GILANG RSD SOLO DAN CENDET PLUS-PLUS


PIALA CANTING 6 DI SEMARANG, #3

Rebut Juara 1, Cendet Plus-Plus Mantap ke Anniversary KHI dan Mahadewa Sumenep

Prestisnya event Piala Canting membuat Gilang RSD, salah satu pengurus PBI Surakarta, mengutus Kempong untuk melawat, membawa salah satu amunisi terbarunya, cendet Plus-Plus. Hasilnya tak sia-sia, Plus-Plus meraih juara 1.

Menurut Kempong, burung ini baru sekitar sebulan dibeli dan diambil, bersamaan dengan keikutsertaannya di event Road to Bolali Cup bersama PBI Sragen. “Di Sragen kebetulan nyeri juara 1. Tapi kami memutuskan untuk beli bukan semata lantaran baru juara 1 dua kali,” jelas Kempong, sang mekanik.

 

 

Menurut Kempong, sang bos Gilang RSD cukup sabar menunggu, karena memantau Plus-Plus sekitar satu tahun lamanya. Mantaunya sejak gelaran Piala Cisadane 1 di Tangerang. Waktu itu juara 3, 4, dan 5.

“Memang betul, kita pengin dapat jago yang benar-benar oke, tidak mau tergesa-gesa. Selain mencari kualitas, tak kalah penting kan juga seberapa stabil, rawatannya ribet tidak, gampang nampil tidak. Itu sebabnya perlu mantau cukup lama. Beruntung, belum keburu pindah tangan ke orang lain.”

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

Meski banyak pilihan lomba di hari yang sama, Gilang dan Kempong sengaja memilih Piala Canting 6 untuk menerjunkan Plus-Plus. “Tentu banyak pertimbangan. Mulai prestis event ini, terus kita juga penasaran pengin ketemu lawan-lawan Pantura yang terkenal sangar-sangat kan cendetnya.”

Kempong tetap memilih hadir kendati sempat muncul kabar pindah lokasi hingga dua kali dalam satu hari. “Jujur, kami kasihan juga dengan Pak Egih dan panitia lainnya, dibuat pontang-panting untuk mengurus lomba ini supaya bisa terlaksana sampai selesai.”

 

 

Selama puluhan tahun jadi pelomba, Kempong mengaku baru kali ini mau lomba dibuat ikut pontang-panting. ”Tapi salutlah, akhirnya tetap terlaksana meskipun ya minimalis. Kalau saya pribadi sih maklum. Saya kan sering ikut kepanitiaan, dalam kondisi normal saja pusing, apalagi ini benar-benar upnormal.”

Meski mahfum bila lawan yang bakal dihadapi burung-burung kelas berat, Kempong merasa pede karena Plus-Plus pun punya materi yang oke, mudah tampil, gaya anteng tidak banyak polah, volumenya juga tembus.

 

 

“Permainan roll speed-nya bisa dibilang istimewa. Lagu isiannya ciamik, seperti suara kunti dan gereja tarung yang dimainkan berulang panjang-panjang. Asal mau maksimal, saya optimis bisa bersaing dengan burung-burung papan atas,” tandas Kempong.

Begitulah, cendet Plus-Plus merebut juara 1 di kelas Tujuh Rupa, berbagi dengan Super Sonic milik Aries Ngesrep yang menang di kelas Jlamprang. Aries Ngesrep adalah pemain lawas, sudah main cendet selama 3 zaman sejak era 90-an. Banyak burung cendet orbitan tangan dingin Aries Ngesrep yang kini berada di tangan bos besar dan jadi burung legendaris.

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk cendet, hwamey, murai batu, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

INGAT! Sekarang sudah tersedia kupon / vocher hadiah langsung tanpa diundi dalam kemasan semua varian TWISTER. Dapatkan ratusan hadiah menarik seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku sampai 31 Desember 2021.

 

Raihan juara di Piala Canting pun jadi modal berharga bagi Gilang RSD untuk menyasar gelaran berikutnya. Kempong bersama Plus-Plus bahkan bersiap dikirim ke sejumlah event mulai gelaran akbar dan prestis Anniversary KHI Istimewa 20 Juni, terus gawenya Mahadewa Sumenep Madura, kemudian lanjut lagi ke Mega Koalisi PBI Magelang, dan tentu saja juga berangkat ke Piala Cisadane 2 Tangerang pada 22 Agustus.

“Madura kan sampai sekarang masih jadi nerakanya kelas cendet. Jadi kita juga pengin uji nyali seberapa mampu Plus-Plus bersaing pada laga keras di Sumenep. Itu mungkin bakal jadi pertarungan terberat bagi Plus -Plus. Kalau bisa lulus di Sumenep, sepertinya daerah lain akan lebih mudah dilalui.” [maltimbus]

 

JUARA PIALA CANTING 6 DI SEMARANG, KLIK DI SINI

BROSUR DAN JADWAL ANNIVERSARY KHI ISTIMEWA, KLIK DI SINI

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

KRU ARIS NGESREP UNGARAN. SUPER SONIC JUARA KELAS JLAMPRANG

 

Ingat, ingat, rugi dan menyesal kalau sampai melewatkan yang satu ini... Piala Cisadane Jilid Duo Tangerang, Minggu 22 Agustus 2021.

Tersedia TIKET 20 RIBU hadiah 2 JUTA utuh tanpa potongan (anis merah, murai batu, cucak hijau, kacer, kenari, murai batu ring silver). Kelas lainnya tiket mulai 100 ribu, 200 ribu, 300 ribu, 500 ribu, 1 juta, 1,5 juta, dan 2 juta.

Murai batu main 8 kelas, cucak hijau dan anis merah 7 kelas, kacer 6 kelas, jenis burung lain masing-masing 3 kelas.

Tunggu informasi lebih lanjut!

 

KATA KUNCI: piala canting 6 cendet plus-plus

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp