XENIA SIAP BERAKSI


GARDA BC JOMBANG: Tanpa Doping dan EF, LB Xenia Ngekek Terpanjang

Xenia milik Rudi Hartono terpantau ngekek terpanjang di gelaran Garda BC Jombang, sekaligus meraih juara 1 di kelas Love Bird Fighter. Padahal gaco ini tidak pakai obat, EF, dan hanya diberi pakan milet putih.  Simak detail perawatannya.

Gantangan Garda BC di Desa Nglele, Sumobito, Jombang terkenal sebagai arena angker buat gaco love bird fighter. Di gantangan ini, jarang ada gaco yang bisa ngekek sampai tembus durasi super.

 

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER A

 

Terlebih, sebutan di Garda BC dipakemkan sampai tiga sebutan. Misalnya, durasi masih disebut sampai tiga kali, yakni masih satu, masih dua, dan masih tiga. Durasi lanjut pun disebut tiga kali, begitu juga dengan sebutan panjang, super, dan terakhir ekstrim.

Poin untuk masing-masing sebutan juga tidak terlalu tinggi, sehingga untuk meraih poin di atas 300 relatif sulit. Tapi kesulitan ini bisa ditembus oleh Xenia, love bird josan andalan Rudy Hartono dari Kluper SF Jombang saat berlaga di Latber Spesial Garda BC pada hari Rabu, 30 Desember 2020 yang dimulai pukul 15.00 Wib.

 

JUARA KELAS CUCAK HIJAU A

 

Turun di kelas Love Bird Fighter A, Xenia menempati nomor 15. Xenia terpantau hanya ngekek dua kali, tapi durasinya tembus 1 menit up. Awalnya, Xenia hanya mencatat durasi lanjut tiga. Dua menit menjelang laga berakhir, Xenia kembali nembak dan mencatat durasi super 3.

Kartini, love bird hebat milik Haruko yang dikawal Kipli dan kawan-kawan, kali ini nyaris bungkam. Kartini yang selalu pakai jamper atau pasangan di atas gantangan, beberapa klai ngekek pendek dan sekali nembak di akhir penilaian dengan durasi lanjut dua.

 

VitaMix METABOLIS, atau lebih dikenal sebagai Metabolis Putih, cara baru, mudah, dan cespleng menggacorkan burung. Mudah didapat di kios-kios burung. Buktikan.

 

Selisih poin yang diraih Xenia untuk merebut podium satu dan Kartini yang mengisi posisi runner up beda jauh. Xenia meraih poin 400 sedangkan Kartini meraih poin 67. "Tadi pagi turun di Mancar BC, Xenia mencatat durasi istimewa tujuh," kata Uje yang dipercaya Rudy mengawal Xenia.

Tidak sekali ini Xenia meraih juara I, di sejumlah gantangan di Jombang Raya, nama Xenia cukup gemilang dan koleksi tropinya pun segudang. Padahal, dalam hal perawatan, tidak ada yang istimewa dari gaco berwana hijau standar atau josan ini.

 

JUARA LOVE BIRD M2

 

Karena Xenia hanya diberi makan milet putih polos, tanpa ekstrafooding atau EF, tanpa obat dan doping. "Untuk harian, Xenia hanya diberi pakan milet putih polos tanpa oplosan. EF juga tidak pernah dikasih. Hanya saat akan lomba, milet diganti dengan kenari seet," ungkap Uje.

Tapi, ada kekhususan dari perawatan Xenia hingga durasinya bisa panjang dan selalu tampil saat digantang. Di rumah, Xenia hanya hidup sendiri di dalam kandang berukuran 3 meter persegi dan baru dikeluarkan kalau ada rencana gantang.

 

JUARA MURAI BATU A

 

"Karena bocor, mudah ngekek, Xenia tidak boleh dengar suara burung, apalagi suara love bird. Karena itu di rumah tidak boleh ada burung lain. Di lapanganpun, saya harus menjauh agar Xenia tidak mendengar suara burung lain," tambah Uje.

Di lapangan, Xenia dimandikan dengan cara disemprot pakai handsprayer saat baru datang di lapangan, dan setiap kali selesai bertarung. "Saat naik gantangan, bulunya harus benar-benar sudah kering. Jadi kita harus bisa menghitung kapan saat memandikan dan membawa ke gantangan," kata Uje.

 

 

Gaco love bird lain yang terbilang bagus adalah Kasta milik Papoy dari Pasar Pon SF. Tapi gaco ini tidak turun di kelas Fighter, sehingga tidak pernah bertemu dengan Xenia ataupun Kartini. Kasta turun di kelas Love Bird Medium A dan B dan moncer di podium puncak atau nyeri juara I.

Sementara di kelas Love Bird M2, terjadi nilai sama antara Kemangi milik Dokleng dan Ambon milik Saif BIBC, sehingga untuk menetukan juara 1 dan 2 harus dilakukan lewat undian. Nasib baik berpihak pada Dokleng, sehingga Kemangi berhak memboyong tropi juara 1, sedangkan Ambon meraih tropi juara 2.

 

NIRWANA JUARA 1 KENARI A

 

Di kelas Cucak Hijau, Temon yang diusung Aak Sud dari Sumobito mampu memberi kejutan. Gaco yang digantang di nomor 21 ini kerap mengobral suara cililin dan kapas tembak berdurasi panjang. Juara I pun direngkuhnya. Sayang, di kelas B performanya sedikit redup hingga hanya mampu meraih juara II.

Di kelas Murai Batu, terjadi pertarungan sengit dan saling gusur antara SS dan Cobra. Di kelas A, SS yang dikawal Johan dari Joker FC berhasil melibas podium puncak mengalahkan Cobra milik Payet dari JT BC, dan Senden milik Wisnu dari Pandawa 05.

 

WAHYU KAJI RAIH TROPI BOB KENARI

 

Di kelas B, ganti Cobra yang tampil apik dan menggusur SS dari podium terhormat. Wisnu yang menurunkan gaco lain bernama Panthera, kembali harus puas membawa pulang tropi juara III. "Disyukuri saja, memang rejekinya baru segini," kata Wisnu yang identik dengan panggilan om jempol kecepit.

Hasil laga di kelas Kenari yang dibuka tiga sesi, kelas Kenari A, B, dan BOB, menjadi milik Nirwana yang jadi andalan Wahyu Kaji dari JBC Jombang. Gaco berdurasi mewah ini berhasil meraih tropi juara I di kelas Kenari A dan menjadi yang terbaik di kelas BOB. (RAFF)

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

JUARA CUCAK HIJAU B

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER B

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

 

 

KATA KUNCI: garda bc jombang lb xenia

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp