SOLO KOTA BUDAYA

Ada MC Mimi Yeni Usai Fakum, Jaminan Lomba Menggelegar

Salah satu MC yang banyak fans-nya, bahkan tak berlebihan di sebut legend, Mimi Yeni, cukup lama absen dari gantangan lomba burung. Dia memang cuti panjang karena hamil hingga melahirkan. Saat ini sudah muncul lagi alias “reborn” dengan energi yang tak kalah mengggelegar.

Bagi Anda yang kangen dengan suara yang lembut dan menghanyutkan, namun bila diperlukan juga bisa tegas, besok Minggu 8 Februari bisa merasakan kebersamaan lagi dengan Mimi Yeni di event Solo Kota Budaya.

Mimi sendiri merasa bangga dipercaya kembali bertugas di sini. “Senang dan bangga menjadi MC di event yang sudah berlangsung rutin dan sangat prestis, di lokasi yang paling dikenal dari masa ke masa.”

 

Mimi bahkan menganggap tugas kali ini menjadi gong dari come back-nya di dunia lomba burung. “Ini bukan tugas pertama pasca cuti panjang. Pertama bulan Juli 2025 di event Walikota Magelang. Untuk event Solo Kota Budayal saya merasa sudah terlahir kembali, bahkan dalam kondisi yang jauh lebih siap dan bugar ketimbang sebelum libur panjang. Insya Allah besok siap memimpin lomba dengan super menggelegar.”

Kinerja apik yang dilakukan oleh Mimi bukan semata pada saat hari H di lapangan. “Sejak jauh hari,  dari stop press hingga brosur keluar, terus ikut mempublikasikan di semua kanal. Mulai broadcast WA yang terhubung ke semua perkawananan langsung, hingga platform media sosial dengan jangkauan yang lebih luas. Benar-benar Ikut gembira dan bangga ketika event di mana saya bertugas meriah dan dibanjiri kicaumania.”

Upaya ikut serta membuat event menjadi lebih terpublish dengan maksimal, sudah ia lakukan sejak jaman awal-awal berkibrah di dunia lomba burung berkicau. Hal ini cukup efektif mengingat Mimi memiliki jaringan pertemanan yang sangat luas,  baik para pengurus EO, komunias, BC, para tokoh dan pemengaruh lainnya, hingga para SF dari kalangan akar rumput.

 

SUWARJONO. DUKUNGAN LUAS LINTAS KOTA

 

“Alhamdulillah, mungkin juga bagian dari rejeki buat anak saya yang paling bungsu, sejak memutuskan untuk kembali, job mulai berdatangan. Sepanjang tahun 2026 ini, nyaris terisi semua tiap pekan. Mohon maaf untuk beberapa event yang saya belum bisa memenuhi karena keburu menyetujui di tempat yang lain. Insya Allah bila waktunya pas selalu berusaha tampil profesional.”

Event rutin ini juga kembali memilih venue di Taman Balekambang, salah satu tempat lomba burung yang paling legend di tanah air. Namun, titik lokasi gantangan bergeser dari biasanya di bagian dalam yang cukup jauh bila dijangkau dengan jalan kaki dari area parkir.

Khusus event Solo Kota Budaya, mendapatkan dispensasi memilih titik yang sesuadi dan dianggap ideal. De Warjo, Subur, Kempong dan kawan-kawan memilih lokasi di bagian luar yang berdampingan langsung dengan area parkir.

“Sebelumnya banyak keluhan karena menuju gantangan dari parkir terlalu jauh, mereka kerap terlambat sampai ke gantangan setelah mendengar panggilan menjelang naik. Alhamdulillah dapat ijin memilih lokasi yang berdampingan langsung dengan area parkir, hanya dibatasi jalan atau trotoar untuk pengunjung saja, jadi hanya beberapa langkah saja sudah bia sampai ke gantangan,” jelas de Warjo, inisiator sejak awal digelar Solo Kota Budaya.

 

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

 

 

 

 

BROSUR DAN JADWAL JOGJA ISTIMEWA KE-22

 

 

KATA KUNCI: yeni eka suprawati mimi yeni mc mimi ikpbs

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp