MB SERULING MELEJIT PADA DUA KELAS AKHIR SEBAGAI SANG JUARA.


LAUNCHING NIRVANA BC - SURABAYA #2

MB Seruling, CH Bonex, Cendet Teror-X dan Kacer Rock & Roll Nyeri Barengan

Empat jawara beda kelas Seruling, Bonex, Teror-X dan Rock & Roll sama-sama membawa pulang dua gelar kemenangan pada sesi murai batu, cucak hijau, cendet dan kacer pada Grand Opening gantangan Nirvana BC Minggu, 28 Juni 2020.

Selain love bird pada kategori ocehan terdapat empat jawara yang sama-sama bisa membawa pulang dua gelar kemenangan, juga berhasil mendapatkan nominasi burung terbaik kecuali di kelas kacer. "Sayang sekali kelas kacer tidak ada penobatan burung terbaiknya," ujar Om Rio pengawal kacer Rock & Roll.

 

MURAI BATU BULDOZER TAMPIL SEKALI LANGSUNG JUARA.

 

Dikelas murai batu Seruling milik Abah Muji dari Ali SF berhasil meraih hasil terbaik dengan memborong dua gelar kemenangan pada dua sesi akhir, sekaligus dinobatkan sebagai burung terbaik pada sesi ekor panjang. "Sayang pada sesi awal penampilan Seruling tidak maksimal karena cuaca yang sangat panas," bilang Abah Muji kepada Burungnews.

Nama Buldoser milik Abah Mansur dari Sedati SF bisa mengunci satu kemenangan pada sesi awal murai batu A, gaya sujud dibarengi nyanyian roll tembak yang panjang membuat Buldoser bisa membius dewan juri untuk memberikan koncer A. Untuk posisi kedua dan ketiga diambil oleh Papa Muda milik Cun dari Sumput Driyo dan Rawit milik Asiong dari SA Pratama. "Maaf saya hanya bisa bermain satu kelas saja, karena mau berlomba di Mahameru dengan tiket 1 Juta," kata Abah Mansur didalam mobil sambil siap berangkat.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Seruling amunisi lama Abah Muji benar-benar tampil kesetanan pada dua sesi akhir, mengandalkan gaya sujud roll tembak pindah pangkringan kanan dan kiri, disertai irama lagu gereja tarung, cucak jenggot, kenari dan cililin bisa mengambil gelar pertama pada sesi murai batu B. Dibuntuti oleh Papa Muda dan Spartan milik DJ Ruben dari Bintoro VI berada diposisi dua dan tiga.

Pada sesi akhir murai batu C, untuk yang kedua kalinya Seruling bisa mengunci podium tertinggi sehingga bisa membawa pulang dua kemenangan. "Ternyata penampilan masih bisa stabil meski tidak main lama karena pandemi corona," bangga Abah Muji.

 

CUCAK HIJAU BONEX BANGGAKAN TIM LA (LEBAK AGUNG) SF.

 

Sementara itu Papa Muda milik Cun dari Sumput Driyo untuk yang ketiga kalinya berhasil merebut juara kedua. "Terima kasih buat juri yang bertugas hari ini saya bisa hatrik sebagai juara kedua," kata Cun kepada Burungnews.

Perang aksi juga terjadi pada sesi ngentrok mania, Brembo milik Bos Kecil dari BSN SF dan Bonex milik Wahyu dari LA SF harus bertarung ketat untuk menjadikan yang terbaik. Akhirnya nama Bonex bisa membawa dua trophy juara pertama sekaligus dinobatkan sebagai yang terbaik. "Sayang sekali pada sesi awal kita datangnya telat, jadi tidak ikut bermain," bilang Wahyu kepada Burungnews.

 

CH BREMBO TAMPIL STABIL UNTUK BISA MEMBAWA PULANG JUARA 1, 2 DAN 5.

 

Brembo milik Bos Kecil dari BSN SF langsung bisa memikat hati dewan juri dengan aksi hyper dan jengrik serta nyanyian lagu roll tembak panjang berulang-ulang untuk bisa mengambil gelar pertama disesi pembuka cucak hijau A. Disusul oleh Chieeta milik H Yasin dari MBC dan Kamper milik Joko dari CJKT Gresik SF sebagai juara kedua dan ketiga.

Masih tampil stabil seperti yang pertama Brembo belum bisa mengambil gelar yang kedua dan harus puas berada diposisi dua kalah dari Bonex milik Wahyu dari LA SF yang pertama kali tampil pasca mabung selama masa pandemi corona langsung bisa juara.

 

Hari ini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Bertempur pada sesi cucak hijau C, aksi jamtrok disertai tonjolan lagu roll tembak isian pelatuk, gereja tarung dan kapas tembak untuk yang kedua kalinya nama Bonex mampu mencatatkan namanya di daftar juara yang pertama. Diikuti oleh Lazer milik Isal dari ME SF dan Kamper milik Joko dari CJKT Gresik SF sebagai juara dua dan tiga.

Sementara Brembo harus puas dengan berada diposisi kelima, begitu juga Kamper amunisi Joko dari CJKT Gresik SF bermain tiga kelas selalu masuk angka kecil sebagai juara 3, 3 dan 4. Berkat penampilan apik Bonex burung yang pernah ditawar 35 Juta ini diganjar sebagai burung terbaik oleh panitia lomba. "Untuk lomba selanjutnya mudah-mudahan akan meluncur di gantangan Dewa '99," ujar Wahyu menutup pembicaraan dengan Burungnews.

 

KACER ROCK & ROLL GACO BARU MUFLIKHAN BROTHERHOOD BORONG DUA GELAR.

 

Dikategori hitam putih Rock & Roll debutan baru milik Muflikhan dari Brotherhood yang dikawal oleh Om Rio langsung tampil menggila pada dua sesi yang diperlombakan. "Hari ini kita kembali mencoba amunisi baru yang siap mengorbit dan mengangkat nama Muflikhan serta tim Brotherhood," ujar Om Rio.

Burung yang dibeli dari Magelang ini mampu menunjukkan kehebatannya gaya semi hyper buka sayap dan ekor disertai irama lagu srendet, geraja tarung, love bird dan cucak jenggot bisa menghipnotis jurin untuk memberikan koncer A pada sesi awal kacer A.

 

TAMPIL BERINGAS DUA KALI KACER ROCK & ROLL JADI YANG TERBAIK.

 

Kembali memperlihatkan aksinya, Rock & Roll lagi-lagi tampil perkasa buat lawan-lawannya untuk merebut gelar yang kedua buat tim Brotherhood yang dikomandoi oleh Muflikhan. "Insya Allah minggu depan kita akan bermain digantangan dewa '99," jelas Om Rio pengawal setia Rock & Roll.

Amunisi lama Rudi Samaan dari Malang cendet Teror-X untuk yang kesekian kalinya bisa membanggakan sang pemilik dengan merebut dua gelar kejuaraan sekaligus dinobatkan sebagai burung terbaik. "Saya sering main di Surabaya karena disini banyak cendeter mania," bilang Rudi Samaan.

 

 

Aksi gaya nagen satu titik disertai tonjolan lagu gereja tarung, walak kecek dan jangkrikan yang ditunjukkan oleh Teror-X benar-benar mampu meluluhkan hati juri untuk memberikan koncer A pada sesi awal cendet A. Diikuti oleh R21 milik HnR SF dari HnR SF Surabaya dan Kartolo milik Ardi dari Ardinix SF berada diposisi kedua dan ketiga.

Kembali bertarung pada kelas cendet B, lagi-lagi tiga jawara yang menduduki tiga besar sesi awal kembali berada diposisi yang sama. Nama Teror-X lagi-lagi bisa mengamankan gelar pertama untuk yang kedua kalinya. Sedangkan R21 dan Kartolo masih berada diperingkat kedua dan ketiga. "Minggu depan saya siap bertarung lagi dengan cendeter Surabaya di gantangan legendaris Dewa '99 Sidoarjo," tutup Rudi Samaan setelah sesi foto dengan Burngnews. [ADIK]

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

DATA JUARA LAUNCHING NIRVANA BC - SURABAYA, KLIK DI SINI

 

CENDET TEROR-X AMANKAN TIGA TROPHY PLUS BURUNG TERBAIK.

 

TEROR-X SAAT MEREBUT JUARA 1 PADA SESI AWAL CENDET A.

 

 

KATA KUNCI: launching nirvana bc - surabaya mb seruling ch bonex cendet teror-x kacer rock & roll nyeri

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp