MEMANTAU BURUNG, ADA YANG TIDAK PAKAI MASKER, JAGA JARAK DIABAIKAN


MENGENAL TICKETCS (2)

Dukung Lomba Offline dengan Manajemen Online, Lebih Transparan dan Sesuai Standar New Normal

Saat ini, beberapa daerah mulai membuka lomba burung. Skalanya memang masih lokal, bahkan ada yang setengahnya sembunyi-sembunyi. Apa pun itu, lomba setelah wabah jelas akan berbeda. Semua yang terlibat harus bisa setidaknya menjaga dirinya sendiri.

Dari sejumlah gambar dan vidio yang beredar terkait pelaksanaan lomba di saat pandemi ini, hal yang tampak masih banyak dilanggar adalah soal jaga jarak. Padahal, ini jelas salah satu hal yang krusial dalam menjaga setiap orang agar terhindar dari terpapar covid.

Peserta tampak berdekatan dan mengabaikan jarak fisik saat sedang membeli atau mengambil tiket, bersiap masuk ke gantangan, hingga saat menonton. Bahkan meskipun sudah memakai masker, kebiasaan teriak tetap saja tidak bisa ditinggalkan.

 

 

Adakah solusi agar peluang untuk berkerumun dan saling berdekatan bisa dikurangi semaksimal mungkin, sehingga lomba tetap bisa aman dan ijin pun bisa keluar dari pihak berwenang?

Benz Wira, salah satu tokoh muda dari Purworejo yang dikenal ceplas-ceplos dalam menyampaikan pikirannya di media sosial, mencoba memberikan kisi-kisi. Menurutnya, lomba konvensional di gantangan tetap bisa dilanjutkan, tetapi harus mulai menerapkan manajemen lomba online yang modern dan transparan.

 

 

LOMBA BURUNG SAAT NEW NORMAL

New normal sudah menjadi kebutuhan dan keharusan, mencakup seluruh bidang bahkan juga harus diterapkan pada kegiatan lomba burung yang memang melibatkan banyak orang. Kebijakan pemerintah mengenai pembatasan orang untuk berkumpul pun akan sangat berpengaruh pada penyelenggaraan lomba burung.

Sejauh yang kita pantau, para kicaumania sudah tidak sabar lagi, sangat-sangat ingin kembali berlomba di lapangan. Penting sekali disadari, agar hobby kita tetap bisa terlaksana, penerapan new normal atau tatanan baru di lapangan lomba harus menjadi fokus utama.

Protokol kesehatan yang menjadi fokus new normal terletak pada 3 hal utama yaitu Masker, Cuci Tangan, dan Jaga Jarak. Tiga hal tersebut harus dijalankan semua, tidak bisa ada sebagian yang dijalankan, ada yang diabaikan.

 

Hari ini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Dalam melaksanakan lomba burung, seluruh EO harus menerapkan protokol kesehatan dengan memastikan bahwa peserta menggunakan masker, menyediakan tempat untuk cuci tangan, dan terutama harus mengkondisikan agar kerumunan atau kemungkinan mereka yang ada di arena lomba bisa berdampingan atau bergerombol terlalu dekat bisa dihindari. Akan lebih baik pula bila dilengkapi dengan cek suhu, karena peralatan ini pun kini mudah didapatkan dan harganya pun relatif terjangkau.

Kerumunan pada lomba burung, biasanya sudah terjadi sejak awal sebelum lomba dimulai, yaitu saat di lokasi parkir, pemesanan, pembelian, atau pengambilan tiket, lalu saat peserta hendak masuk lapangan, dan saat mereka memantau atau menyaksikan jalannya pertarungan.

 

BENZ WIRA, GELAR BENZ WIRA CUP 2 DENGAN STANDAR NEW NORMAL

 

Masalah di atas harus dipikirkan cara mengatasinya agar salah satu bagian dari hobby yaitu berlomba bisa tetap berjalan secara terbuka, resmi, karena mendapatkan ijin dari pihak yang berwenang.

Salah satu konsep lomba dengan tatanan baru itu belum lama ini diusulkan oleh Benz Wira, kicaumania dari Purworejo. Ia menyebut konsep itu dengan slogan yang pendek dan simpel: “datang-gantang-pulang”. Penjabaran dari konsep ini, disebutnya sebagai lomba konvensional / offline atau di gantangan biasa, tetapi dengan manajemen online.

“Sudah saatnya protokoler new normal dijalankan untuk mengurangi risiko penyebaran covid19, jadilah pemain yang cerdas. EO yang tidak mau menerapkan konsep ini, saya rasa akan ditinggalkan pemain yang cerdas. Good luck.”

 

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

SOLUSI YANG DITAWARKAN TICKETCS

Bila pada artikel pertama mengulas TikcetCS lebih sebagai aplikasi lomba online, sebenarnya apa yang sudah dilakukan lebih dari sekadar iitu. TicketCS juga sudah punya pengalaman dan teruji mengurus manajemen tiketing dan manajemen lomba semenjak 2019.

Ada lebih dari 20 gantangan konvensional, serta sudah melayani lebih dari 25.000 tiket offline. Semuanya telah terbukti memudahkan proses administrasi perlombaan burung seperti di bawah ini:

a. Media kampanye bagi EO untuk lomba-lomba yang diadakan lengkap dengan brosur serta banner-banner perlombaan.

b. Pemesanan tiket secara online tanpa harus tatap muka karena cukup dengan transfer ke bank. Benar-benar real online, ketersediaan tiket juga bisa dilihat semua pihak secara transparan. Nomor gantangan bisa diseting terbuka (bisa dipilih saat memesan) atau diacak.

Tidak bisa lagi ada kolusi antara panitia dan peserta tertentu, atau panitia main sendiri dengan menyimpang sebagian tiket, tapi diaku sebagai habis, dengan tujuan untuk dijual lebih mahal di luar (calo terselubung). Percaloan memang tidak bisa dihapus sepenuhnya, tetapi siapa pun yang ingin memiliki tiket, harus membayar lunas lebih dahulu di depan.

 

IVAN PARISS, TICKETCS MASIH AKAN TERUS DISEMPURNAKAN

 

c. Verifikasi tiket pada saat perlombaan melalui scanning kode QR. Jadi pemesan yang sudah di-ok karena sudah membayar, akan menerima semacam kode booking dan kode QR, lalu di lapang setelah diverifikasi tinggal diprint (sama seperti kalau kita pesan tiket pesawat terbang atau kereta api).

d. Pelaksanaan Lomba mulia dari Petugas Timer hingga pemilihan gantangan. Misal tiket terjual hanya 15, sementara gantangan tersedia 60. Apakah apakan dibiarkan menyebar, atau mungkin dikumpulkan pada petak tertentu (misalnya karena salah satu bagian sudah terpapar panas matahari, atau karena burung harus tetap saling berdekatan gantangannya), juga bisa diatur dengan cepat.

e. Notifikasi kepada pemain jika burung mereka menang. Selama ini notifikasi juara harus melihat papan pengumuman rekap nilai dan dicuap-cuap lewat MC. Dua yang terakhir bisa saja dihilangkan, namun misal dianggap masih perlu untuk tetap menjaga suasana kehangatan lomba, ya tidak apa-apa tetap diback up dengan diumumkan secara lembar tertulis dan MC.

 

SEBAGIAN TEAM TICKETCS SEDANG BEKERJA

 

f. Penghitungan poin dan penentuan Juara Umum baik BC maupun SF menjadi sangat simpel, karena dipastikan hanya berbasis data yang sudah dientry sejak awal, tidak bisa lagi diubah-ubah. Sebelum mengkonfirmasi pengambilan pesanan tiket, data seperti nama burung, nama pemilik, dan alamat, harus ditulis dengan jelas dan cermat. Karena beda ejaan penulisan nama pemilik dan alamat, akan diterjemahkan oleh sistem sebagai orang atau BC yang berbeda.

g. Pencatatan keluar masuk uang lomba. Lomba rampung, laporan juga rampung. Tinggal mencocokkan saja dengan data fisik, misalnya catatan jumlah burung yang ada di gantangan, jumlah uang pembelian tiket secara langsung atau on the spot, dengan pengeluaran-pengeluaran selama hari H di lapangan yang sebelumnya mungkin belum dianggarkan.

h. Sertifikat Digital yang akan terpasang sepanjang masa dan dapat dijadikan rujukan untuk pemain bahwa burungnya pernah menang di pertandingan / lomba dimana saja, sedangkan untuk EO akan mengurangi biaya pencetakan sertifikat serta nama EO yang akan terus menerus ada dalam aplikasi.

 

 

KESIMPULAN

Kita tidak bisa terus-menerus marah atau melarang orang untuk keluar rumah karena satu dan lain hal sesuai kepentingannya masing-masing. Termasuk untuk mengikuti lomba burung.

Yang perlu ditekankan adalah, agar masing-masing harus mau menjaga dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan orang terdekat atau keluarga yang dicintainya.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Caranya, setidaknya secara ketat dan mandiri menerapkan tiga hal, memakai masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak aman bila terpaksa harus berinteraksi dengan orang lain. Kalau satu meter merasa masih kurang aman, ya bisa ditambah sendiri misalnya 3-5 meter.

Bagi penyelenggara lomba, ada hal praktis yang bisa dilakukan untuk menghindari atau setidaknya mengurangi semaksimal mungkin timbulnya kerumunan, dengan memanfaatkan Apps seperti paling tidak di bagian reservasi / pemesanan tiket, seperti yang diperkenalkan oleh TicketCS.

Itu sesuai dengan moto yang diusung oleh TicketCS, yaitu “pesan–gantang–pulang”. [ivan paris, maltimbus]

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

CARA MENGUNDUH/INSTAL APPS TICKETCS UNTUK KONTES ONLINE:

KATA KUNCI: ticketcs ridho pulungan ivan pariss cerdas solusi indonesia lomba burung online contest online benz wira

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp