PBI SRAGEN LOKAL TERKENDALI, #6: Ngorbit Bersama Trio Cucak Hijau, Rudy Jago Siap Merapat ke Piala Canting

Rudy Jago dari Solo, cukup dikenal sebagai kicaumania yang sangat fighter, berani turun lomba ke mana saja, apa pun EO-nya. Setelah jago-jagonya bertengger di papan juara PBI Sragen Lokal Terkendali (16/8), gelaran Piala Canting Pekalongan bersama Ronggolawe Nusantara jadi incaran berikutnya.

Di Sragen, tiga jago cucak hijau milik Rudy Jago benar-benar menunjukkan eksistensinya sebagai jago yang sanggup bersaing dengan burung papan atas lainnya. Speed Jago nangkring di urutan ke-1, Temoxs menempati urutan ke-2 dan k-4, satu lagi New Raja Getar berada di posisi ke-3.

 

 

 

“Cukup puas dengan hasil hari ini, 3 jago cucak hijau yang kebetulan lagi siap langsung saya bawa semua,” terang Rudy kepada burungnews di sela-sela lomba yang berlokasi di Techno Park Sragen.

Menurut Rudy, sejak awal cukup optimis karena ketiga jagoannya memang sedang top perfom. “Saya sadar di sini musuhnya juga bagus-bagus. Turun di PBI itu berat, meski skala lombanya lokal, tapi peserta biasanya burung-burung top. Kalau burung sedang kurang fit, sulit bisa tembus juara. Beruntung kali ini kondisi burung sedang bagus, sehingga kualitasnya juga bisa ditunjukkan dan itu tak bisa dicuri,” imbuhnya.

 

 

Hasil ini pun membuat Rudy merasa semakin pede dan optimis untuk melawat ke event akbar berikutnya. “Rencana kami siapkan lagi semua jago-jago yang kondisi buat bertarung di Piala Canting Pekalongan, 6 September atau sekita 3 pekan lagi. Mohon doa dan dukungannya semoga semua lancar, jago-jago dalam kondisi dan mau tampil maksimal, tentu juga butuh keberuntungan juga supaya burung bisa kembali meraih prestasi terbaik.”

Sikap pede dan optimis dari Rudy Jago bersama team yang mendukunganya, bukan berarti meremehkan musuh yang bakal dihadapi. “Kita juga sangat paham, bertarung di Pantura itu sangat berat. Lawan-lawan dari Pantura sisi Barat itu istimewa-istimewa, tetapi kita agak buta juga dengan kekuatan mereka karena jarang ketemu. Makanya ini jadi tantangan tersendiri dan semakin membuat semangat kami makin terlecut.”

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Sebagai informasi tambahan, sejumlah kelas favorit di Piala Canting sudah dilaporkan habis tiketnya atau sold out, sementara kelas lainnya rata-rata sudah terpesan di atas 60 persen. Bagi Anda yang berencana ke sana dan belum pesan tiket, segera saja sebelum kehabisan.

Panitia juga akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sejak masuk gerbang akan diperiksa apakah sudah memakai masker, serta cek suhu tubuh. Di lapangan, juga tersedia beberapa titik untuk cuci tangan, dan semua yang berada di area lomba akan diminta secara terus-terus menerus untuk bisa saling jaga jarak yang aman.

 

JUARA DI PBI SRAGEN LOKAL TERKENDALI, KLIK DI SINI

BROSUR DAN JADWAL PIALA CANTING, KLIK DI SINI

 

 

KATA KUNCI: pbi sragen lokal terkendali rudy jago

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp