PANITIA DAN JURI ANNIVERSARY HANDAYANI BC


ANNIVERSARI HANDAYANI BC GUNUNGKIDUL

Dewa Petir Sapu Bersih Cendet, CH Wisanggeni Nyaris Nyeri

Area Ex Terminal Lama Baleharjo, Wonosari, Gunung Kidul dipadati Kicau Mania. Selain peserta lokal Gunung Kidul, hadir pula sejumlah kicaumania luar kota.

Banyak kicaumania yang tertarik mengikuti gelaran Anniversary Handayani Bird Club, pada hari Minggu 8 Mei 2022. Lomba berlangsung dengan tertib, begitu burung digantangkan para peserta langsung keluar area gantangan.

 

SUASANA LOMBA ANIV HANDAYANI BC

 

Semua memantau dan menyaksikan jalannya lomba dari luar pagar, tenang, nyaris senyap tanpa teriakan. Benar-benar hanya suara burung yang terdengar jelas.

Sebelum kelas Cendet dinaikkan, beberapa perwakilan peserta diminta merapat ke area gantangan untuk sosialisasi Pakem Penilaian yang akan digunakan. Setelah semua clear dan paham, baru dimainkan sesi Cendet Tantangan 24G.

 

ADAM. SUKSES KAWAL DEWA PETIR

 

Peserta yang tertib dan tenang, membuat kinerja juri lebih fokus dalam menilai. Di akhir akhir penilaian selesai, koncer A jatuh kepada Dewa Petir, gacoan milik H. Rahman Hidayat dari Gerobag SF yang dikawal Adam.

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk murai batu, hwamey, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya, termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

 

Tak hanya berhenti di situ. Perfoma dan penampilan Dewa Petir diuji dalam gelaran kali ini, namun dapat dibuktikan dengan menunjukkan kestabilannya. Main 1 titik, gerojok bongkar materi andalannya sejak awal gantang.

Cendet berada di kandang Koi ini akhirnya sapu bersih 2 sesi yang dibuka dalam lomba ini. Selain  Dewa Petir, gaco lainnya yang bernama Dewa Judi juga sukses meraih juara 3 di sesi Cendet Handayani.

 

GEROBAG SF DEWA PETIR HATRIK

 

Penampil lain yang mencuri perhatian adalah cucak hijau Wisanggeni. Berada gantangan 37, Wisanggeni terpantau tampil apik di kelas Jawara. Sejak digantang, langsung bongkar materi andalannya hingga akhir penilaian.

Setiap juri yang melintas di bawahnya tampak terpesona, dan terlihat langsung memberiktan tanda di lembar penilaian. Tak mengagetkan bila di akhir penilaian, para juri tanpa ragu menancapkan koncer A.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Wisanggeni adalah gaco handal milik H. Fajar Bintang Gading yang kali ini dikawal Danu. H. Fajar juga dikenal memiliki sekolah murai batu BG Mastering. Wisanggeni sudah kerap juara di luar kota, namanya juga dikenal dan disegani lawan.

“Cuma main 2 kali mas, biar gak kesorean pulangnya. Yang sesi kedua tadi masuk di nomor 2 karena drop akhirannya” ucap Danu saat ditemui di pedok.

 

DANU. SUKSES KAWAL WISANGGENI

 

Jauh-jauh dari Klaten membuahkan hasil buat Edy KMC beserta gacoannya. Di sesi akhir, sukses mencuri perhatian juri lewat aksi murai batu Mahadewa. Aksinya stabil, melantunkan materi-materi andalannya hingga keluar sebagai juara kedua di kelas Jawara.

 “Penuh perjuangan tadi mas. Sesi awal udah main enak malah sebelahe nebok. Terus sesi dua awal enak akhirannya gembos. Mungkin efek mau mabung soale ini udah genap satu tahun dari mabung terakhirnya,” ucap Edy saat antri ambil piagam.

 

EDY KMC. MAHADEWA RUNNER UP

 

Ferry Satrio Jogja tersenyum puas akan kinerja beberapa gaco lovebirdnya. Rupanya, ia merasa tak sia-sia membawa banyak burung, masih mampu bersaing dengan rival-rivalnya.

Maharani gaconya yang main di Lovebird Umum, nyaris nyeri juara 1.  “Ini bawa 8 ekor lovebird mas, main all class yang, zonk cuma di kelas fighter saja tadi,” ucapnya saat mau pulang.

 

FERRY SATRIO JOGJA BORONG JUARA DI KELAS LOVE BIRD

 

K2K SF juga hadir ke kota gaplek Wonosari. Ia membawa 2 ekor gaco cucak hijau. Cuaca yang cukup panas lalu tiba-tiba gerimis membuat gacoannya tidak kerja maksimal di sesi awal.

Di sesi akhir, baru mau nampil dengan sisa sisa tenaganya. Girly yang main sebelahan dengan Anak Pasar gacoan milik Opank SOS Klaten, saling berbalas materi andalannya. Di akhir penilaian, bendera A pecah terbagi untuk 2 burung tersebut.

 

K2K SF. CH GIRLY MAMPU BERSAING

 

Girly harus puas berada di urutan kedua, di bawah Anak Pasar yang raih juara 1 kelas Baleharjo. Hasil ini sudah cukup membuatnya puas dan bangga.

Di kelas lainnya, Guntur tersenyum puas karena gacoannya murai batu Sang Biru sukses raih juara 1 dan 2 di kelas utama. Hoki rupanya juga menyertainya, memenangkan doorprise sepasang trotol murai batu dari RM. Opor Kuliwer.

 

 

Undian doorprise jatuh kepada nomor gantangan 43. Ternyata ,itu adalah nomornya Sang Biru saat main sesi A. “Ini lagi harinya Sang Biru, disyukuri, seperti baru dapat bonus THR,” ujarnya sambil tersenyum.

Ditemui di akhir acara, Cak Parno mengungkapkan bahwa gelaran kali ini sukses tanpa ada protes dari peserta. “Seperti yang jadi ciri khas di sini, tim juri kita menilai bukan untuk mencari kesalahan burung, tapi cari kualitas yang layak juara.”

 

GUNTUR. SANG BIRU NYARIS NYERI DAN DAPAT DOORPRISE SEPASANG TROTOL

 

Ke depannya Handayani BC akan menyiapkan kemasan lebih menarik. “Ocehan, terutama cucak hijau dan cendet, mungkin all class kita buat hanya 24-G.”

Yudi Basuki selaku ketua panitia Anniversary Handayani BC mengucapkan terima kasih kepada para kicaumania yang telah hadir. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada para sponsor yang telah mendukung gelaran ini.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

“Mohon maaf bila masih ada kekurangan di sana-sini. Ke depan, kita akan menyiapkan lebih baik lagi, baik secara kemasan, juga secara penjurian yang akan dikendalikan langsung oleh Cak Parno. Pokoknya, kita ingin memberikan yang terbaik untuk para kicaumannia.”

Banyak kicaumannia yang akan melanjutkan kiprahnya di sejumlah event. Mulai dari Piala Danjen Kopassus pada 15 Mei besuk, dilanjutkan Wawan BRI Cup 2 Magetan pada 22 Mei yang akan menerapkan (sebgian kelas) 24-G, ajuan koncer  terbuka, direkap terbuka, 4 juri tanpa korlap, jarak peserta dan burung dekat.

Setelahnya di gantangan Prambanan BC akan berlangsung Piala Pangsar Soedirman (29/5), Hitam Putih di Balekambang Solo pada 5 Juni, Piala Pakualam Yogyakarta 19 Juni yang laju pesanan tiketnya dilaporkan mulai deras.

 

DUTA PAKUALAM TURUT MERAMAIKAN GELARAN

 

KING 99. MONCER DI KELAS MURAI DAN CENDET

 

SEDULUR SF. JAMBRONG JUARA 1 LOVE BIRD FIGHTER

 

BOLOMANUK. HAJAR JAHANAM NYERI

 

Khusus buat kicaumania yang tak mau juara tapi harus setor odengan, atau yang bosen kalah dari burung odengan... ke Wawan BRI Cup 2 tempat paling cocok, Minggu 22 Mei 2022. Segera Hubungi Mbah Cengoh, 0813.2923.8484.

G-24, Juri 4 orang, 4 blok, tanpa korlap, ajuan koncer A-B-C terbuka, difilter dengan rekap secara terbuka, ajuan sendirian dibuang, peserta dekat gantangan/burung, akses media bebas (ikut mengawasi lomba). Tak ada yang seberani di sini!

BROSUR LENGKAP DAN JADWAL TERBARU, KLIK DI SINI

 

BULUK RUNNER UP KELAS KENARI KALITAN

 

TOBING RK. JUARA 1 CUCAK HIJAU HANDAYANI

 

TIWOL NYARIS NYERI DI KELAS LOVEBIRD FIGHTER

 

 

 

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

 

KATA KUNCI: handayani bc wawan bri cup 2

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp