ROFIK KREONGAN ORBITKAN MB TENG SEROK


M3 SUBDENPOM BC JEMBER

MB Teng Serok Mengorbit, LB King Ancaman Baru Yang Nyaris Konslet

Pertarungan sengit di semua kelas, tersaji dalam gelaran perdana Subdenpom BC pasca libur panjang lebaran. Murai batu terbaru Teng Serok polesan Rofik dari Kreongan, berhasil mengorbit dengan 3 kali bertengger di podium. LB King milik P. Untung, juga menghibur dengan karakternya yang nyaris konslet.

Arena Subdenpom BC Jember yang libur selama 3 pekan dalam menyambut hari raya Idul Fitri, kembali dipadati kicaumania pada Minggu, 16 Juni 2019. Dipembukaan sekaligus bertepatan dengan gelaran rutin M3 kali ini, kicaumania menjadikan gelaran ini sebagai ajang halal bihalal juga adu kualitas gacoan mereka.

 

 

Beberapa gaco handal terutama di kelas ocehan yang turun, nyaris keseluruhan tampil maksimal. Bahkan para juri Subdepom BC yang dikomandani Wawan PSB, mengaku kewalahan, karena disulitkan untuk memilah dan memilih sang jawara. “Tadi di kelas murai batu, cucak hijau, dan kacer, nyaris 90% burung kerja dan tampil bagus semua,” kesan Wawan yang sementara menggantikan Tatang sebagai leader juri di tengah lapangan.

Dengan sengitnya persaingan di atas arena, tak satupun gacoan yang turun disemua kelas, bisa meraih hasil nyeri atau dobel winner. Tapi ada gaco murai batu yang berhasil memberi kejutan kala bertarung di sesi A. Gaco itu milik Rofik dari Kreongan Jember yang bernama Teng Serok.

 

ARENA SUBDENPOM BC MASIH JADI IDOLA KICAUMANIA

 

Teng Serok baru beberapa bulan Rofik poles pasca ganti bulu. Awal penampilannya di tangannya pada bulan puasa kemarin, Teng Serok sudah berhasil menempati podium 3 di arena Subdenpom BC. Di penampilan ke duanya ini, performa murai batu ekor putih ini melonjak drastis dengan membawa tiga kemenangan. Diantaranya juara 1 di sesi A, juara 5 di sesi B dan juara 3 di sesi C.

Memiliki materi isian greja tarung, kekean love bird, kenarian, cililin dan kapas tembak yang selalu dibawakan saat di atas gantangan, Teng Serok juga tampil satu titik sambil memainkan ekornya yang lentur di tiga sesi tanpa goyah. Dari segi volume, Teng Serok yang menempati gantangan tengah ini, tembus terdengar hingga ke luar pagar arena.

 

TENG SEROK SIAP TERJUN DI EVEN NASIONAL

 

“Alhamdulillah perkembangannya sesuai harapan. Tinggal mengembalikan tenaganya saja. Mungkin seminggu lagi sudah kuat,” kata Rofik yang datang bersama putranya ini. Memang akhir-akhir ini putranya selalu mendapingi Rofik untuk mengikuti jejaknya sebagai kicaumania.

Rofik sudah lama dikenal sebagai kicaumania lawas yang mahir dalam membidik gaco-gaco prospek. Tak jarang hasil bidikannya di kelas-kelas latberan, berhasil moncer di ajang nasional dengan pemilik barunya yang mentake over dari tangan Rofik.

 

 

Tak hanya di jenis murai batu saja, disegala jenis ocehan seperti cucak hijau, kacer, cendet dan anis merah, sudah tak terhitung lagi hasil polesannya yang bersinar di tangan juragan barunya. “Faktor rejeki saja, yang penting kejujuran yang saya pegang teguh. Karena kepercayaan itu sangat mahal harganya,” ujar mantan pemilik kacer Syahrini ini.

Selanjutnya, Teng Serok akan kembali uji ketangguhan di even Kades Cup di arena Panser BC Jember pada 30 Juni 2019. “Kalau belum berpindah tangan, Teng Serok sementara akan jadi gaco yang akan saya bawa jalan-jalan,” pungkasnya.

 

MR UNTUNG BERHASIL CETAK KING JADI LOVE BIRD KONSLET

 

Pada kesempatan kali ini juga, selain Teng Serok yang berhasil mengorbit, juga ada di kelas love bird yang tampil menghibur. Turun di kelas L1, King besutan P. Untung dari Gunung Batu, sukses membuat juri kewalahan menyebut nomer gantangannya. Tampil super gacor dengan durasi kisaran L2, King digadang-gadang sebagai pendatang baru berkarakter konslet.

Kekeannya sering terdengar sudah minor, tapi terkadang masih mengalun dengan speed cepat seperti love bird fighter. Turun 2 kelas di love bird L1, King yang berwarna pastel hijau ini berhasil membawa pulang juara 3 di sesi L1 A, dan juara 1 di sesi L1 B. Hasil ini ternyata adalah prestasi pertamanya di arena lomba.

 

MASIH DOKOR LB MIRACLE TEMBUS DURASI 2 MENIT

 

“Baru seminggu saya untul, karena kemarin ngosek tangkringan terus. Niatnya mau saya ternak, karena ini jantan. Gak tau kenapa malah jadi mengap-mangap dan gacor seperti ini,” kata P. Untung yang memang hobi didunia paruh bengkok ini.

Dengan aksinya yang nyaris konslet itu, P. Untung sempat dikerumuni para ngekek mania. Banyak diantara mereka yang ingin meminang love bird jantan ini. Tapi P. Untung masih belum rela, dan juga belum mendapat harga pinangan yang membuat hatinya goyah.

 

 

Sedangkan di kelas love bird dewasa yang berhasil di gelar 3 kelas, juga saling berbagi podium puncak. Tiga bintang lapangan yang dikenal berkat durasinya yang menyentuh menitan yaitu Miracle milik Hans, Putri Tanjung gaco andalan Rafa, dan Nyi Ronggo besutan Nanang, saling jegal untuk menempati tahta tertinggi.

Ke tiga love bird yang semuanya berkarakter fighter ini, juga berhasil membuat penonton terkagum-kagum akan durasinya. Di sesi A, Nyi Ronggo sukses mencuri podium berkat aksi ngekeknya yang berjeda bunyi sangat rapat. Sedangakan di sesi B, Putri Tanjung yang sebelumnya menempati juara 3 di bawah Nyi Ronggo dan Miracle, akhirnya tampil gemilang dengan menempati podium puncak. Untuk Miracle, akhirnya sukses mencicipi podium teratas kala turun di sesi C.

 

BERDURASI DAN JEDA BUNYI RAPAT NYI RONGGO TAK GENTAR LAWAN LB KONSLET

 

Kelas kacer yang akhir-akhir ini di arena Subdenpom BC semakin ramai peminatnya, menjadi kesempatan Asmara milik Giyato yang datang dari Sragen untuk unjuk kebolehan. Kacer yang lama di Jember ini, tampik ciamik saat membawakan lagu roll tembakanya dengan gaya full buka ekor.

Turun dua kelas, Asmara yang ternyata baru beres ganti jubah ini, sukses menjadi kampiun di sesi A dan juara 3 di sesi B. “Kerjanya sudah bagus dan nyaris kembali seperti awal. Sudah siap saya ajak main ke Jawa Tengah,” pungkas Giyanto yang datang ke Jember untuk bersilaturahmi sekalian membawa Asmara untuk Ia boyong ke Sragen.

 

GIYANTO SRAGEN BOYONG KC ASMARA KE SRAGEN

 

Di kelas neraka yaitu cucak hijau, Raja polesan Busari dari Suci SF, keluar sebagai pemenang di sesi A. Sesi utama yang diisi full peserta ini, Raja memang tampil mendominasi sejak awal penilaian. Isian kapas tembak yang disambung dengan tengkek buto, kerap di gelontorkan cucak hijau berbadan bongsor ini.

Untuk sesi B, giliran Provokator milik Jais yang tampil mendominasi jalannya penjurian. Dengan aksinya itu, Provokator berhasil mengungguli Kancil milik Jumad, dan Panji andalan Wahyu Jember. Rompal polesan Mazhur dari Mayang, menjadi penguasa di sesi C. Dan Gareng milik Tono, sukses menjadi bintang di sesi D.

 

 

Datang terlambat, Fajar LDR masih mampu mengibarkan bendera LDR Team di kelas kenari bebas sesi B. Mengusung gaco kesayangannya yaitu 180 CC, kenari warna kuning polos ini sukses membius juri dengan aksinya yang hanya menggunakan 1 tangkringan meski dikepung lawan-lawannya.

Selain sukses dengan aksinya yang extreme itu, 180 CC juga sukses membawakan lagu standard cengkok yang berdurasi nyaris satu menit. Gayanya yang melengkung gela-gelo, juga membuat juri untuk berlama-lama memantaunya. “Mumpung masih belum berpindah tangan, 180 CC yang selalu saya ajak jalan-jalan. Alhamdulillah masih stabil di jalur juara,” kata Fajar LDR yang menolak pinangan 4 juta untuk melepas 180 CC.\

 

KN 180 CC KONCER DENGAN 1 TANGKRINGAN

 

Di akhir gelaran, Warno mewakili juri dan panitia Subdenpom BC mengucapkan banyak terimakasih atas partisispasi kicaumania dalam gelaran M3 kali ini. “Masih dalam suasana lebaran, kami segenap crew Subdenpom BC Jember mengucapkan, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan bathin,” tutupnya lewat pengeras suara.

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

 

RAJA MERAJAI CUCAK HIJAU A

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

 

KATA KUNCI: m3 subdenpom bc jember mb teng serok lb king

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp