ABAH ANTOK BMS 12 KEMBALI SIAP BERPETUALANG BERSAMA BINTANG MATRIX


WALIKOTA AREMA CUP 1 MALANG #2

Come Back, Bintang Matrix Tebar Ancaman di Bali Shanti, Trobos Bintang Baru Cucak Hijau

Terbongkar sudah tentang tersebarnya isu miring love bird Bintang Matrix. Ternyata dalam beberapa bulan terakhir, love bird milik Abah Antok BMS 12 Malang ini, sengaja jarang diturunkan di even-even akbar. Kenapa?

Nama Bintang Matrix meledak kala turun di gelaran Bupati Badung (Giri Prasta) Cup III Bali pada bulan November 2018 lalu. Prestasinya terus berlanjut di even Piala Jatim dan NZR Cup Indonesia. Tapi dalam 2 bulan terakhir pasca even NZR Cup, Bintang Matrix jarang terlihat dibeberapa even akbar. Banyak kabar yang mengatakan kalau Bintang Matrix laku dengan harga fantastis, dan tak sedikit juga yang menebar isu miring kalau love bird jantan ini rewel.

 

WALIKOTA DI DAMPINGI PARA PENGURUS NZR MELIHAT JALANNYA GELARAN

 

Ditemui di even Walikota Arema Cup 1 Malang (21/4), Abah Antok yang turun langsung mengawal love bird kesayangannya ini, membantah semua kabar tersebut. “Semua tidak benar. Bintang Matrix masih memperkuat BMS12. Dan pada detik ini juga baik-baik saja, siap tempur. Memang beberapa waktu lalu ada penawaran dari teman, tapi saya masih ingin berpetualang bersama Bintang Matrix,” sanggah Abah Antok yang kali ini juga membawa gaco terbarunya yaitu Dolar.

Mengenai jarangnya Bintang Matrix turun berlaga di gelaran bergengsi, Abah Antok mengaku masih sibuk dengan pekerjaannya dan acara keluarganya. “Bintang Matrix sebenarnya tiap Minggu turun berlomba. Tapi lomba-lomba yang deket-deket saja, karena memenuhi undangan teman untuk meramaikan gelarannya. Apa lagi saya tidak bisa mengawal langsung, karena sibuk dengan pekerjaan juga persiapan acara pernikahan adik,” tambah Abah Antok yang juga gemar balap motor ini.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Diaksinya kali ini, Bintang Matrix berhasil memikat hati sang pengadil lapangan juga penonton yang berada di luar pagar arena. Kekean berdurasi dengan jeda bunyi sangat rapat, dilontarkan sejak awal dimulai hingga akhir penjurian. Memiliki gaya nyeleneh dengan memutar kepala hingga 180˚, love bird paskun ini membuktikan kalau dia baik-baik saja dan selalu siap berlaga.

Bahkan dipenampilannya kali ini, Bintang Matrix justru semakin membuktikan kualitasnya dengan kerja stabil hingga sesi akhir yang berlangsung hingga langit gelap. Empat tropi berwujud duplikat gedung Walikota, berhasil dibawa pulang Abah Antok dengan angka juara 1, 1, 2 dan 2.

 

BINTANG MATRIX SIAP GEMPARKAN PULAU DEWATA LAGI

 

Dengan pembuktiannya di gelaran dalam rangka hari jadi kota Malang yag ke-105 ini, Bintang Matrix positif untuk berlaga di Bali Shanti Cup IV besok pada 28 April 2019. “Alhamdulillah hasilnya dan melihat kerjanya sangat memuaskan. Semoga saja pekan depan di Bali, bisa mengulangi seperti di even Bupati Badung Cup III tahun lalu,” pungkas Abah Antok yang diamini oleh crew BMS 12.

Di even kali ini, ada nama baru yang bersinar di kelas cucak hijau meski tidak berkesempatan mencicipi podium puncak. Dia adalah Trobos gacoan milik Sinyo Bing dari Lamborghini SF Banyuwangi. Trobos sebenarnya sudah cukup familiar di kota Banyuwangi dan Jember. Beberapa prestasi gemilang yang Ia ukir di even-even bergengsi seperti Condromowo Cup II Jember kemarin, sudah cukup menggemparkan cucak hijau mania blok Timur atas kehadiran Trobos.

 

LAMBORGHINI MONCER DI KELAS CUCAK HIJAU DAN LOVE BIRD

 

Tapi berbeda jika berlaga di even yang berstandar Nasional seperti Walikota Arema Cup kali ini. Lawan yang Trobos hadapi nyaris semuanya adalah bintang-bintang dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Sebut saja Juventus milik H Kurniawan Sragen, Selendang Mas milik Agung Mahadewa Sumenep, dan Raja Rampok andalan Rully dari BWP Team. Meski hanya membawa pulang juara 2, 4, dan 5, Sinyo Bing patut bangga Trobos bisa menunjukkan kualitasnya yang diakui oleh juri juga pemain lain.

Selain lewat Trobos, Sinyo Bing juga meraup banyak prestasi di kelas love bird berkat aksi memukau gaco lawasnya yaitu Patah-Patah dan Suka-Suka. Ke dua gaco yang sudah bertahun-tahun bersama ini, membuktikan kalau gaco Lamborghini SF teruji stabil di jalur juara. Sama dengan Trobos, ke dua love birdnya ini belum berkesempatan mencicipi podium puncak, hanya menempati posisi runner up.

 

 

“Trobos semakin menjanjikan kedepannya. Sedangkan Patah-Patah dan Suka-Suka, juga masih mampu bersaing dengan love bird-love bird pendatang baru dengan gaya kekinian. Saya cukup bangga karena bisa menjaga kesetabilan dari Suka-Suka dan Patah-Patah. Selanjutnya persiapan menuju Bali Shanti,” tandas Sinyo Bing yang kini sukses dengan produk pakan, vitamin, juga sangkar merk BOOST.

Agung Mahadewa juga berhasil membawa kemenangan dalam lawatnnya kali ini. Gaconya di kelas cendet yaitu Petir, sukses menempati podium puncak di kelas Kata Hati. Sedangkan di kelas cucak hijau, Selendang Mas berhasil mengharumkan nama Mahadewa Sumenep di kelas D’Croos dengan raihan podium pertama.

 

AGUNG MAHADEWA TURUT RAMAIKAN GELARAN

 

Untuk Tongkes yang tak lain gaco terbarunya di kelas love bird dengan tipikal fighter berdurasi, juga masih mampu bersaing di tengah kepungan love bird-love bird konslet. “Saya sukuri untuk hasil di even ini. Yang terpenting bisa terus bersilaturahmi dengan teman-teman kicaumania. Sekalian mengundang teman-teman di gelaran Anniversary Mahadewa ke 3 bulan Juli mendatang,” ujar Agung Mahadewa yang kali ini tidak membawa gaco murai batunya yaitu Diesel dan Pitersen.

Untuk kelas murai batu yang masuk dalam kelas utama berbandrol 1 juta, Pendekar salah satu koleksi Abah Hudan dari 911 SF Surabaya, berhasil menempati podium puncak di kelas paling bergengsi kali ini yaitu Walikota. Tampil garang menyembur juri dengan materi lagu tembakan-tembakan sadis, Pendekar juga tampil ngotot sepanjang penjurian. Volumenya yang cetar, mampu menaklukkan murai batu top yang berlaga di kelas ini.

 

ABAH HUDAN 911 SF RAIH PODIUM DI KELAS UTAMA MURAI BATU

 

Selain menurunkan Pendekar, Abah Hudan juga membawa Sredex dan Rock n Roll yang juga berhasil memberinya kemenangan. “Alhamdulillah bisa masuk semua murai batu yang kami bawa. InsyAllah lanjut ke Bali Shanti,” kata Taufik selaku menager 911 SF mewakili Abah Hudan.

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

DATA JUARA WALIKOTA AREMA CUP,  KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: walikota arema cup 1 malang bintang matrix trobos

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp