RUDY JAGO. JUBAH BARU, CH GAGAK RIMANG JUARA CUCAK HIJAU NUSANTARA A

SOLO VAGANZA VI, #2

Kurang Hoki di 2 Kelas Awal, CH Gagak Rimang Akhirnya Moncer di Kelas Cucak Hijau Nusantara A

Meski kondisi jubah baru, penampilan stabil dan konsiten ditunjukkan oleh cucak hijau Gagak Rimang milik Rudy Jago di Solo Vaganza VI. Kurang hoki di dua kelas awal, amunisi milik Rudy Jago ini akhirnya meraih juara pertama di kelas Cucak Hijau Nusantara A.

Dikenal sebagai pemain dan spesialis cucak hijau, nama Rudy Jago tentu sudah tak asing lagi di kalangan jamtrokmania Solo Raya dan sekitarnya. Berbagai prestasi sudah diraih oleh gaco-gaco milik pemain asal Karanganyar ini di level lokal, regional, maupun nasional.

 

SUASANA KELAS CUCAK HIJAU DI SOLO VAGANZA VI

 

Sebagai salah satu pemilik gaco berkualitas, Rudy Jago merasa terpanggil untuk mengikuti Solo Vaganza, salah satu event bergengsi di Solo Raya. Di Solo Vaganza VI, Rudy Jago memilih menurunkan cucak hijau Gagak Rimang, amunisi pelapis Temoxs yang kualitasnya juga mumpuni.

Meski kondisi jubah baru, penampilan Gagak Rimang memang cukup menjanjikan setelah meraih juara 1 di Latber SHC, juara 2 dan 3 di Latpres SHC. SHC sudah seperti kandang sendiri bagi gaco-gaco milik Rudy Jago. Setiap kali SHC menggelar lomba yang membuka kelas cucak hijau, Temoxs maupun Gagak Rimang pasti ambil bagian.

 

CUCAK HIJAU GAGAK RIMANG

 

Main di kelas Cucak Hijau Garuda A dan Cucak Hijau Garuda B, Gagak Rimang sesekali mencuri perhatian juri dengan aksi bongkar materi isian dan gaya tarung jambul ngentrok. Kurang maksimal, Gagak Rimang harus puas di posisi keempat di dua sesi awal ini.

Kembali dimainkan di kelas Cucak Hijau Nusantara A, Gagak Rimang diluardugaan justru tampil menggila dan keluar sebagai pemenang. Dengan materi lagu panjang-panjang dan pembawaan lagu yang mengalir membuat juri tak ragu-ragu mengganjarnya dengan bendera koncer A mutlak.

Kemenangan Gagak Rimang di kelas Cucak Hijau Nusantara A ini langsung disambut sorak-sorai oleh Koh Rudy Jago dan langsung berfoto di lapangan. Kondisi yang jarang terjadi, mengingat selama ini Rudy Jago terkenal sebagai pemain di balik layar.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Ditemui burungnews, Rudy Jago mengungkapkan dirinya sebenarnya kurang yakin dengan kinerja Gagak Rimang karena masih kondisi bulu baru dan sudah main dua kali. “Gagak Rimang ini biasanya main sekali atau dua kali saja karena kondisi bulu baru. Pas dicoba main untuk ketiga kalinya, nggak yakin mau kerja. E, Gagak Rimang malah kerja edan pas ketemu burung hiper di depannya. Setelah banding-banding, Aku yakin 100% bakal juara. Kalau sampai nggak juara, langsung ku-VAR tadi,” ungkapnya tegas.

Keberhasilan Gagak Rimang menorehkan prestasi di Latber SHC, Latpres SHC, dan Solo Vaganza VI kali ini membuat Rudy Jago mulai membidik RNS Jelajah Nusantara yang akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026 di Solo High Class Stadium. [asp]

 

KATA KUNCI: solo vaganza vi gagak rimang

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp