AGUS SUKOREJO, MR TITO & HADIAH UTAMA MOBIL


DREAM SENGON CUP I, #1

Secara Lomba Mr. Tito Sangat Puas, Tapi Sedih Karena Merasa Bukan Hari Miliknya ... Loh?

Wajah Mr. Tito Dream Sengon tampak berbinar, usai kelas utama murai batu Dream Sengon yang memperebutkan hadiah Mobil berakhir. Tapi beberapa jam kemudian, ia mengungkapkan kesedihan dan kegalauan karena merasa sedang tidak hoki. Ada apa?

Kepuasan sekaligus kebanggaan benar-benar memang terpancar dari rona wajah Mr. Tito. Ia menebarkan senyum kepada setiap orang yang dijumpainya. Senyum yang benar-benar alamiah, jauh dari kesan dibuat-buat.

 

STATUS FB MR TITO SOAL HADIAH UTAMA

 

Burungnews pun mencoba menanyakan, untuk mengetahui secara pasti perasaannya saat itu. Dengan muka berbinar dan penuh semangat, Mr. Tito pun menjawab. “I am very-very happy. Saat ini saya benar-benar sangat senang, puas, bangga. Saya sudah menuliskan kok kepuasannya di status facebook,” jelasnya.

Ada dua hal yang membuat ia mengaku sangat lega. “Pertama, hadiah mobil keluar. Jadi ini sudah membantah semua keraguan pada BnR. Saya kira sampai tadi pagi sebelum kelas ini benar-benar berlangsung, masih ada keraguan sebagian pihak, meskipun sejak hari Jumat sudah ditegaskan bila mobil pasti keluar, juga tadi pagi saat memberi sambutan kembali ditegaskan lagi bila mobil dan motor pasti keluar. Nah, lomba sudah rampung dan si pemenang benar-benar mendapatkan haknya. Jadi beragam isu bahwa nanti akan ada satu atau dua burung yang tidak digantang supaya hadiah mobil tidak keluar, sudah terbantahkan.”

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Hal kedua yang membuat Mr. Tito merasa lega, adalah karena peraih juara memang benar-benar burung yang berhak. “Saya kira semua yang hadir tadi mengakui bila sang juara memang burung yang layak, hasil yang cukup fairplay menurut saya. Tentu saja, mungkin ada yang merasa kurang puas, sesuatu yang wajar dan manusiawi. Nah, kan sebelumnya, juga ada tuduhan bila di kelas utama, sudah diseting sedemikian rupa untuk memenangkan burung bos. Buktinya, pemenangnya malah orang Sukorejo, sebuah kota kecil di Kendal, bahkan si pemiliknya tadi mengaku sebagai orang ndeso.”

Bantahan terhadap dua hal itulah yang membuat Tito mengaku benar-benar merasa lega, puas, dan bangga secarar luar biasa. “Pokoknya, saya senang sekali karena hari ini gelaran Dream Sengon bisa membuat pembuktian, sekaligus juga bantahan terhadap hal-hal miring yang seakan-akan pasti bakal terjadi. Saya mengucapkan selamat dan apresiasi untuk BnR Indonesia.”

Tapi, beberapa jam kemudian ...

 

 

Mr. Tito menyampaikan sesuatu dengan nada rendah dan galau. “Hari ini sepertinya bukan hari saya,” ujarnya setengah berbisik. Maksudnya, kenapa memang?

“Tadi saya mencoba menawar burung yang juara 1, Anak Lanang apa ya namanya. Tetapi tidak dikasih. Tepatnya si pemilik masih meminta lebih tinggi lagi. Jujur hati saya belum sampai kalau harus membayar sebesar itu,” ujarnya.

Tito lantas bercerita, awalnya ia menawar 300 juta, Agus Sukorejo si pemilik, hanya tersenyum. Penawaran terus naik hingga mentok pada angka 750 juta. Ternyata Agus tetap bergeming, belum mau melepas.

“Dia kekeh minta 1,5 milyar. Sedih saya hari ini gagal mendapatkan apa yang saya impikan. Ini bukan hari saya rupanya, belum hoki.”

 

NEGOSIASI ANAK LANGAN (dok. leo-warta hobi)

 

Anak Lanang, sebenarnya jago yang sudah cukup matang. Meski relatif jarang lomba, ia beberapa kali menang di event-event penting. Misalnya di Piala Kajari Semarang, BnR Award Jakarta, Soeharto Cup di Borobudur, selain beberapa event lokal. Dia juga disebutkan burung yang sudah masuk kandang ternak, dan dicabut dari kandang saat hendak dilombakan.

 

DATA JUARA DREAM SENGON CUP I,  KLIK DI SINI

KATA KUNCI: dream sengon cup 1 mr tito anak lanang

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp