SEDERET PRESTASI INDUKAN MBF


MATADOR BIRD FARM PURWOKERTO: Sukses Terapkan Poligami pada Breeding Branjangan + Video

Nama Hery Gunarto sudah cukup familiar di kalangan kicaumania pada umumnya, apalagi para branjangan mania atau yang akrab disebut branjes. Hery sering yang menjuarai branjangan di berbagai kota, juga seorang breeder yang berhasil.

Hery memulai breeding sejak awal tahun 2020. Tak begitu banyak memang. Hery menyebut baru memiliki 7 indukan branjangan Java. Salah satunya Matador yang sudah menjuarai di berbagai event nasional.

 

HERY GUNARTO RINTIS BREEDING BRANJANGAN

 

Matador sebagai indukan yang diunggulkan di MBF, sudah mempunyai beberapa anakan. "Matador dulu saya beli dari om Daniel Purwokerto. Kenapa saya kasih nama Matador, sebab waktu itu pemilihan mata saya pas, dan bunyinya dar der dor," ungkap Hery sambil tertawa.

Berapa Hery membandrol anakan yang indukannya adalah burung-burung terpilih? “Untuk anakan kami jual dengan harga yang bervariasi tergantung indukan. Kalau indukan yang prestasi di angka 10 juta, kalau induk yang biasa cukup 8 juta,” imbuh Hery.

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Meski secara umum usaha breedingnya terhitung lancar, bukan berarti tidak pernah menemui kendala. “Ada indukan yang tak mau mengerami telur. Untunglah sekarang sudah ada solusi. Telur kita pindah di mesin penetas.”

Dengan nada merendah, Hery mengaku belum apa-apa dibanding para breeder branjangan lainnya. "Saya masih harus banyak belajar dengan para senior. Apalagi saya yang baru memulai breeding kan belum genap setahun. Semoga tetap bisa mengatasi kalau ada kendala-kendala baru."

 

 

Hery tak hanya masih rajin mengikuti lomba, tetapi juga masih terus melakukan pembelian burung-burung juara. Untuk indukan yang bagus MBF memilih branjangan yang sudah prestasi tentunya.

Selama ini, Hery menerapkan sistem poligami, yaitu satu pejantan dikawinkan dengan beberapa induk betina. “Bisa dibilang irit biaya untuk membeli induk jantan, tinggal prbanyak saja induk betina, tentunya juga tidak boleh asal betina dan asal bisa produksi. Kita pilih juga yang bagus baik dari sisi tongkrongan, dan bila perlu juga betina trah,” ungkap Hery lagi.

 

HERY GUNARTO DENGAN ANAKAN BRANJANGAN

 

Di luar pejantan yang berasal dari burung-burung bagus dan pernah juara, ternyata menurut Hery gen betina lebih kuat dalam menurunkan karakter.

“Rawatan harian hingga setingan lomba itu penting. Tapi kalau ngomong bagaimana burung nantinya gampang tampil, terus kecerdasannya dalam mencerna suara dari master, suara dan cara bawa lagunya enak, itu faktor gen atau trah keturunan sangat penting. Dari pengamatan saya, gen betina lebih kuat menurunkan unsur-unsur tersebut.”

 

VitaMix METABOLIS, atau lebih dikenal sebagai Metabolis Putih, cara baru, mudah, dan cespleng menggacorkan burung. Mudah didapat di kios-kios burung. Buktikan!

 

Mengetahui penjantan yang bagus bisa dari penampilan dan prestasinya di lapangan. Bagaimana kita bisa tahu bila induk betina kita itu bagus?

Hery mengaku butuh seleksi yang cukup lama. “Tidak cukup hanya mencermati tongkrongan atau fisiknya saja, atau produktivitasnya. Kita juga perlu menguji pada anakannya. Apakah anakannya pada bagus, gampang nampil, dan seterusnya. Itu sebabnya perlu waktu yang cukup lama.”

 

 

Indukan jantan jumlahnya lebih sedikit, karena Hey menerapkan sistem poligami. “Satu pejantan bisa buat ngawin 5 betina. Kalau sudah nelur, tugas mengerami dan bila memungkinkan juga meloloh, adalah betina.”

Sekali nelur 3-4 butir. Menetas tidak selalu bareng berselisih rata-rata satu hari. “Piyik ada yang saya panen umur sehari lanjut loloh di luar, tapi juga ada yang saya biarkan diloloh indukannya sampai bisa makan sendiri. Tergantung juga karakter indukan betinanya nakal atau tidak. Karena diloloh indukan juga risiko, kalau birahi lagi, bisa ditelantarkan itu anaknya.”

 

 

Kandang penangkaran milik Hery tampak sederhana, sebagian besar memanfaatkan kandang batery yang biasa dipakai untuk love bird. Ada juga beberapa kandang yang ukurannya lebih besar, sekitar 80 cm persegi.

“Sebenarnya dengan kandang besar, induk menjadi lebih tenang. Tapi kan butuh ruang yang besar. Sementara ini kan ternaknya lebih banyak memanfaatkan ruangan yang sudah ada.”

Ada dua ruang utama yang dipakai untuk kandang branjangan. Satu kamar di lantai dasar sekitar 3 x 4 meter, dan satu ruangan di lantai atas ukuran sekitar 3 x 8 meter. [maman, maltimbus]

 

 

VIDIO BREEDING BRANJANGAN MATADOR BF PURWOKERTO:

 

KATA KUNCI: matador bird farm hery gunarto breeding branjangan

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp