RED LOVE BIRD. WARNA MERAH PADA SEBAGIAN ATAU SELURUH BADAN


LOVE BIRD BEAUTY – RED LOVE BIRD

Hasil Mutasi, Modifikasi, Pengaruh Makanan, atau Penyakit?

Masih ingat dengan popularitas love bird yang sekujur tubuhnya berwarna merah, atau paling tidak bagian dada, leher, punggung dan kepala berwarna merah? Selama kurun beberapa tahun, warna ini dianggap unik dan banyak dicari. Harganya pun tergolong paling mahal saat itu. Kini, love bird merah kembali ramai dan banyak dicari. Bisa diternak?

Popularitas love bird merah / red love bird waktu itu, seiring dengan memudarnya pamor Lutino, sementara jenis yang sekarang populer seperti Biola dan Parblue belum banyak jadi perbincangan di kalangan love bird mania. Bahkan, blorok juga belum pada muncul.

Lalang Kibar, salah satu peternak love bird warna yang kini jadi acuan untuk menanyakan banyak hal, bisa pula disebut sebagai salah satu “guru” bagi para peternak love bird beauty, mengatakan bahwa berdasarkan buku-buku yang pernah ia baca, Red Love bird itu sudah ditemui sejak tahun 1921.

 

WARNA RED YANG BISA DITURUNKAN. INI HASIL TERNAK LALANG KIBAR

 

“Penyebab munculnya warna merah itu adalah psittacine. Kelebihan psittacine ini di sebabkan karena ginjal lovebird bermasalah,” jelas Lalang.

Jadi, apakah love bird merah atau Red ini bisa disebut burung sakit, atau bisa dikatakan sebagai hasil mutasi, modifikasi, atau pengaruh makanan tertentu?

Pada jenis kenari, ada pula teori bila makanan juga bisa mempengaruhi warna bulu. Misalnya, kita beli burung kenari warna merah, makanannya juga sudah ditentukan, kalau diganti sembarang, lama-lama memudar. Makanan alami yang dianggap yang bisa menguatkan warna merah pada bulu burung, antara lain wortel.

"Tetapi pada love bird, makanan sama sekali tidak bisa mempengaruhi warna bulu," tandas Lalang.

Lalu bagaimana bila kita pengin mencetak atau menghasilkan anakan Red / Merah? Menurut Lalang, Red yang bisa diturunkan biasanya warna hijau di badan masih ada seperti red fischeri. Tapi pada usia perkiraan 1-2 tahun bakal ada masalah dan juga banyak mengalami kematian karena ginjal bermasalah.

 

MERAH DI SELURUH BADAN. MASALAH PADA GINJAL, TIDAK BISA DITURUNKAN (GOOGLE)

 

Ditambahkan Lalang, untuk Red yang berwarna merah di seluruh badannya tidak bisa diturunkan. Burung seperti ini, ternyata juga mengalami masalah pada bagian ginjalnya.

“Jadi sampai saat ini lovebird Red terindikasi karena penyakit pada ginjal. Pakar love bird dunia seperti  Dirk Van, sampai saat ini juga mengharap laporan peternak Red mengirimkan Record hasil dari lovebird Red untuk mengembangkan lebih lanjut. Jadi penelitiannya belum selesai. Itu semua menurut pengalaman dan literatur yang saya baca,” tandas Lalang.

 

SNOT, KURUS/NYILET, penyakit yang biasa menyerang love bird. Jangan anggap remeh. Ada paduan LEMAN'S dan SNOTGO, terbukti ampuh dan mujarab.

 

Sementara itu, dari pengalaman “orang pasar”, juga menyatakan bila burung love bird merah memang terindikasi sakit, meskipun tidak menyebutkan detilnya. Seperti yang disampaikan Itok love bird dari Solo. “Kalau pengalaman kita dulu, burung warna merah yang ada di pasaran selalu betina dan umur sudah tua. Banyak yang mencoba diternak, tapi tidak ada yang berhasil menurunkan anakan merah lagi.”

Ingin tahu lebih lanjut, Anda bisa hubungi langsung Lalang Kibar baik di akun facebook, atau melaluli sambungan telepon/WA di 0812.1701.7456

 

LALANG KIBAR. JALAN-JALAN DI KONTES KLI LAMONGAN

KATA KUNCI: lalang kibar love bird beauty red love bird love bird merah love bird mutasi

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp