebetulan burung saya juara. Kekurangan dan kelemahan tentu masih ada, tapi perubahan kan memang tidak bisa dalam sekejap langsung mendekati sempurna. Proses yang normal, bukan instan, tetap perlu dilalui.” [maltimbus, terimakasih Tomz Media Kita]

 

DATA JUARA PIALA RAJA 2023, KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: 23th piala raja mb idaman drz asheu

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp