KEDUNG MULYO SF. DOMINASI KELAS LOVE BIRD UMUM


SPESIAL NEW PAKISAN BC JAYA KLATEN, #2: LB Jambrong Cetak Double Winner, Kedung Mulyo SF Dominasi Kelas Love Bird Umum

Love bird Jambrong milik Mbah Gejut berhasil mencetak double winner di kelas Love Bird Fighter di Spesial New Pakisan BC Jaya Klaten. Menurunkan gaco-gaco bahan seperti Dian Putri, Rambo, serta Bromo, Kedung Mulyo SF dominasi kelas Love Bird Umum.

Jika ingin tahu kemana larinya pemain love bird saat lomba-lomba besar sepi peserta, bisa jadi New Pakisan BC adalah jawabannya. Berada di perbatasan Klaten, Sukoharjo, dan Gunung Kidul, EO yang diprakarsai oleh Eko dan Wulan Winarta ini justru menjadi alternatif atau plipiran bagi pemain yang hanya memiliki amunisi rata-rata (tanggung).

 

SUASANA KELAS LOVE BIRD DI NEW PAKISAN BC JAYA

 

Membuka kelas Love Bird Fighter, Love Bird Umum, Love Bird PAUD, dan Love Bird Baby Pemula, EO yang menggandeng juri independen itu menjadikan kelas love bird sebagai kelas andalan. “Sebagian besar kicaumania di sekitar sini memang mainnya love bird, ditambah pemain dari Klaten, Sukoharjo, dan Gunung Kidul jadinya malah ramai. Tapi jangan salah, nggak mudah lho bikin love bird mau kerja maksimal kalau di sini, juaranya selalu gonta ganti,” ungkap Eko.

Salah satu bintang lapangan di kelas Love Bird Fighter adalah Jambrong yang berhasil menduduki dua kali podium pertama alias double winner. Ngekek panjang dengan durasi 1-2 menit, love bird andalan Mbah Gejut ini tak terkejar oleh lawan dan mendapat poin terbanyak di kelas LB Fighter B dan C.

 

MBAH GEJUT. LB JAMBRONG CETAK DOUBLE WINNER

 

Durasi dan kerajinan yang ditunjukkan oleh Jambrong sempat membuat sejumlah peserta mengira itu Roro, love bird legendaris milik Danang Barker. Ketika kru Mbah Gejut menurunkan love bird tersebut, mereka sadar kalau love bird tersebut adalah Jambrong, love bird asal Gunung Kidul.

Dengan ciri bulu kapas di bagian dada, Jambrong memang dikenali oleh pemain-pemain love bird asal Klaten maupun Gunung Kidul karena cukup sering ketemu. “Kalau dulu Jambrong ini mainnya di Jawa Timuran, kalau akhir-akhir ini seringnya main di Gunung Kidul sama Klaten,” ungkap Mbah Gejut.

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Tak berbeda dengan kelas Love Bird Fighter, laga kelas Love Bird Umum pun berlangsung ramai. Meski diikuti oleh burung-burung konslet baik gacoan maupun bahan, peserta tetap antusias dan berani main di kelas ini karena panitia menerapkan sistem Restart (RS). Dengan sistem RS ini, peluang pemain untuk menang memang lebih terbuka.

Menurunkan sejumlah amunisi bahan seperti Dian Putri, Rambo, dan Bromo, Kedung Mulyo SF berhasil mendominasi gelar juara di kelas ini. Di kelas Love Bird Umum A, Dian Putri berhasil menduduki podium puncak setelah bersaing sengit dengan Kemuning (Syifa) dan Pitaloka (Satria Jogja).

 

AMUNISI-AMUNISI BAHAN KEDUNG MULYO SF. TETAP DILATIH

 

Di kelas Love Bird Umum B, Rambo berhasil menduduki podium kedua diikuti oleh Bromo yang finish di podium ketiga. Di kelas Love Bird Umum C, Kedung Mulyo SF tidak terbendung setelah Bromo dan Dian Putri kembali mendapatkan poin tertinggi.

Pajar mengungkapkan kalau New Pakisan BC Jaya memang sudah seperti homebase bagi Kedung Mulyo SF dalam melatih amunisi-amunisi bahannya. Selain jarak relatif dekat dari kandang, pemain-pemainnya juga dikenal berani koprol. “Burung bagus mau jalan di sini itu nggak mudah, ini tadi bawa lima love bird bahan, satu dua aja yang mau. Kadang mau jalan, kadang kerestart, kadang diam aja sampai akhir. Kalau bos e yang penting burung-burung bahan ini tetap dilatih,” ungkap Pajar.

 

KEDUNG MULYO SF. LB KONIMEX JUARA DI KELAS LOVE BIRD BABY B

 

Selain berhasil borong juara di kelas Love Bird Umum, Kedung Mulyo SF berhasil menempatkan Konimex di podium pertama kelas Love Bird Baby B. Meski durasinya pendek-pendek, love bird PB Pied ini ngekek rajin sehingga poinnya tak terkejar oleh lawan-lawannya. “Konimex ini anakan kandang sendiri. Bos Sigit kan memang seneng love bird warna, jadi sekalian kita latih,” lanjutnya.

Di akhir lomba, Eko dan Wulan Winarta mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta di gelaran kali ini. Sesuai dengan anjuran pemerintah, New Pakisan BC Jaya untuk sementara akan libur selama 2 pekan karena PSBB Jawa Bali. Mereka mengisyaratkan New Pakisan BC Jaya akan menggelar Anniversary dalam waktu dekat, tunggu saja info dan brosurnya. [asept]

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

 

 

KATA KUNCI: new pakisan bc jaya kedung mulyo sf jambrong mbah gejut

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp