GUS WAHYU (KANAN), MB GANDRUNG JU 1 KRS 600K TOLAK PINANGAN 150 JT

THE SULTAN ROAD SHOW BLITAR, #1

MB Gandrung Tolak Pinangan 150 JT, Mata Dewa Puncaki Murai Utama + Vidio

Gila, murai Gandrung baru dua pekan dipinang raih juara 1 sesi KRS tolak pinangan 150 juta, Mata Dewa berhasil naik podium satu di tiket utama 1,2 juta.

Murai batu Gandrung milik Gus Wahyu dari Joko Kandung BC berhasil meretas prestasi puncak di leg pertama atau sesi KRS tiket 600 ribu, di event The Sultan feat KRS Enterprise Blitar, Minggu  01 Oktober 2023.

 

MR. BAYAN (BERKACAMATA), MATA DEWA PUNCAKI MURAI UTAMA

 

Burung yang baru di pinang dari Mr. Warto dan Mr. Warto sendiri juga dipercaya untuk terus mengawal Gandrung bersama perawat Nur Raihan (Nur Raihan adalah perawat burung-burung milik Gus Wahyu, Red). “Masih dua minggu burung ini saya pinang, maharnya 60 juta,” kata Gus Wahyu yang baru saja menolak penawaran dari kicaumania sebesar 150 juta.

Rawatan harian pagi diembunkan, EF jangkrik pagi 9, sore 9, “Hari H atau saat lomba kita tambah kroto dengan porsi full, jangkrik tetap. Burung ini rawatannya mudah tanpa tenggaran,” terang Nur Raihan pada burungnews.com.

 

 

Menurut Gus Wahyu, amunisi barunya ini mempunyai karakter unik, ”Saat dibawah tak mau bunyi, hal ini yang selalu membuat saya merasa gimana, seperti tadi saat di bawah sebelum kita naikkan ke gantangan gak mau bunyi, membuat adrenalin meningkat,” ujarnya. “Namun setelah di gantang dan ketemu lawan, mau kerja dan menang, membuat hati terhibur,” pungkasnya.

Murai batu utama ‘Sultan’ tiket 1,2 jt menjadi partai neraka, dengan jumlah peserta yang tak sampai full membuat pertarungan begitu kelihatan jelas burung yang kerja dan kelihatan menonjol, seperti kerja murai Mata Dewa milik Bayan dari K’cuk Jatara BF, Kandat Kediri yang menempati gantangan nomor 36. Burung ini kerja maksimal, roll tembak dengan gaya sujud, durasi panjang. Karuan saja para juri yang bertugas mengganjarnya dengan koncer A mutlak dan dinobatkan sebagai juara pertama.

 

MR. ADIT (KIRI), MB BADAI SELATAN KAMPIUN SESI BLITAR A

 

Di tangan Bayan selama 2x urakan, pernah juara di nganjuk, Bojonegoro dan di Platinum, “Saat tampil di Platinum kerjanya lebih bagus kita dapat juara 2, burung bisa teler kayak anis merah. Hari ini kerjanya bagus, cuma pesertanya kurang full saja saat di sesi utama, jadi tarungannya kurang membuatnya kurang nekan. Nekannya itu teler seperti anis merah,” jelasnya.

Rawatan murai ekor panjang ini sangat mudah, “Rawatan hariannya biasa, jemur, mandi setiap sore, di umbar seminggu dua kali, gak pakai neko-neko, sekali lomba bisa main sampai tiga sesi. Persiapan ke Piala Kerajaan Kediri yang ke 3,” pungkasnya.

 

DARI KIRI: MR. DODIET, LURAH BAGAS, MR. BYLOD, SUKSES GELAR THE SULTAN FEAT THE KING KRS ENTERPRISE

 

Murai batu Blitar A 250K, pesertanya full, di sesi ini Badai Selatan milik Demit alias Adit dari Malang berhasil naik podium satu dengan mengalahkan Madara milik Yoga alias Yogek dari KTK SF.

Badai Selatan sebenarnya gaco pasca mabung dan kondisinya masih 80%, namun penampilan awalnya ini berhasil menyingkirkan semua rivalnya terutama dengan volumenya yang tembus ditambah mbongkar isian  seperti kapas tembak, kenari, sogon, dan cililin.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

Rawatan murai yang pernah meraih juara 3 di Malang Satu titik, dan double winner di Prasasti ini cukup simpel, “Rawatan hanya gletakan saja (di taruh begitu saja, Red). Full kerodong, jemur 30 menit, umbar wajib tanpa embun,” terang Adit yang masih punya dua amunisi murai handal lainnya.

“Di rumah masih ada dua murai: Re Mesterio dan Luxis dua amunisi ini masih juara setingkat latber dan latpres, belum keluar kota. Kalau Badai Selatan saya persiapkan ke Punokawan Malang atau ke SKN,” ungkapnya. 

 

MR. HAMID (KIRI), RAMBO JUARA 1 MURAI BATU BLITAR B

 

Sedangkan di kelas Murai Batu Blitar B 250K, dijuarai murai milik putra daerah, Rambo besutan Mr. Hamid dari Musi Blitar. Gaco yang sudah sering kampiun di Blitar The Land Of King ini juga berhasil menyingkirkan semua rivalnya, termasuk mengganjal laju Janoko milik Abah Tendeng dari Blitar Raya. “Rambo hampir kehabisan tiket, untung masih dapat di 250K dan meraih juara 1. Sedangkan di murai sesi 666 tiket 120K tos juara 4,” katanya.

Lomba The Sultan feat The King Blitar di gantangan KRS Enterprise  ini berjalan sukses, dan lancar. Mr. Dodiet selaku penyelenggara event ini mengucap syukur, “Alhamdulillah event di sini bagus, kita juga senang diundang ke sini untuk menggelar acaranya Sultan feat KRS,” katanya.

 

MB FORTUNER MILIK CANAI GROP KBC RUNNER UP MURAI KRS 600K

 

Sedangkan Mr. Bagas selaku Lurah Karangsono yang juga pengelola gantangan KRS Enterprise yang merupakan unit Bumdes Kresi Karangsono Kec. Kanigoro Blitar, menyapaikan ucapan terimaksih, “Semoga nantinya bisa bersinergi terus antara Mas Dodiet (The Sultan, Red) dengan kami selaku pengelola KRS, bisa kerja sama secara kontinyu, sebulan sekali atau mungkin tiga bulan sekali, semoga berkesinambungan, sehingga bisa menghasilkan pundi-pundi keuangan buat kita,’” pungkasnya. [Ferry]

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

DATA JUARA THE SULTAN ROAD SHOW BLITAR, KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: the sultan road show blitar mb gandrung mata dewa

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp