ANDRIE BOY (BAJU MERAH) & KRU TRIYONO


GALAMEDIA CUP #4: Menangnya Murai Batu Barongsay Sang Spesialis BoB dan Come Back-nya Guncang

Dua jago spesialis kelas utama kembali menggoyang Galamedia Cup Bandung, Minggu 19 Januari 2020. Barongsay yang merebut juara, adalah spesialis kelas BoB. Sementara Guncang yang jadi runner up, adalah peraih mobil di Prescup V.

Anda yang tinggal di blok barat, tentu tak asing lagi dengan nama Barongsay. Jago milik Andrie Boy yang hampir setiap lomba selalu berdua bersama Jacky (dalam data juara, nama pemilik ditulis Jacky Boy) ini selalu diturunkan di kelas BoB baik 36-G maupun 25-G.

“Tidak pernah turun di kelas yang pesertanya lebih dari 36. Jadi kita datang dari Bekasi ke Bandung, juga hanya turun satu kelas saja di sini,” ujarnya kepada burungnews, sesaat setelah menurunkan burung.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai    TOPSONG.

 

Pada 8 Desember misalnya, om Andrie menurunkan di dua event sekaligus. Pagi berangkat ke evenntya RI. Turun di kelas BOB tiket 1 juta, penampilan Barongsai disebut sangat bagus. Sayang dewi fortuna sepertinya belum berpihak. Om Jackie harus puas meraih ranking ke-3.

Masih di hari yang sama, om Andrie dan Jacky langsung bertolak membawa Barongsay ke event Kang Iwan Cup bersama NZR. Di sini, Barongsay kembali tampil ngotot. Para juri NZR pun memberinya bendera koncer dan mengantarkan Barongsay ke podium pertama.

“Esoknya sakit, tidak mau makan jangkrik. Baru Jumat mulai pulih, padahal terlanjur dibelikan tiket BoB di BnR Award yang 10 juta. Tiket mau kita jual kembali kesulitan, karena panitia waktu itu buka lagi kelas B. Akhirnya ya coba gambling saja kita turunkan, siapa tahu sudah mau tampil. Ternyata memang hanya mau tampil setengah saja, separuh yang lain masih agak kendor.”

 

 

Setelah cukup masa istirahat dan kondisinya benar-benar pulih, Andrie pun cukup pede menurunkan di Galamedia Cup 2020. Barongsay hanya ikut satu kelas, tiket 3,5 juta yang bila memenuhi kuota 36-G, hadiahnya mulai mobil.

Benar saja, penampilannya sudah seperti semula. Ngotot dari awal sampai akhir. “Kalau sudah tampil bagus, insya Allah tidak bisa dicuri itu. Keunggulannya begitu nyata terlihat dan terdengar sampai luar pagar, jelas sekali paling menonjol di antara musuh-musuh yang harus diakui juga burung-burung hebat juga.”

Dari catatan beberapa kejuaraan yang diraih, tampak bila Barongsay bukanlah burung spesialis EO tertentu saja. “Pada dasarnya tidak pilih-pilih EO, bahkan bila ada kelas BoB 25 atau 36 dan waktu serta persiapan memungkinkan, kita juga oke-oke saja turun jauh sampai ke luar blok.”

 

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

26 Januari besuk, Barongsay istirahat karena om Jacky merayakan Imlek. “Tanggal 2 Februari mulai cari-cari yang kelas BoB. Kalau belum mabung, Barongsay siap kembali gas ke Kagum Cup Bandung 8 Maret yang ada BoB hadiah Mobil juga, tapi kalau peserta kurang dari 36, hadiah mengikuti persentase mulai 45%, lebih adil tidak terlalu jomplang, lalu ada Malvin Cup pada 22 Maret di Taman Wiladatika hingga BnR Satoe Cup pada 19 April di lokasi yang sama,” imbuh Andrie.

Sementara itu, Andrie - Jacky juga memiliki jago baru yang sejak beli belum dimainkan, yaitu Batosay. Saat ini baru rampung mabung dan akan mulai show bulan Maret mendatang.

Itulah sekilas profil Barangsay. Mari kita runut lagi ke juara 2, yang diisi oleh Guncang milik Triyono dari BA BF Karawang.

Sebagian dari kita mungkin sudah melupakannya, sebagian lain mungkin samar-samar mengingatnya. Ya, nama Guncang memang pernah mengguncangkan jagad murai batu tanah air.

Guncang adalah peraih hadiah mobil di event Presiden Cup V tahun 2018 yang lalu. Jago yang waktu itu awalnya tidak diunggulkan, berhasil menyisihkan jago milik M. Kadafi dari Lampung, yang di kelas BoB 36 G menjadi jawaranya.

 

Hindari PENYITAAN dan SANKSI HUKUM lainnya!

Daftarkan CUCAK HIJAU (dan burung DILINDUNGI lain yang sudah dimiliki sebelum P/20 2018, atau bulan Agustus 2018),  MUDAH  dan  GRATIS. Cek syarat, cara, dan tempat pendaftarannya. KLIK DI SINI

 

Setelah lebih dari satu tahun “menghilang”, Guncang kembali muncul ke permukaan. Berangkat ke Galamedia Cup, Triyanto kembali membawa Murai Batu yang membesarkan namanya tersebut. Kenangan manis di Parkir Timur Senayan tentu saja masih memberkas kuat di benak Triyanto.

Begitu digantang, Guncang langsung tancap gas. Dengan gayanya “sujud”-nya yang khas, membuatnya tampil beda dan mudah mencuri perhatian, memancing banyak mata untuk lebih memperhatikannya.

Belum lagi dengan gelontoran variasi lagu isian, ditunjang volume keras dan durasinya sekali ngerol bisa tembus 2 menit. Itulah yang menjadi senjata andalan untuk menyerang sekaligus menangkis serang lawan.

Melihat penampilannya gaco yang menempati nomor gantangan 42, Triyanto pun mengaku optimis bila partisipasi Guncang kali ini tidak sekadar jadi penggembira saja. Ia punya keyakinan akan ada sesuatu yang bisa dibawa pulang dan membuatnya bisa bangga.

 

 

Saat-saat menegangkan pun terjadi. Bendera nominasi sudah didapat, tinggal menunggu para juri menancapkan bendera koncer. Hatinya bersorak saat bendera koncer A atau warna merah mulai menghampiri dan menancap di bawah Guncang.

Ternyata, bendera Merah terbagi, dan setelah dihitung total poinnya kalah. Apa boleh buat, Triyanto harus mau menerima menjadi rangking ke-2, meski di matanya, Guncang tampil sangat luar biasa.

 

TRIYANTO, GANTANG SENDIRI MB GUNCANG

 

 “Kecewa pasti ada, itu ungkapan hati saya yang jujur. Tapi gak apa-apa, kita menghargai semua keputusan juri. Mungkin belum hokinya. Saya juga tahu betul Barongsay burung kualitas, layak menjadi juara.”

Sepanjang jalannya lomba, Triyanto mengaku tidak hanya melihat burung sendiri saja, tapi juga memantau burung lainnya. “Kebetulan ada yang mendokumentasikan penampilan Guncang, makanya nanti akan saya cek di mana letak kekurangannya. Di luar itu, dari lubuk hati terdalam, saya juga ingin menyampaikan ucapakan selamat kepada Barongsay atas capaiannya yang luar biasa. Next, kita akan kembali bertarung lagi, tentu dalam atmosfer persaingan yang positif dan fairplay,” ujar Triyanto dengan sikap tenang.

 

 

Patut kita contoh apa yang dilakukan Triyanto. Tentu wajar bila ada sedikit rasa kecewa, namun Triyanto tetap leogow, tenang, dan bahkan mau mengakui keungulan lawan.

Tidak ada komplain berlebihan apalagi sampai memancing emosi peserta yang lain. Bagi Triyanto, hobi termasuk penerapannya dalam mengikuti lomba, adalah bagian dari ajang mempererat silaturahmi dan saling berbagi ilmu serta pengalaman. Pengalaman-pengalaman seperti ini, malah menjadi motivasi untuk berusaha lagi mengorbitkan gaco-gaconya di event berikutnya. [konfirmasi berita, 08170251279 / wa]

 

JUARA GALAMEDIA CUP BANDUNG 2020, KLIK DI SINI

BROSUR ANDHANG PANGRENAN PURWOKERTO, KLIK DI SINI

BROSUR SWEET VALENTINE JOGJA, KLIK DI SINI

BROSUR BENZ WIRA CUP 2 PURWOREJO, KLIK DI SINI

BROSUR BnR SATOE CUP, KLIK DI SINI

 

Jangan sampai ketinggalan sama yang lain. Segera dapatkan  TWISTER  di  kios-kios terdekat. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline  08112663908.

 

KATA KUNCI: galamedia cup bandung 2020 mb barongsay mb guncang andrie boy jacky cen kagum cup

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp