I NYOMAN JUARA I KELAS KACER.


KONTES SPECIAL GARDA BC JOMBANG

Awas, Jangan Salah Pilih Ranjau Buat Kacer

Sebagian besar kacer suka nebok kalau tidak diberi ranjau. Namun, kalau salah pilih ranjau, penampilan gaco jadi tidak maksi, karena takut dengan ranjau yang ada di lantai sangkar. Lantas, ranjau apa yang paling bagus?

I Nyoman andalan Mr Kaji dari Mojokerto berhasil meraih juara I di Kontes Special Garda BC di Base Camp Garda di Desa nglele, Sumobito Jombang pada Sabtu, 23 Juni. I Nyoman berhasil memukau juri dari awal digantang hingga akhir penilaian.

 

 

PILIH RANJAU DAUN UNTUK CEGAH KACER SUKA NEBOK.

 

Sayapnya bergetar, ekor ngipas dan aktif mengumbar suara kasar adalah kehebatan I Nyoman yang sulit dicarikan bandingnya. Tapi tetap saja gaco ini punya kelemahan, yakni suka nebok kalau tidak dikasih ranjau.

Tanpa ranjau, kacer memang sudah bisa tampil top form. Tapi, banyak kasus, saat lagi top form, tiba-tiba gaco turun kebawah atau nebok. Sehebat apapun penampilannya, nilainya langsung zonk.

Untuk menyiasati ini, Kaji punya jurus jitu, yakni memasang ranjau daun di lantai sangkar. Dari luar, ranjau ini tidak kelihatan. "Sejak saya pasang ranjau, I Nyoman tidak pernah turun lagi. Paling-paling pindah tangkringan saja, dari atas ke bawah dan sebaliknya, dan performanya lebih stabil," kata Mr Kaji.

 

ANOMALI ANDALAN GUS ARIF RAIH EMAS DI KELAS MURAI BATU A.

 

Mr Kaji mengandalkan daun untuk dijadikan ranjau. "Daun apa saja, pokoknya daun. Dan setiap tampil, tidak boleh sama. Kalau jenis daunnya sama, kacer jadi terbiasa dan masih suka turun. Hari ini saya pakai daun singkong. Sebelumnya saya pakai daun waru. Besok kalau turun lagi, harus ganti daun yang lain," ungkapnya.

Untuk jenis ranjau juga tidak boleh asal pilih. Misalnya pakai es batu, pakai bola-bola kecil, kerodong dan sebagainya. Harus disesuaikan karakter burung. Karena ada burung yang justru takut ketika dikasih ranjau bola berwarna-warni, seperti I Nyoman.

 

SUDAH SAATNYA JAGOAN MAU TAMPIL MAKSI. Gunakan Moncer1 dari Super Kicau, asupan paten para juara. Bisa diberikan dengan beragam cara, bisa teteskan langsung pada paruh (bila burung terbiasa dipegang tangan), teteskan pada minuman, oles dan campur dengan makanan atau EF, atau suntikkan pada EF seperti jangkrik.

Untuk tahap awal, berikan setiap hari selama sepekan. Lihat dan perhatikan perubahan yang terjadi. Selanjutnya bisa diberikan mulai H-2 atau sesuai kebutuhan. HATI-HATI BARANG TIRUAN.

 

"Saya tidak pernah lagi pakai ranjau bola warna-warni, kerodong dan sebagainya. Sepertinya I Nyoman sudah cocok pakai ranjau daun. Tampilnya tetap top form tapi tidak pernah melantai," lanjutnya.

Di even ini, I Nyoman menjalani duel sengit melawan Abimanyu, Sri Rejeki dan gaco hebat lainnya. Namun, karena penampilan I Nyoman lebih konsisten, lebih top form dan mampu membongkar lagu roll tembaknya, I Nyoman berhasil mengalahkan Abimanyu milik Hartono dari Candimulyo Jombang dan Sri Rejeki andalan C-plek dari Megaluh.

Di kelas Fighter lainnya, kelas muri batu, Anomali andalan Gus Arif dari Jombang sukses mengeksekusi podium puncak. Anomali berhasil mengalahkan Venus andalan Rega dari Mesem SF.

 

PHP MERAJAI KELAS LOVE BIRD DEWASA.

 

Meski kalah di kelas A, Rega masih bisa pulang dengan senyum mengembang. Saat turun di kelas B, Venus berhasil mempersembahkan tropi terbaik setelah mengalahkan Meteor orbitan Sandi dari Jombang.

Sementara itu, kelas love bird masih jadi lumbung emas penjualan tiket di arena Garda. Persaiangan di kelas ini, baik kelas Dewasa, Balibu dan Baby sangat ketat. Selain kuantitas kontestan banyak, kualitas gacoannya juga sangar.

Adu durasi hebat terjadi di kelas Love BIrd A. PHP andalan Samsul dari KDRT SF yang ada di gangtangan 12 berhasil mengumbar durasi Panjang. Gaco ini terpantau ngekek P1 dan P2, plus durasi lanjut dan masih. Totaol poin yang diraih PHP adalah 333 mengalahkan Ratu Roll milik Bambang Resmob/ Raihan, Rara andalan Very Ahmad dan Ayumi milik Sona Syamsudin.

 

JUARA KELAS LOVE BIRD BALIBU A.

 

Di kelas B, lagi-lagi PHP mampu mempertahankan performanya dan kembali menjadi yang terbaik. Namun yang menjadi pendampingnya kali ini adalah Ketikung Konco orbitan Wawan dan Denox milik Bejo dari SMD.

Di kelas Love Bird Balibu A, Lilin andalan Ali dari Bocor SF berhasil mengikuti jejak PHP dengan merebut podium emas. Namun Lilin tidak berhasil mengulangnya di kelas B. Lilin bersanding dengan Iralie orbitan Hendra dari RHY BF dan Ki Ageng andalan Ayun dari Kuman BC Mojokerto.

Di kelas Baby A, Intan milik Dijar dari Mantri Suntik BC menjadi gaco yang paling rajin ngekek. Intan meraih poin tertinggi mengungguli Senja milik Raga Bull dari Sumobito BC dan Dek Jihan milik Rizal dari KDRT SF.

 

 

Di kelas Cucak Hijau, Bima andalan Suyet dari Sucen kembali merebut mahkota. Bogel andalan Atok dari Bakalan dan Zero milik Wahyu dari Tambar mendampingi Bima naik podium. Sementara di kelas B, Jhon Kopler andalan Udin dari Ploso Santren berhasil membungkus prestasi emas mengalahkan Rasta andalan Wawan dari Jombang dan Bogrex andalan Mamat dari Nglele.

Sedangkan di kelas Kenari, Rossi andalan Bang Miss dari Serut masih tetap yang terbaik. Rossi naik podium puncak didampingi Rambo milik Nizar dari Sumber Indah dan Panda milik Aan KLM SF.

 

JUARA KELAS LOVE BIRD BABY A.

 

"Terimakasih atas partisipasi dan dukungan teman-teman di Kontes Special Garda BC dalam rangka halal bihalal. Mumpung masih lebaran, atas nama panitia, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Selanjutnya, Garda kembali menggelar Latber rutin setiap hari Senin Sore dan Sabtu Sore," kata Fauzan, Ketua Garda BC.

 

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

JUARA KELAS CUCAK HIJAU B.

 

ROSSI RAIH PODIUM PUNCAK DI KELAS KENARI.

 

 

KATA KUNCI: kontes special garda bc jombang tips pilih ranjau kacer

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp