MR BIMA DKK SOLD OUT, CH BANYUMILI DIBURU PEMINAT, BELUM DILEPAS (dok elbird)

PIALA AKARATU KLATEN, #6

CH Banyumili, Pelapis Quatrixx yang Pamornya Makin Kinclong

Di Piala Akaratu, banyak jago-jago top hadir dan bintangnya bersinar terang. Di kelas Cucak Hijau, tentu tak salah bila menunjuk pada nama Banyumili. Gaco milik Mr. Bima dari Sold Out ini meraih juara 1, peringkat 4, dan 5.

Secara umum, banyak burung bagus yang turun, kekuatan cukup merata, persaingan pun jadi ketat. Juara diraih bergantian dari satu burung ke burung yang lain. Ketika Banyumili meraih peringkat 4 dan 5, adalah kelas yang membuka sampai 60-G.

“Dari tiga kali penampilan, sekali tampil maksimal sekali, jadi bisa juara 1. Dua kelas lainnya, sebenarnya juga masih tampil bagus, tapi ada sempat sebentar mengendor, di saat yang sama musuh-musuhnya juga banyak yang tampil bagus, itu pesertanya 50an, hampir full 60-G,” terang Bima.

 

 

Secara umum, Bima mengapresiasi gelaran Piala Akaratu, yang menjadi rangkaian Anniversary ke-7. “Terlihat Akaratu terus berkembang maju. Secara fisik gantangan, sekarang megah dan keren sekali, sudah dilengkapi piranti buka tutup elektrik permanen. Saya kira ini gantangan terbesar dan satu-satunya yang memiliki kapasitas full 60-G.”

Secara penjurian juga sudah ada kemajuan. “Memang harus diakui, masih ada beberapa teman yang mengeluh. Bahasanya merasa kurang terpantau dan semacamnya. Tapi namanya lomba, di mana pun, selalu ada yang merasa kurang puas. Apa yang terjadi di Piala Akaratu, masih dalam batas sangat wajar, secara umum lomba juga masih terkendali kondusivitasnya, kendati terutama di kelas-kelas yang 60-G masih terdengar teriakan. Saya yakin teman-teman Akaratu juga pasti akan terus melakukan evaluasi, menampung semua keluhan dan masukan untuk terus berbenah,” imbuh Bima.

 

SEBAGIAN TROPI DAN PIAGAM CH QUATRIXX

 

Sold Out, sejatinya tidak hanya mengandalkan Banyumili. Mereka lebih dulu sudah mengandalkan Quatrixx. Jago milik Agus GP (Griya Prima) ini sudah mengoleksi banyak sekali prestasi.

Sayangnya, Quatrixx masih dalam masa mabung sehingga belum bisa ambil bagian di Piala Akaratu kali ini. “Kalau sama-sama sedang kondisi, Quatrixx sedikit di atasnya Banyumili dalam hal perfoma dan kulaitas. Jam terbang dan prestasi juga lebih banyak. Namun Banyumili juga tak bisa diremehkan, sangat mampu menjadi pelapis sekaligus suksesor Quatrixx,” terang Bima lagi.

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

Sembil menunggu kesiapan Quatrixx, Banyumili akan diturunkan ke sejumlah event di blok tengah. “Ada beberapa yang mengaku tertarik. Kami sih minta supaya dipantau lagi lebih seksama di event-event berikut, supaya kalu berminat, benar-benar memang merasa mantap.”

Beberapa event di blok tengah yang kudu dipanteng dan dipertimbangkan untuk diikuti, mulai dari Sragen Bangkit (31/12/2023), Tribut to Nanang Tobil di gantangan RI Kedulan Kalasan (Senin 1 Januari 2024), Pelangi Fiesta di Manisrenggo Klaten (7/1), Piala Ratu Kalinyamat Jepara (14/1), hingga Gangga Cup 1 Sukoharjo (28/1). [maltimbus]

 

DATA JUARA PIALA AKARATU KLATEN, KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: piala akaratu klaten ch banyumili ch quatrixx

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp