BANGGAKAN TIM MAHADEWA SF SUMENEP PETERSEN AMBIL DUA KEMENANGAN.


LAUNCHING NSC M-1 FEAT RADJAWALI INDONESIA

Ganti sangkar, MB Petersen Borong Kelas Utama, Juara Umum Diambil Saber BC dan Netral SF

Meski ganti sangkar, Petersen tetap tampil cantik dan memikat. Dua podium utama kelas Murai Batu berhasil diraih di Launching NSC M-1 feat Radjawali Indonesia, Minggu 12 Januari 2020. Di even ini Saber BC dan Netral SF tampil sebagai juara umum.

Launching NSC M-1 bekerjasama dengan Radjawali Indonesia menghadirkan pertarungan sengit di kelas murai batu dan cucak hijau. Murai batu Petersen harus bekerja keras untuk bisa meraih hasil terbaik. Sedangkan pada sesi ngentrok mania, pemenangnya dibagi rata untuk empat jawara.

 

PETERSEN SAAT MERAIH JUARA PADA SESI MURAI BATU G-24.

 

Petersen amunisi lama Firman Agung dari Mahadewa SF mampu memikat para pemain serta tim juri hingga mampu merebut dua kemenangan di kelas utama murai batu G-24 dan A. "Padahal tadi saya tidak berani menargetkan juara karena baru ganti sangkar. Sangkar ini bekasnya Diesel," terang Yusuf kepada Burungnews.

Mengandalkan gaya agresif, menurunkan kepala hingga menghadap ke atas yang terus ngisi membuat aksi Petersen terlihat mencolok. Dibarengi tembakan lagu cililin, gereja tarung dan kapas tembak bervolume keras, Peterson bisa mengambil gelar pertama pada sesi murai batu A.

 

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia atau hubungi 08113010789

 

Masih kurang puas dengan satu gelar, Petersen kembali diturunkan di sesi utama murai batu G-24. Stabil seperti aksi pada sesi pertama membuat sang pengadil lapangan tanpa ragu memberikan koncer A mutlak untuk kali kedua buat Petersen. Sayang pada dua sesi akhir penampilan Petersen kurang maksimal hingga tidak masuk nominasi. "Saat mau naik bulunya masih belum kering benar, jadi performanya kurang maksimal," bilang Yusuf.

Sementara itu, Raja Sinom milik Wasis dari Sinom 95 SF juga tampil bagus. Namun Raja Sinom harus menunggu sesi ketiga untuk menjadi yang terbaik, yakni di kelas murai batu G-36. Gaya hormat juri di pangkringan bawah menjadi nilai plus buat Raja Sinom. Ditunjang suara cililin, love bird, kenari, dan srindit menjadi tiket untuk bisa mengamankan satu gelar juara di sesi murai batu G-36. "Akhirnya gelar yang saya tunggu-tunggu datang juga, padahal pada sesi awal tampilnya juga bagus, namun hanya masuk juara 9," ujar Wasis kepada Burungnews.

 

RAJA SINOM MILIK WASIS PUAS DENGAN MEMBAWA PULANG JUARA 1, 3 DAN 9.

 

Tello Ramban amunisi milik Agung dari GKS BC ikutan tampil cantik pada dua sesi yang dilaluinya dengan merebut juara dua sebanyak dua kali pada sesi murai batu G-36 dan B. "Syukur allhamdulillah hari ini masih dikasih rejeki untuk membawa pulang dua gelar meskipun sebagai juara dua," kata Agung kepada Burungnews.

Pada kategori ngentrok mania, empat jawara dengan nama Peterson, Kanjeng Doso, Satria, dan Jabrix harus puas berbagi kemenangan pada empat kelas yang dipertandingkan. "Akhirnya kita bisa merebut satu gelar lewat Kanjeng Doso sekaligus meraih juara umum BC," bangga Ridwan Mudjib ketua dari Saber BC.

 

GKS BC AMBIL DUA GELAR SEBAGAI JUARA DUA LEWAT MURAI BATU TELLO RAMBAN.

 

Satria milik Aron GRS langsung menyodok menjadi pemenang pada sesi awal cucak hijau NSC M-1. Giliran Peterson milik Heru WRP yang menduduki posisi pertama pada sesi utama di ikuti oleh Wiro Sableng 212 milik Wasis dari Sinom 95 SF, dan New Laskar milik Khosan sebagai juara kedua dan ketiga.

Sementara pada sesi G-36 terdapat nama Kanjeng Doso milik H Husaini dari Saber BC yang bisa mengamankan podium tertinggi kelas ini. Pada sesi akhir kelas cucak hijau Radjawali gantian nama Jabrix andalan Cahyo Matrix dari Malang yang menyodok di peringkat pertama di sesi terakhir cucak hijau.

 

Ini dia asupan tambahan yang paling pas buat nyeting Paud. Sudah banyak yang membuktikannya...  Bila Anda belum bisa mendapatkannya di kios terdekat, bisa menghubungi nomor yang tertera pada baner berikut, atau langsung lewat Tokopedia / Bukalapak.

 

Untuk kategori anis merah dan kembang, tiga amunisi milik Ronny Perkasa: Pecok, Cut Tari dan Semeru yang dikawal oleh Deny Adiya dan Pungki, mampu mengamankan podium tertinggi sebagai sang jawara. "Terima kasih buat juri yang bertugas serta teman-teman yang sudah menemani lomba hingga bisa membawa pulang tiga gelar sebagai juara 1, 1 dan 2," bilang Pungki kepada Burungnews.

Di kelas anis merah, Pecok dan Cut Tari milik Ronny Perkasa tampil paling menonjol hingga bisa menduduki posisi pertama dan kedua, disusul oleh Minion milik Ari Purnama dari Sidoarjo sebagai juara ketiga. Untuk sesi anis kembang, Semeru juga tidak mau kalah dengan kompatriotnya, Pecok dan Cut Tari untuk bisa membanggakan sang pemilik dengan mengambil posisi pertama.

 

SATRIA MENCURI SATU KEMENANGAN PADA SESI CUCAK HIJAU A.

 

Dikategori paruh bengkok, Blewah dan Kencono bisa menyapu bersih dua kelas yang dimainkan dengan memborong semua gelar kejuaraan. Blewah milik Ceppot dari Alaska mampu merebut dua kemenangan pada sesi love bird baby blue.

Sedangkan Kencono amunisi baru milik Yanto Blega dari Bangkalan yang baru ditake over satu bulan lalu dari Andika Bejo,mampu menyapu bersih semua kelas yang dimainkan. Bertarung melawan Balkis dan Arthur pada sesi awal, Kencono mampu menyuguhkan kekean panjang untuk menduduki posisi pertama di kelas love bird reguler A.

 

TIGA AMUNISI RONNY PERKASA KUASAI PODIUM UTAMA ANIS MERAH DAN KEMBANG.

 

Kurang puas dengan satu gelar yang diperoleh, Kencono kembali dimainkan pada sesi kedua. Hasilnya sudah bisa diperkirakan, Kencono berhasil mempersembahkan gelar kedua buat tim Blega BC dari Bangkalan Madura.

Pindah ke kategori love bird fighter, Sahabat Supri SF yang dikawal oleh Rossi serta dua dedengkot kacer, Demsy Candra dan Supri, berhasil membawa pulang tiga gelar kejuaraan sebagai juara 1, 2 dan 3.

 

Jangan sampai ketinggalan sama yang lain. Segera dapatkan  TWISTER  di kios-kios terdekat. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline  08112663908.

 

 

Kurang panas pada sesi awal membuat Arabika hanya bisa menduduki peringkat ketiga, kalah dari Saginem milik Sinyo ANT dari BWI Indonesia dan Klanthink gaco D'CAV KLI W 177 dari Pokal BC Gresik sebagai juara pertama dan kedua.

Akhirnya gelar yang ditunggu-tunggu datang juga pada sesi love bird fighter B. Tidak tanggung-tanggung dua podium teratas berhasil diraih Arabika dan Espreso untuk mengharumkan nama tim Sahabat Supri SF.

 

LOVE BIRD KENCONO SAPU BERSIH SEMUA KELAS YANG DIPERLOMBAKAN.

 

"Karena kacer lagi mabung semua, akhirnya saya mencoba bermain love bird dan hasilnya cukup memuaskan," bangga Supri kepada Burungnews.

AGENDA LOMBA,  KLIK DI SINI

 

SAHABAT SUPRI BORONG GELAR JUARA 1, 2 DAN 3 PADA KELAS LOVE BIRD FIGHTER.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

NOIN KOMUNITAS LOVE BIRD NON KLEP SIAP MENGGELAR LOMBA DI JAKARTA.

 

UNYIL (DEPAN) BAWA DOSEN MENGAMBIL SATU GELAR KEMENANGAN PADA SESI KENARI B.

 

 

PENOBATAN JUARA UMUM BC DIBERIKAN KEPADA SABER BC.

 

PENOBATAN JUARA UMUM SF DIBERIKAN KEPADA NETRAL SF.

 

Aman, alami, bebas efek samping. Menjaga perfoma burung, mencegah burung ngedrop, membersihkan tenggorokan dan melegakan pernafasan... tampil ngedur dan dorrr!

 

 

 

Biar burung mau teler maksi, di-quattrick aja... Hubungi nomor yang ada di baner berikut untuk mendapatkan produk QUATTRICK yang asli, atau melalui Bukalapak atau Tokopedia.

 

 

KATA KUNCI: launching nsc m-1 feat radjawali indonesia mb petersen saber bc netral sf

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp