RONALD, ACHUN & KRU. MARQUEZ JUARA LINTAS BLOK, LINTAS EO


RONALD OWEN, MARQUEZ REBUT KELAS UTAMA KHOFIFAH CUP

Bukan Jago Kandang, Rajin Turun Lintas Blok dan EO

Semakin banyak EO yang menggelar lomba, tentu membuat pilihan semakin banyak. Bagi Ronald Owen, lebih menggairahkan lagi saat sejumlah EO juga mulai ikut meramaikan kelas anis merah.

Baginya sebagai pelomba, turun di mana pun, apa pun EO-nya tidak ada masalah. “Pada prinsipnya kami tidak pilih-pilih EO. Selain di PBI, juga sudah sering turun dan juara di BnR, Ronggolawe, RI, RGN, dan lainnya.”

 

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Sejauh ini bila ada kelas anis merah dan dimasukkan kelas prestis, ia berusaha untuk turun. Apalagi bila jauh hari sudah ada komunikasi dengan sesama pemain anis merah lainnya.

Hobi burung berkicau, terutama anis merah, memang seperti “gen” yang diturunkan dari ayahnya, Achun Owen. Achun dikenal sebagai salah satu tokoh kicaumania, terutama anis merah, selain jenis lainnya seperti kenari (termasuk masternya dari campuran impor), anis kembang, dan murai batu.

 

Sambut kehadiran TEAM PROMO  TWISTER  di event-event terpilih, termasuk Balekambang Kumandang Surakarta, 24 November dan BnR Award 15 Desember. Dapatkan sampelnya, coba dan buktikan kualitasnya, berikan respon melalui hotline  08112663908.

 

 

Di sejumlah event, sang Ayah memang masih ikut mengawalnya. Termasuk di Piala Raja dan Khofifah Cup 27 Oktober yang lalu. “Kalau bapak, sebenarnya lebih karena kangen pengin ketemu sama kawan-kawan lama. Kalau urusan teknis burung sih sudah sepenuhnya diserahkan ke saya.

Beberapa jago yang sekarang jadi andalan, antara lain adalah Cassanova dan Marquez. “Cassanova mabung setelah terakhir nyeri di MJA Cup dan runner-up di Bandung Lautan Api. Keduanya event BnR. Sekarang yang sedang on fire adalah Marquez, yang tampil perdana dan langsung merebut juara di Piala Cisadane Tangerang.”

 

 

Marquez pula yang digadang-gadang bisa tampil maksi dan merebut gelar juara di Khofifah Cup, event paling prestis yang menjadi kebanggaan kicaumania Jawa Timur. Meski ada beberapa lomba pada 27 Oktober, Khofifah Cup juga terbukti menjadi event yang paling mencuri perhatian kicaumania tanah air.

Begitulah, penampilan Marquez di babak final kelas utama anis merah Khofifah Cup pun terus membuat jantung para penonton, terutama Ronald dan para pendukungnya, berdetak lebih kencang dari biasanya.

 

 

Apalagi, lawannya tidak bisa disepelekan. Sejumlah burung papan atas yang juga sama-sama diunggulkan, juga ikut meramaikan persaingan. Di menit-menit awal, Marquez tampak memilih tampil aman, sambil mengukur kekuatan lawan-lawannya.

Makin ke depan, Marquez tampak makin ngegas, begitu terus sehingga selalu bisa mengimbangi lawan-lawannya. Sekitar tiga perempat menjelang penilaian berakhir, Marquez benar-benar semakin tampil sejadi-jadinya. Gasnya digeber penuh. Lagu-lagunya andalannya digelontorkan dengan nada yang enak didengar, teler kanan-kiri sampai mentok dan lagunya selalu ngisi, nyaris tanpa jeda.

 

MAXIMUM. Pakan Jangkrik yang praktis, membuat jangkrik lebih sehat dengan kandungan nutrisi terstandar. Lihat video tutorialnya.

 

Ibarat di trek balap, Marquez terus meliuk-liuk melewati beberapa lawan yang jadi pesaing beratnya sejak awal. Lalu berlari sekencang-kencangnya meninggalkan lawan hingga finis di garis terdepan. Begitulah, para juri memberikan koncer A tepat di bawah Marquez. Ronald dan kawan-kawan girang, hingga langsung melompat pagar untuk merayakan kemenangannya.

“Senang sekali, terima kasih buat semua yang telah mendukung kami,” ujar Ronald.

Berikutnya, setelah melihat balapan motor kasta tertinggi dan melihat Marquez unggul setelah melewati pesaing utamanya Vinales di menit-menit akhir, Ronald pun merasa seperti ada kesamaan. “Ini sungguh seperti de javu ya, kemenangan duo Marquez kok mirip, ditentukan di menit-menit akhir. Dari awal sampai menjelang akhir hanya berusaha menjaga jarak, barulah menjelang berakhir tancap gas memaksimalkan semua potensi yang dimiliki.”

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai  TOPSONG.

 

Kini, Ronald pun semakin pede menatap event-event berikutnya. “Sekali lagi, sebagai pemain prinsipnya kami siap turun di mana saja, EO mana pun, sepanjang jagoan kami memang sedang dalam kondisi. BnR Award misalnya, sejak jauh hari kami juga siap meramaikan, juga sudah mendaftar termasuk kelas utamanya. Kalau ada yang menyebut pemain tertentu yang hanya berani turun di EO tertentu, kami tidak tahu, jelas dan pasti bukan kami itu,” tandas Ronald.

 

DATA JUARA KHOFIFAH CUP, LAP A,  KLIK DI SINI

DATA JUARA KHOFIFAH CUP, LAP B,  KLIK DI SINI

KATA KUNCI: ronald owen achun owen anis merah marquez khofifah cup

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp