ROFIK SUKSES ORBITKAN MURAI BATU LASER


LAUNCHING KHI JEMBER

Lagi, Rofik Orbitkan Murai Batu Bernama Laser, Duta Pecut Cup dan Muter Jhon Juara Umum

Seakan tak ada habisnya, M Rofik Ullah yang dikenal sebagai pengorbit murai batu asal Jember, kini kembali mencetak gaco bernama Laser. Tampil ciamik di launching KHI Jember, murai batu jenis ekor putih ini berhasil menjadi burung terbaik dan mengantarkan Dt Pecut Cup juara Umum BC menemani Muter Jhon yang sabet gelar SF.

Berlokasi di arena Taruna Jaya Dukuh Mencek, Jember, lounching EO KHI (Kambing Hitam Indonesia) yang di gelar pada Minggu, 13 Oktober 2019, sukses diserbu kicaumania. Hanya membuka 36 gantangan di semua kelas, gelaran yang digawangi ketua KHI Jember Mr. Afuy ini, mendapat banyak pujian saat gelaran usai.

 

PARA PUNGGAWA KHI YANG BERTUGAS

 

Jauh-jauh hari sebelum even digelar, Mr Afuy sempat mendapat saran untuk membuka full gantangan. Masukan itu datang dari banyak kicaumania yang sudah tidak kebagian tiket karena full terpesan, terutama di kelas murai batu dan cuak hijau.

Tapi sesuai komitmen awal, Mr Afuy yang ingin memaksimalkan kinerja juri dengan hanya membuka 36 gantangan, akhirnya masukan itu tidak diterapkan. “Even ini kami jadikan perkenalan tentang penjurian KHI. Niat dari awal di lounching ini untuk memaksimalkan kinerja juri dan memuaskan peserta. Kalau kita mau cari keuntungan, jelas kami buka full gantangan,” pungkas ketua KHI jember ini didampingi Coco Abbas selaku pengurus KHI pusat.

 

COCO DAN AFUY PENGURUS KHI JEMBER

 

Di lounching kali ini, ada murai batu pendatang baru yang tampil ciamik. Murai jenis ekor putih milik M Rofik Ullah Kreongan ini, ternyata gaco polesan terbarunya setelah beberapa gaco andalannya seperti Teng Serok, Syahrini, dan Kejora, ditake over oleh pemain-pemain top yang tak lain pelanggan setia hasil polesannya. “Gaco baru buat pengganti gaco-gaco lama yang sudah pindah tangan,” kata Rofik.

Penampilan Laser di sesi awal yaitu kelas Militan, memang langsung mencolok. Tembakan kapas tembak, greja tarung, dan kenarian, kerap disajikan dengan kombinasi lagu roll isian burung-burung kecil. Akhir penjurian, podium puncak gagal Laser raih karena penampilannya sedikit kurang nagen. Di sesi ini, Laser harus puas bertengger di posisi 3 di bawah Koncar milik Yudi MK BC Lumajang, dan Gunung Harta milik Gus Alfa dari LBM Team.

 

 

Saat kembali turun di kelas utama yaitu KHI dengan peserta full, aksi Laser justru membaik dan lebih nagen. Menempati gantangan tengah, Laser tampil lebih fokus bertarung dan mulai cuek dengan keramaian peserta. Selain fasih membawakan tembakan kapas tembak, kenari, dan greja tarung seperti di sesi awal, di sesi paling bergengsi ini, Laser juga berhasil memuntahkan tembakan cililin, love bird dan besetan-besatan kasar cucak jenggot.

Gaya aktif ngeplay ekor yang diakhiri gaya sujud-sujud kala memamerkan tembakannya, Laser sajikan selaras dengan powernya yang tembus hingga keluar pagar arena. Bersaing sengit dengan Warno milik Rudi BFM, Laser sukses merebut podium puncak dan memaksa Warno menempati posisi runner up.

 

MB WARNO KEMBALI BUAT BANGGA RUDY BFM

 

Pertarungan Laser dan Warno kembali tersaji di murai batu sesi Jember. Tapi di sesi yang sudah menjelang sore ini, Warno yang memang dikenal sebagai murai batu bandel dan kuat diturunkan hingga 5 sesi, akhirnya bisa membalas apa yang dilakukan Laser di sesi KHI. Warno juara 1 dan Laser juara 2.

Mengantongi juara 1, 2 dan 3, Laser didapuk panitia sebagai peraih burung terbaik. “Laser ini masih agak giras, dan takut dengan keramaian. Tapi materi lagu, gaya, dan powernya, di atas rata-rata gaco-gaco yang sebelumnya saya tukangi. Makanya sementara ini Laser belum saya lepas, meski sudah banyak penawaran. Dulu digantang perdana masih glabakan dan sama sekali tidak bunyi. Prestasi pertamanya di M3 Subdenpom BC langsung nyeri, dan kemarin di Anniversary Subdenpom juara 2,” jelas Rofik yang kini datang ke arena lomba selalu ditemani sang putra.

 

BANJIR DUKUNGAN DUTA PECUT CUP BAWA PULANG JUARA BC

 

Selain meraih burung terbaik, Laser juga mengantarkan Duta Pecut Cup yang diusung oleh Abah Drajat, Ferry, Dendy dan Rony, meraih juara umum BC. Tak hanya lewat Laser, duta Pecut Cup yang akan menggelar even bertajut Pecut Cup 1 pada 20 Oktober 2019 di arena Cimantul Balung, Jember ini, juga mendulang poin dari beberapa kicaumania yang memberi mendukungan secara langsung.

“Alhamdulillah bisa raih juara umum di lounching KHI. Selain ikut meramaikan, kami datang ke sini juga menyebar brosur dan mengundang secara langsung kicaumania untuk mengikuti gelaran kami pekan depan. Kami tunggu di arena Cimantul,” tandas Abah Drajat.

 

Biar burung mau teler maksi, di-quattrick aja... Hubungi nomor yang ada di baner berikut untuk mendapatkan produk QUATTRICK yang asli, atau melalui Bukalapak atau Tokopedia.

 

Tim yang nyaris saja mengagalkan Duta Pecut Cup meraih juara umum BC adalah, LBM Team yang dikomando oleh Sobri. Datang full team, gacoan LBM Team mendominasi di semua kelas terutama di kelas cucak hijau lewat aksi Tiger milik Hadi yang sukses menangi kelas utama dan runner up kelas Jember.

Meski gagal juara umum, kekecewaan LBM Team akhirnya terobati dengan tropi terbaik di kelas cucak hijau. “Tak apa kami gagal juara BC dengan poin tipis. Tapi kami masih bisa bangga dengan gelar terbaik di kelas cucak hijau. Lebih bangga lagi, kami bisa kumpul-kumpul bareng full team yang jarang sekali bisa seperti ini,” kata Sobri.

 

GAGAL JUARA BC LBM TEAM BAWA GELAR CUCAK HIJAU TERBAIK

 

Sedangkan perebutan juara SF, seakan tak ada halangan, duta Muter Jhon yang digawangi punggawa HnH SF, berhasil keluar sebagai peraihnya. Selain memboyong gelar SF, HnH juga meraup kemenangan besar di kelas kacer lewat performa Sabu-Sabu gaco kesayangan Wawan.

Sabu-Sabu yang memang gaco andalan HnH SF, kembali menyuguhkan performa terbaik setelah lama menepi karena mabung. Nyaris meraih dobel winner,Sabu Sabu terjegal aksi Zelo milik Jiang Hadi di sesi Taruna. “Sudah 2 bulanan ini Sabu-Sabu tampil memuaskan. Kalau tidak ada halangan, Khofifah Cup kami berangkat bersama Sabu-Sabu,” kata Wawan.

 

HNH DUTA MUTER JHON RAIH JUARA SF

 

Selain lewat Sabu-Sabu, HnH SF duta Muter Jhon yang dipelopori Hero, juga mendulang kemenangan di kelas murai batu lewat aksi Optimus di sesi Taruna, kelas kenari lewat aksi Suro, dan love bird paud X-One. “Kami bawa duta Muter Jhon, karena bulan Desember kami akan menggelar even Muter Jhon Cup di Jember. Tunggu saja gebrakan kami,” tandas Hero yang rela datang meski cidera kaki saat turnamen sepak bola.

Velli Militan putri dari Koko Gemilang, juga hadir di gelaran Lounching KHI kali ini. Membawa gaco kacer dan cendet, Velly mendulang poin penuh lewat aksi heroik cendet Roda Gila. Dua kelas yang dibuka panitia, Roda Gila berhasil sapu bersih podium puncak saat bertarung sengit dengan Superman milik Dedy Bedor.

 

 

Gaya tarung satu titik dan gencar membawakan lagu greja tarung berdurasi panjang, Roda Gila berhasil membius juri KHI yang bertugas. “Kacernya gagal tampil maksimal, untung cendetnya mau kerja. Semoga di Khofifah Cup, Roda Gila tampil lebih maksimal,” kata Velly Militan yang datang bersama SR Indonesia ke arena Taruna Jaya.

Di kelas paruh bengkok, gaco yang saat ini namanya melambung karena tampil konlset yaitu Tn Jarwo milik Rahman K dari Bondowoso, berhasil tampil menghibur dengan kekean minornya yang bervolume tembus. Gayanya yang nyeklek, juga membuat penonton kagum.

 

VELLY MILTAN JUGA MAHIR DI KELAS CENDET

 

Turun 3 sesi, Tn Jarwo sukses meraih kemenangan sebagai juara 1, 2 dan 2. “ Sayang pesertanya tidak full, jadi kerjanya kurang maksimal. Tapi Alhamdulillah, Tn Jarwo masih mampu menghibur penonton,” ujar Rahman yang mengusung bendera Bondowoso Vaganza.

Di kelas love bird paud, juga ada gaco dari Bondowoso yang menghibur penonton dan membuat juri kewalahan menilai aksinya. Love bird josan yang bernama Disco milik Heppy dari Blangkon SF Bondowoso ini, menjadi satu-satunya paud yang tampil konslet membawakan kekean minor. Selain nadanya minor, Disco juga memiliki tangkat kegacoran dan durasi di atas rata-rata paud pada umumnya.

 

KONSLET DENGAN VOLUME TEMBUS DAN GAYA UNIK TN JARWO JADI PUSAT PERHATIAN

 

Turun semua sesi dengan total kemenangan juara 1 1 dan 2, Disco hanya sekali gagal naik podium di sesi Taruna A yang tak lain sesi awal. “Di sesi awal, Disco baru datang dan langsung di gantang. Jadi kerjanya kurang maksimal,” kata Heppy yang datang bersama istri tercintanya.

Di akhir gelaran, Mr Afuy selaku ketua gelaran, mengucapkan banyak terimakasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam Lounching KHI Jember. “Selamat untuk para pemenang. Mohon maaf jika dalam penyajian lomba maupun penjurian, masih ada kekurangan. Sampai jumpa lagi di even-even KHI ke depan,” tutup Mr Afuy.

AGENDA LOMBA,  KLIK DI SINI

 

Pastikan JANGKRIK yang diberikan untuk burung Anda bersih, sehat, dan mengandung nutrisi terukur. Lihat video bagaimana sebaiknya memperlakukan jangkrik yang baru dibeli, dengan klik gambar di bawah ini.

 

NYARIS HATRIK PAUD DISCO GONDOL GELAR TERBAIK

 

36 GANTANGAN DI SEMUA KELAS UNTUK MEMAKSIMALKAN PENJURIAN

 

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia atau hubungi 08113010789

 

 

 

KATA KUNCI: launching khi murai batu laser pecut cup

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp