BARKIS BORONG KELAS LOVE BIRD UMUM


M1 SUBDENPOM BC JEMBER #1

Barkis Kuasai LB Umum, Do’a Ibu Pecahkan Rekor Ngekek 4 Menit

Dua love bird dengan karakter yang berbeda, berhasil tampil menghibur saat gelaran M1 Subdenpom BC Jember pada Minggu, 5 Januari 2020. Barkis gaco dari Jambi, hibur penonton dengan karakter konsletnya. Sedangkan Doa Ibu, pecahkan rekor ngekek terpanjang dengan karakter fighternya.

Sejak kelas love bird dewasa dipisah jadi dua kategori, umum dan fighter, arena Subdenpom BC semakin digemari ngekek mania. Yang memiliki gaco non fighter atau yang ngekek cuek terhadap lawan, bisa turun di kelas umum. Sedangkan gaco yang respon terhadap lawan di sekitarnya, lebih tertarik turun di kelas fighter.Terbukti, setiap gelaran entah itu latber ataupun latpres M1, dua kelas itu sama-sama ramai peserta.

Akhir-akhir ini, kelas fighter pesertanya lebih mendominasi ketimbang kelas umum. Seperti di M1 kali ini, 2 sesi kelas fighter full peserta. Sedangkan kelas umum yang membuka 3 sesi, masih menyisakan beberapa nomer gantangan yang kosong.

 

PARA PERAIH GELAR BURUNG TERBAIK

 

Karena hanya membuka 2 sesi untuk kelas fighter, itu sebabnya banyak pemilik love bird fighter yang masih kurang puas, juga turun di kelas umum. Apalagi untuk saat ini, di Jember sudah jarang ada love bird konslet yang turun berlaga. Toh kalaupun ada, sering ditumbangkan oleh love bird fighter yang berdurasi kereta.

Tapi pada gelaran M1 kemarin, ada bintang nasional yang turun berlaga di kelas love bird umum. Kehadirannya, tidak disadari oleh ngekekmania. Love bird yang selalu menempati nomer gantangan 11 ini, sepanjang penjurian menyuguhkan kekean minor dengan durasi sebutan over. Jeda bunyinya juga rapat.

Dengan aksinya yang memukau, perhatian penonton selalu tertuju pada love bird berwarna lutino itu. Bahkan banyak yang bertanya-tanya, love bird itu milik siapa ? Dari mana ?  Dan ada juga yang ingin meminangnya. Saat ditelusuri, ternyata love bird itu adalah Barkis milik Rudy Yang dari Lion SF Jambi.

 

Jangan sampai ketinggalan sama yang lain. Segera dapatkan TWISTER di kios-kios terdekat. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

 

Setelah mengetahui kalau itu adalah Barkis, beberapa love bird mania menghampiri paddock tempat Barkis. Ada dari mereka yang menanyakan setingannya, ada juga yang sekedar ingin melihat dari dekat love bird yang sudah menyabet banyak gelar di even-even prestis di Indonesia ini.

“Untuk beberapa waktu, Barkis sengaja singgah di JawaTimur. Ini adalah rangkaian tour Barkis untuk berlaga di even-even seluruh Indonesia. Bos Rudy Yang ingin Barkis mengukir prestasi di even-even dengan EO yang ada di setiap kota,” jelas Ichank Bondowoso yang mengawal Barkis pada M1 kali ini.

Di gelaran yang berlangsung dengan cuaca cerah ini, Barkis sukses mengukir juara 1 di kelas umum Jendral, juara 2 di kelas umum Perwira, dan kembali juara 1 di kelas umum Komando. Dengan torehan prestasinya itu, Barkis didapuk panitia sebagai burung terbaik di kelas dewasa umum.

 

DOA IBU CETAK REKOR DURASI BINTANG 30

 

Gaco yang menggagalkan Barkis mengukir hattrik, adalah Doa Ibu milik Penthel dari Putra Tunggal SF Banyuwangi. Itu terjadi saat kedua gaco beda karakter ini, bersua di sesi dewasa umum Perwira. Yang membuat Barkis tumbang, bukan karena gagal tampil maksimal, tapi Doa Ibu sukses melepaskan kekeannya dengan durasi Bintang 30. Sebutan Bintang 30, setara ngekek hingga 4 menit.

Selain berhasil mengagalkan Barkis sapu bersih, Doa Ibu yang berkarakter fighter ini, juga memecahkan rekor ngekek terpanjang  di arena Subdenpom BC. Sebelumnya, rekor ngekek terpanjang diukir oleh Mungel milik Jet-Z dengan sebutan Bintang 17.

Keberanian Pentel menurunkan Doa Ibu di kelas umum, karena gaco andalannya ini memiliki senjata durasi super panjang. Juga sudah terbukti berkali-kali bisa bersaing dengan love bird konslet. “Berhubung kelas fighter hanya dua sesi, jadi saya beranikan turun di kelas umum. Alhamdulillah durasi maksimalnya bisa dilepaskan Doa Ibu, ” kata Pentel yang pada gelaran kali ini membawa gelar terbaik di kelas fighter lewat aksi Doa Ibu.

 

VALENTINO BIKIN BANGGA TIM NUSANTARA BC

 

Mr. Hendro dari Nusantara BC yang hadir beserta keluarganya di M1 kali ini, berhasil meraih prestasi manis di kelas love bird paud. Dari 8 gacoannya yang keseluruhan turun di kelas paud, Valentino mampu memberinya 3 tropi kejuaraan. Sesi paud Komando A, Valentino sukses bertengger di puncak podium. Di Sesi Komando B dan C, love bird warna lutino ini masih berhasil menempati podium 3.

Selain lewat Valentino, Mr. Hendro juga mengantarkan Jatayu dan Coco ukir prestasi pada kesempatan ini. “Mumpung ada anak yang nemenin lomba, jadi bisa bawa burung banyak. Alhamdulillah masih bisa bawa pulang tropi,” ujar Mr. Hendro.

AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia atau hubungi 08113010789

 

 

 

Ini dia asupan tambahan yang paling pas buat nyeting Paud. Sudah banyak yang membuktikannya...  Bila Anda belum bisa mendapatkannya di kios terdekat, bisa menghubungi nomor yang tertera pada baner berikut, atau langsung lewat Tokopedia / Bukalapak.

 

 

 

 

KATA KUNCI: m1 subdenpom bc jember barkis do a ibu

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp