FERRY YONG BERSAMA OPIUM DAN OPLUS. INZET, TAMPANG OPLUS.


ROAD TO GEBYAR ANIS MERAH BANJARNEGARA, #2: Love Bird Opium dan Oplus, Ibu dan Anak Kompak Borong Juara

Kalau mau bilang siapa yang jadi bintang di even Road to Gebyar Anis Merah Nusantara di Banjarnegara, maka tak salah kalau menyebut nama Ferry Yong – Kurnia BF. Bukan karena kebetulan juara SF, lebih karena dua jago ibu-anak yaitu Opium dan Oplus, sama-sama memborong juara 1. Simak rahasia rawatan harian dan setingan lombanya.

Opium, tentu Anda sudah paham. Itu adalah jago love bird milik Ferry Yong yang pertama kali bersinar di gelaran Plaza Cup Semarang, beberapa tahun yang lalu. Padahal, waktu itu juga pengalaman pertama bagi Ferry Yong turun di even akbar.  Jadi baik Ferry Yong maupun Opium, waktu itu belum ada yang mengenalnya, sama sekali tidak diunggulkan, tetapi bisa meraih juara 1 di kelas utama.

Sejak saat itu, nama Ferry Yong bersama Kurnia BF jadi banyak dikenal. Sebenarnya, sebagai peternak love bird, Ferry Yong sudah cukup lama. Namun, sebelumnya lebih menekuni love bird warna atau beauty, sebelum kemudian beralih ke love bird singing.

 

 

Ferry Yong kemudian terus mengembangkan breeding love bird singingnya, termasuk mulai memasukkan Opium ke kandang ternak, di sela-sela turun ke lomba. “Sebelumnya, Opium sudah punya anak, tapi tidak kita bawa ke lapang, kita siapkan untuk jadi indukan lagi,” jelas Ferry yong kepada burungnews, di sela-sela gelaran Road to Gebyar Anis Merah Nusantara, Minggu 6 Januari 2-19 di Surya Yudha Park.

Nah, pada anakan berikutnya inilah, yang kemudian disiapkan untuk jadi burung lomba. Menurut Ferry Yong, burung yang kemudian diberi nama Oplus itu, sejak kecil memang sudah tampak beda, lebih menonjol dari yang lain.

“Lepas dari soal bahwa Oplus adalah anak dari Opium, tetapi sejak kecil memang sudah menunjukkan gelagat yang berbeda. Misalnya, lebih atraktif, bunyi tangisannya sejak masih indil juga lebih keras dan dominan daripada anakan lain yang seumuran. Pada umur kisaran 2,5 bulan misalnya, yang lain mulai belajar ngekek 1-2 detik, yang ini sudah bisa 3-5 detik. Kalau ada anakan yang seperti itu, ya menurut saya salah satu pertanda bakal jadi burung petarung yang baik.”

 

 

SANGKAR LOVE BIRD RADJA, BARU!  Perhatikan KUALITAS dan STYLE-nya, BINTANG LIMA. Harga? KAKI LIMA. Segera miliki, karena akan jadi standar dan trenseter di banyak lomba. Hubungi Hotline  0821.2959.4199.

 

Oplus sendiri saat ini berumur sekitar 4 bulan. Sebelum turun dan meraih juara 1  dan 3 di Road to Gebyar Anis Merah, juga sudah merebut juara 1 di Bojongkoneng, Purwonegoro, belum lama ini. “Tapi sebelumnya juga sudah kita tes di even-even sekelas latber dan latpres di seputaran Banjarnegara sini.”

Namun, untuk sampai prestasi yang lumayan ini, tentu saja juga tidak datang begitu saja. “Bahwa ada unsur hoki, ya itu meski kita akui lah. Tapi perawatan yang rutin, ajeg, disertai perhatian dan kasih sayang juga ikut mempengaruhi hasil akhir. Saya kira kita semua sepakat ya soal ini.”

Perawatan, menurut Ferry yong itu menyangkut banyak hal. Mulai yang bersifat teknis, hingga menyangkut asupannya, makanan utama, tambahan, hingga asupan vitamin untuk mendukung pertumbuhan maupun kekuatan, juga untuk menjaga agar kelak si burung rajin bunyi, volume lantang, hingga durasi yang bisa panjang. Mau dibawa lomba jauh juga tidak masalah.

 

IBU-ANAK OPIUM DAN OPLUS ANTAR FERRY YONG JUARA SF.

 

“Kenapa saya kasih nama Oplus, ya karena dia memang rajin saya kasih asupan yang kebetulan bernama Oplus. Demikian juga dengan Opium, teratur juga kita beri Oplus. Namun, semua itu ada tarakarannya, ada aturannya, menyesuaikan dengan kondisi burung juga.”

Ferry lantas mencontohkan, pada Opium yang mulai masuk kandang penangkaran, maka setelah punya anak dan hendak dilombakan lagi, perlu rekondisi. “Cukup 5 tetes dicampur pada 50 mililiter air minum.  Ini diberikan tiap hari dan dihentikan setelah love bird kembali gacor seperti sedia kala. Kapan titik gacor itu datang, Anda sendiri yang paham karena yang tiap hari merawat kan. Hal yang sama juga untuk rekondisi pada burung yang baru sembuh dari sakit.”

Burung yang dibawa perjalanan jauh, staminanya juga perlu dikembalikan, Oplus pun menurut Ferry sangat cocok untuk itu. Hal yang perlu jadi perhatian, Oplus yang sudah dicampur dengan air minum jangan ikut dijemur bareng burung.

Bagi yang ingin tahu lebih detil bagaimana merawat love bird entah itu yang masih Paud, atau merekondisi setelah diternak, setelah sakit, atau untuk perjalanan jauh, bisa berdialog langsung dengan Ferry Yong baik itu melalui media sosial/inbox/mesenger  Kurnia BF, atau melalui HP/WA di 0812.2808.5051.

Sebagai informasi tambahan, even di Banjarnegara adalah "Road to", sedangkan even Gebyar Anis Merah Nusantara akan digelar di Klaten pada 20 Januari besuk, dengan kemasan hadiah utuh tanpa potongan.
Even ini satu rangkaian dengan Semarang Vaganza pada 27 Januari dan Malioboro Vaganza 3 Februari, sebelum even puncak Piala Pasundan pada 7 April. Even penting lainnya yang sangat dilewatkan adalah Supremasi Jogja Istimewa yang akan digelar pada 17 Februari.   

 

JUARA ROAD TO GEBYAR ANIS MERAH NUSANTARA DI BANJARNEGARA, KLIK DI SINI

BROSUR SUPREMASI JOGJA ISTIMEWA, KLIK DI SINI

 

BROSUR GEBYAR ANIS MERAH KLATEN 20 JANUARI (ROAD TO PIALA PASUNDAN III)

 

BROSUR SEMARANG VAGANZA 27 JANUARI (ROAD TO PIALA PASUNDAN III)

KATA KUNCI: ferry yong kurnia bf love bird opium oplus gebyar anis merah nusantara gebyar anis merah banjarnegara

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp