IMAM KHAN DI DEPAN KANDANG & SALAH SATU JAGOAN ANDALANNYA


IMAM KHAN BANDUNG

Anakan Berkualitas yang Bisa Naikkan Pamor Love Bird, Bukan Ramuan Ajaib

Imam Khan, salah satu breeder dan pengorbit love bird dari Lembang yang kini cukup disegani di Jawa Barat, ikut angkat bicara terkait polemik Fighter vs Konslet.  Komentarnya lebih pada isu bahwa ada ramuan obat yang bisa bikin love bird jadi konslet. Imam bahkan berani menantang membayar mahal kalau itu betul adanya.

Meskipun kurang sepakat dengan penghapusan kelas umum yang memberikan ruang untuk love bird konslet, namun Imam mengaku tidak baper. “Mau pakai istilah konslet, fighter, dan lainnya, bagi saya yang penting itu kualitas. EO dengan segala pertimbangan dan kewenangannya, memang bisa saja sewaktu-waktu mengurangi hingga menghapus salah satu kategori atau istilah tersebut. Yang jadi soal bagi saya, ketika salah satu alasannya disebut karena love bird konslet itu bermunculan berkat diberi obat atau doping, entah diberikan secara oral atau ada yang bilang dengan cara disuntikkan.”

Imam tak menampik, isu tentang beragam obat atau doping yang bisa bikin konlset, sudah sering mendengarnya. “Banyak dari kami peternak dan pemain love bird juga sering mendengar kabar, katanya ada yang bisa bikin konslet dengan ramuan tertentu, atau dengan doping tertentu. Betulkah, hebat sekali kalau betul seperti itu. Sayangnya, itu sulit ditelusuri kebenarannya. Sebaliknya kabar soal “korban” dari utak-atik obat ajaib itu, mungkin malah lebih sering kami dengar.”

Mungkin ada satu dua love bird setelah diberi ramuan ajaib itu, jadi konslet. “Tapi itu mungkin hanya kebetulan saja, dasarnya memang mau jadi konslet. Kalau itu dicoba pada love bird-love bird lainnya selalu jadi, atau paling tidak bisa 90 persen jadi, bolehlah itu klaim seperti itu. Kalau betul ada yang seperti itu, mohon kenalkan dengan saya, silakan datang ke tempat tinggal saya di Lembang. Saya ada 250 pasang tuh, kalau bisa pengin konslet semua. Saya siapkan maharnya yang pantas. Mau berapa... 1 milyar? Ok kalau itu betul-betul ada, akan saya siapkan,” tantangnya.

 

***

 

FBI FARM JL BUNI ASIH LEMBANG BANDUNG BARAT

 

Di dunia love bird, Imam bukan orang baru. Awalnya, Imam memelihara banyak jenis burung, mulai murai batu, kacer, anis merah, dan lainnya, bahkan juga jalak bali. Sejak 2011, perhatiannya lebih fokus tertuju pada love bird. Ia memulainya dengan mendatangkan love bird lutino seharga 5 juta rupiah.

Seiring perkembangan love bird yang kian pesat dan semakin ramai di setiap lomba dari tahun ke tahun, akhirnya Iman Khan semakin tertarik untuk mulai mencoba breeding love bird sebagai hobi sejak tahun 2015, terutama jenis ngekek atau suara. Mulai 2017, Iman Khan mulai membuat ring sendiri dengan nama ring FBI dan mengembangkannya secara serius dan profesional.

Ketika belakangan ini harga love bird mulai anjlog, Imam Khan merasa tertantang untuk menjadikan Ring FBI salah satu breeding yang diharapkan mampu kembali menaikkan harga love bird. Dengan materi yang bagus Imam bertekad bisa mengangkat lagi harga love bird, khususnya di wilayah Lembang dan Bandung maupun di Jawa Barat pada umumnya. Di tengah-tengah harga love bird terus menurun, Iman Khan tidak merasa kuatir terhadap masa depan breedingnya, tapi justru semakin yakin bahwa Ring FBI akan mampu membawa semangat perubahan bagi para kicaumania di Blok Barat yang mencintai burung love bird.
 

Problem sering menghampiri love bird, mulai NYILET/KURUS, suara SERAK hingga BISU, hingga mata kena SENOT. Apa pun penyakitnya, LEMAN'S siap membantu mengatasinya. LEMAN'S juga dilengkapi vitamin, sehingga mampu mendongkrak perfoma burung. Jangan ragu, sudah banyak yang membuktikannya.

INFORMASI: 0822.4260.5493, 0811.3010.789, 0857.3383.2888, 0815.7833.9142, 0813.2799.2345. Ingat, ini BUKAN ramuan ajaib pencetak konslet!

 

Menurutnya, salah satu cara terbaik untuk kembali mengangkat harga jual love bird adalah dengan menghasilkan anakan yang punya daya saing yang tinggi di lapang. Tidak perlu mengandalkan love bird konslet semata. Jenis fighter asal gacor dengan durasi panjang dan jeda rapat, harga terjangkau bagi para akar rumput maupun pemain pemula, juga bisa kembali mengangkat pamor love bird. Asalkan burung love bird tersebut mempunyai kualitas, bisa menang di banyak lomba.

“Untuk mendapatkan materi indukan yang hebat dalam memulai breeding ini saya cari di lapang semua, kemudian diternakkan di farm FBI ini. Dari indukan berkualias, kita harapkan akan menurunkan anakan yang bagus pula. Saya lebih memilih mencari burung berjenis fighter sebagai materi indukannya karena harga masih terjangkau dibanding love bird konslet yang mahal dan susah mencarinya,” jelasnya.

 

LB MR KHAN RING FBI DIBANDROL 250 JUTA

 

Pada prinsipnya Imam mengaku lebih suka pada kategori konslet. “Bagaimana pun, saya masih mengangap konslet itu puncaknya kualitas love bird. Sayangnya, itu selain masih relatif mahal dan sulit menemukannya. Jadi, kita cari yang terbaik yang ada. Itu sebabnya, saya berani tantang kalau betul ada obat atau ramuan yang bisa bikin love bird biasa jadi konslet.”

Iman Khan berpatokan bahwa burung mewah adalah burung yang mau bunyi di lapang dengan jeda rapat, oleh karena itu burung fighter juga bisa menjadi berkualitas sehingga bisa dijadikan materi indukan dalam memulai breeding.

 

LOVE BIRD PUN BUTUH PEMASTERAN & PERAWATAN

Materi anakan yang baik adalah satu hal. Hal lain yang tak boleh dilupakan, adalah soal mengarahkan atau mendidik love bird semenjak dini. Salah satu metode yang diterapkan di FBI adalah dengan pemasteran.

  “Kami tidak menggunakan MP3 atau perangkat elektronik lainnya seperti yang dilakukan oleh banyak orang. Kami lebih memilih menggunakan masteran alami dengan didekatkan kepada burung masteran seperti burung Caladi yang gacor, juga didekatkan dengan love bird yang sudah hebat dan durasi panjang, kenari yang gacor, dan burung kapas tembak yang gacor.”

 

SANGKAR KOTAK UNTUK MELETAKKAN INDUKAN LOVE BIRD

 

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah masalah perawatan yang ajeg: mandi yang rutin dilakukan tiap pagi hari, dilanjutkan dengan penjemuran selama dua jam sampai jam 10 pagi. Menurut Khan, semua itu berguna untuk menambah stamina dan kesehatan love bird. Masalah pakan selain milet putih, asupan gizi harus bagus, yaitu menggunakan sayuran seperti kangkung dan jagung, vitamin bagi love bird. Masalah kebersihan kandang juga harus rutin dibersihkan tiap hari,”jelasnya.

Dengan teknik perawatan yang bagus akan mendukung terciptanya anakan yang berkualitas juga. Salah satu ciri-ciri anakan yang prospek calon bagus atau calon juara di lapang, menurut Iman Khan adalah menunjukkan suara yang gacor. “Hal itu bisa dilihat ketika dimasukkan ke sangkar kotak, ketika tangan kita masukkan ke sangkar, paud langsung bunyi mengeluarkan suara. Bunyinya pun antara satu sampai tiga ketukan ketika sudah aman milet, ketika dipindah ke sangkar kotak paud sangat aktif dan rajin bunyi. Badannya mulus, ukuran badan tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil,” imbuhnya.

 

Masih merawat dan nyeting Paud? Cobalah berikan EGG MORE. Mereka yang sudah mencoba dan berhasil mengatakan burung jadi lebih rajin/gacor, langganan juara. Tapi banyak yang menyampaikan pesan sambil bisik-bisik, "Tolong ini rahasia, buat kamu saja, jangan bilang-bilang yang lain ya."

 

Belakangan ini perkembangan harga love bird secara umum memang sedang menurun, bahkan cukup drastis. Banyak orang dibuat galau, bahkan mulai putus asa olehnya. Ini berbeda dengan Imam Khan yang ke depannya mengaku masuk cukup optimis. Ia bahkan masih yakin, prospek love bird masih sangat cerah dan menjanjikan.

Ia memberikan contoh analisa di kota Lembang, tempat tinggalnya. Meski termasuk kota kecil, lapang sangat padat, sehari bisa ada dua gelaran. Apalagi di wilayah lain baik di Bandung, Cimahi, Tasikmalaya, dan kota-kota lainnya di  Jawa Barat. Sesi love bird hampir mendominasi dengan jumlah kelas yang terbanyak.

 

SANGKAR KOTAK UNTUK KOLONI DIJEMUR SETELAH DIMANDIKAN

 

KEBIJAKAN EO, BISA MENURUNKAN DAN MENAIKKAN HARGA LOVE BIRD

Terkait harga love bird nantinya juga akan mengikuti dengan sendirinya. “Selama orang masih butuh burung-burung love bird yang berkualitas, otomatis harga love bird akan terbentuk lagi, bahkan bisa semakin naik.”

Selain masalah jumlah gantangan yang langsung atau tidak ikut menentukan harga, kebijakan tiap EO juga akan mempengaruhi harga love bird itu sendiri. Salah satu contohnya adalah ada EO yang menerapkan pembatasan poin dalam gelarannya, maka dengan kebijakan seperti itu akan juga membatasi kualitas love bird. Akibatnya love bird dengan kualitas yang pas-pasan yang mendominasi sehingga harga love bird yang berkualitas menjadi murah. Jika EO menerapkan losspoin atau tanpa batasan poin, maka love bird kualitas akan kembali naik harganya.

“Intinya, lomba itu harusnya mencari yang terbaik, perpaduan antara sisi kualitas dan perfoma atau kinerja. Apa pun metoda penilaiannya, mau cara konvensional atau stik. Yang jadi juara, logikanya adalah yang terbaik saat itu. Bukan yang terbaik dibuang, terus yang juara malah burung yang kualitas dan kerjanya sedang-sedang saja. Sekilas mungkin bisa membuat peserta ramai, tapi dalam jangka panjang dampaknya tidak baik untuk mengangkat harga love bird. Kalau harganya tidak terangkat, orang jadi kurang semangat pelihara dan ikut lomba. Bagaimana pun, diakui atau tidak, urusan harga atau fulus itu kan jadi reward yang diburu semua orang.”

 

PENJUALAN RING FBI DI SALAH SATU  KIOS BURUNG

 

Harga love bird bukan karena semata-mata ditentukan oleh jumlah peternak yang semakin banyak, tetapi tergantung dari apakah orang masih  mau mencari love bird dengan kualitas yang tinggi atau tidak. Selama orang masih ingin mencari love bird dengan kualitas yang tinggi, maka harga love bird juga akan tinggi. Love bird dengan kualitas yang tinggi seperti love bird konslet, fighter murni, maupun dengan jeda yang rapat harganya masih terbukti tinggi hingga kini.

Oleh karena itu Iman Khan dengan Farm FBI juga terus berupaya untuk mencoba kembali menaikkan harga love bird dengan menghasilkan love bird yang berkualitas. Dimulai dari materi indukan yang berkualitas, diikuti dengan perawatan yang sangat baik, hingga dilatih menjadi burung lapang yang handal. Dengan demikian burung bisa terjual dengan harga yagn bagus dan layak, bukan harga “kiloan” atau dihargai sebagai “burung sayur”.

 

 

Salah satu contoh usaha lainnya dalam rangka menaikkan harga love bird di pasaran adalah dengan membeli burung dari peternak love bird dengan harga yang mahal kemudian setelah berhasil dilatih dan dirawat di Farm FBI menjadi berkualitas, kembali dijual dengan harga yang lebih mahal lagi. Dengan cara seperti itu harga love bird berangsur-angsur kembali naik.

“Jadi kata kuncinya, adalah kualitas. Mau konslet atau fighter, yang penting kualitas. Itu artinya burung bukan asal bunyi, tapi bunyi dengan durasi yang realtif panjang, rajin atau gacor, serta volume yang memadai. Bahkan, pada prinsipinya tidak terlalu penting apakah love bird kita mau disebut konslet atau fighter. Itu hanya istilah atau label, yang pada titik tertentu, tidak selalu mudah membedakannya. Saya kira love bird kualitas juga tidak bisa diciptakan secara instan, misalnya dengan pemberian ramuan tertentu entah diberikan lewat mulut, atau disuntikkan.Sekali lagi, kalau betul ada obat yang bisa membuat love bird biasa menjadi berkualitas, apakah itu mau di sebut konslet atau apa pun, silakan bawa dan tunjukkan ke saya. Saya siapkan mahar yang layak.”

 

 

KATA KUNCI: iman khan bandung love bird fighter love bird konslet klfi love bird kualitas

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp