BAMBANG AB GALEH PEKALONGAN. SUKSES DI KANDANG BREEDING & LAPANG


MURAI BATU RAJA TEGA & PESONA 56

Juara di Bali Shanti dan Ramadhan Ceria Sleman itu Ternyata Indukan yang Sudah Produksi

Ramadhan Ceria sudah digelar sepekan lalu, namun kisahnya masih terus bergulir. Salah satunya prestasi yang diraih oleh murai batu Raja Tega dan Pesona 56, gaco milik Bambagn AB Galeh Pekalongan yang memborong 3 kelas murai. 

Kedua jagoan itu tampil garang, dengan segudang amunisi terbaiknya yang dimuntahkan sejak awal gantang hingga juri mengakhiri penilaian. Gaya juga mewah dalam membawakan irama lagunya, hingga sujud-sujud. Banyak orang yang terkesima saat melihat penampilannya.

 

BAMBANG GALEH & KRU. BORONG JUARA DI RAMADHAN CERIA

 

Raja Tega turun di kelas murai batu Ramadhan, kelas utama, belakangan ini memang sedang sangat tersohor. Sebelumnya di gelaran Bali Shanty IV, dinobatkan sebagai murai batu terbaik setelah sukses menyabet juara 1 di kelas BOB.

Kelas BOB memang sangat eksklusif. Selain hanya diikuti 25 burung, peserta yang masuk lapangan juga terbatas. Peserta tanpa teriak sehingga hanya kicauan burung yang terdengar jelas.

 

SAAT JUARA DI BALI SHANTI 4 (FOTO & DESAIN SETIAWAN HERIADI/ROJOBRONO CHANNEL)

 

Sederet prestasi lainnya dari Raja Tega antara lain di Bejo Cup Banjarnegara, Piala Jateng, di Tanggerang Selatan, dan Kajari Cup Solo. Ini membuktikan Raja Tega tak hanya memilik kualitas materi yang bagus, tetapi juga perfoma dan stabilitas yang luar biasa.

Tak kalah garang penampilan gaco Pesona 56, yang tampil tampil meledak-ledak di kelas Ring Silver Sinar Bhakti dan Ring Silver Bintang PBI. Laju kencang Pesona 56 pun tak terbendung oleh lawan.

Hal yang membuat Bambang AB Galeh begitu bangga, karena kedua jagoan itu saat ini juga sudah jadi induk dari kandang AB Galeh di Pekalongan. Keduanya bahkan juga sudah produksi, namun anakanya memang sangat terbatas.
 

BREEDING menjadi harapan dan masa depan lomba burung di tanah air. Para kicaumania semakin sadar untuk meninggalkan burung tangkapan alam, dan beralih ke burung hasil breeding. Pemerintah juga semakin ketat dalam mengawal regulasi terkait lingkungan hidup.

Ingat breeding, ingat TOPSONG BREEDING. Cocok untuk indukan, juga untuk lolohan basah baby. Tersedia dalam kemasan 1, 5, 10, 15, dan 25 kg. HOTLINE 0813.2941.0510.

 

Kandang besar di AB Galeh BF disebutnya memang tidak banyak. “Hanya 8 kandang, namun semua indukan burung lapangan, termasuk Raja Tega dan Pesona 56. Ini kalau mau lomba kita angkat, pindah ke kandang lomba. Pulang, masuk kandang lagi.”

Untuk indukan yang berasal dari burung lapangan, diakui dalam penjodohan tidak mudah. Bahkan sering kali harus mengorbankan beberapa petina yang dibunuh saat penjodohan. Demikian pula dalam hal produksi, lebih sedikit atau jarang.

Namun berkat kesabaran dan ketelatenan , akhirnya bisa mendapatkan keturunan burung jawara lapangan. Saat ini sudah ada beberapa anakan dari indukan juara yang masih disimpan.

 

PEMASATERN DI SOLO

 

Sebagaian anakan dari kandang AB Galeh BF kini berada di Solo untuk dimaster. Adalah Yusak, perawat bertangan dingin yang kini menjadi kepercayaan Bambang AB Geleh untuk menanganinya.

“Sebagian anakan murai kandang AB Galeh BF di Solo, suruh saya yang ngurus untuk dimaster. Ada Bima Jr, Yakuza Jr, Ojo Dumeh Jr, dan lainya” jelas Yusak yang akun facebook Yusak WPB.

Yusak kini sepenuhnya bekerja dengan bos Bambang   AB Galeh. Selain merawat dan memaster, Yusak juga merawat burung di lapangan. Hampir setiap lomba besar yang diiikuti Bambang AB Galeh, Yusak selalu ada.

 

OJODUMEH JR

 

PENJEMURAN
 

 

 

 

KATA KUNCI: bambang ab galeh ab galeh bf ring silver pbi ramadhan ceria pbi sleman

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp