EF JOGJA KEMBALI BORONG PIALA


KONTES BRANJANGAN YOGYAKARTA, #1: Reborn Juara Kelas Utama, Iconic Runner Up, Raja Sadis Unggul di kelas Parva

Branjangan Reborn dan Jaya Badeg milik Edu EF Jogja berhasil mencetak dua kali podium pertama alias double winner rangkaian kontes khusus branjangan di Yogyakarta, belum lama ini. Edu EF Jogja juga berhasil memborong banyak gelar juara melalui jagoan andalannya, seperti Palapa, Supernova, dan Iconic.

Reborn, amunisi milik Edward Sianturi - EF Jogja kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu burung berkualitas, setelah berhasil meraih dua kali juara pertama alias double winner. Ini bukan kali pertama, juga bukan sesuatu yang mengejutkan. Prestasi ini melanjutkan tren positif yang diraih setelah sebelumnya juga menang di Piala Pradana Klaten, minggu lalu (14/2).

 

 

Tampil maksi dengan membawakan materi lagu love bird, gereja, blacktroath, dan beragam materi lagu lain, Reborn terlihat menonjol dengan speed rapat dan gaya ngleper yang dibawakannya. Tak heran bila juri pun langsung menjatuhkan bendera koncer A mutlak di bawah gantangan Reborn.

Reborn adalah jago yang didapatkan Edu dari Purwokerto, baru mulai terlihat kualitasnya dalam beberapa pekan terakhir. “Dulu Reborn kubeli dari Mas Yudi Purwokerto, di rumah. Mungkin itu burung dikira kurang bagus, terus kubeli. Baru satu sampai dua bulan ini saja nggarapnya. Alhamdulillah langsung bisa nyantol di Kopdarnas terus Piala Pradana pekan lalu dan lanjut dalam rangkaian kontes branjangan di kota sendiri bisa dua kali juara satu lagi, alhamdulillah,” ungkapnya.

 

TWISTER BUBUR, cocok untuk meloloh piyik/baby burung pemakan bijian termasuk branjangan. Para breeder burung ocehan juga banyak yang cocok menggunakan TWISTER TROTOLAN. Selepas masa loloh/trotol, banyak yang mengaku cocok menggunakan Twister Gold, Seaweed, atau Anti Stress.

Beli dan terus berikan TWISTER yang cucuk untuk burungmu, untungnya dobel-dobel. Untuk piyik lebih sehat dan cepat besar serta tidak mudah mati, untuk yang sudah mulai remaja sampai dewasa lebih sehat dan lebih gacor dengan suara lebih keras dan bening. Dapatkan ratusan voucher/kupon hadiah langsung tanpa diundi, seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku untuk pembelian 1 Januari – 31 Desember 2021.

 

Sebagaimana branjangan-branjangan lain miliknya, pola perawatan dan pakan Reborn pun hampir sama seperti embun, jemur, kroto, jangkrik, kenari seed, dan lainnya. Edu juga mengaku kalau Reborn termasuk burung bandel yang bisa dimainkan di saat kondisi panas terik maupun hujan.

Dalam memilih gaco untuk branjangan, Edu mengaku akan melihat dari katuranggan fisik untuk trotolan, namun untuk burung lama seperti Reborn, Ia akan melihat materi dan bunyinya bagaimana, ngotot atau nggaknya. Untuk mastering, Edu tetap menggunakan burung-burung masteran yang asli, dikombinasi dengan MP3.

 

ICONIC RING JONDIL SEMAKIN MELEJIT

 

Selain Reborn, EF Jogja juga berhasil memborong banyak gelar juara melalui Sonic, Palapa, dan Iconic di kelas Branjangan Umum. Di kelas Branjangan Parva, EF Jogja tampil dominan dan nyaris tak terbendung setelah Jaya Badeg menduduki dua kali podium pertama dan sekali podium kedua.

Kestabilan dan konsistensi yang ditunjukkan oleh amunisi-amunisi milik EF Jogja akhir-akhir ini membuat Edu mulai membidik kontes khusus branjangan berikutnya. Rencananya, besuk Minggu 28 Februari di Piala Monuumen Jendral sudirman purwokerto, kemudian event legendaris Valentine Istimewa Jogja (14/3), tentu juga event fenomenal H. Wiebie Dwi Andriyas Cup 2 Malang (28/3), sebelum lanjut ke Kopdarnas di Semarang.

 

 

Di event H. Wiebie Cup 2 bersama NZR Indonesia, semua kelas hadiah utuh, tiket mulai 50 ribu rupiah, semua peserta apakah burungnya kalah atau menang berpeluang sama bisa mendapatkan mobil baru Daihatsu Ayla. Branjangan main 2 kali kelas Arema Bersatu dan Andalan. “Ayo branjesmania lainnya kita bersua lagi di Malang,” ajak Edu.

Di kelas utama Iconic menjadi runner up. Iconic merupakan gaco baru di EF Jogja yang di kakinya tersemat ring Jondil. Meskipun masih muda. Iconic mampu bersaing dengan para seniornya seperti Palapa, Sonic, Ef Yu. “Alhamdulillah, hari ini Iconic tampil top perform, Iconic saya dapatkan dari mas Hanif atau ring Jondil yang sudah terbukti kualitasnya,” ucap Edu.

 

 

 

RAJA SADIS CURI KEMENANGAN

Selain amunisi-amunisi milik Edu EF Jogja, salah satu gaco yang berhasil moncer di Anniversary PPP ini adalah branjangan Raja Sadis milik Mr. Iwan AZ dari Kobralingga. Membawakan seabreg materi lagu variatif, gaco yang dikawal oleh Kukuh gembul ini terlihat menonjol dengan power dan volume dahsyat.

 

IWAN AZ KOBRALINGGA, RAJA SADIS CURI KEMENANGAN

 

Kualitas Raja Sadis teruji saat berhasil meraih kemenangan di sesi Branjangan Parva, bersaing sengit dengan Raja Oleng, Jaya Badeg, Asoka, dan lainnya.

Ditemui di pedok, Kukuh mengungkapkan bila Raja Sadis adalah anak didik di SPX Mastering Branjangan Parva yang ia kelola. “Bulu Raja Sadis masih basah karena habis mabung, tapi Alhamdulillah bisa tampil top perform.” [mama, maltimbus]

 

JUARA KONTES BRANJANGAN ANNIV. PPP YOGYAKARTA, KLIK DI SINI

 

 

 

 

KATA KUNCI: kontes branjangan yogyakarta branjangan reborn branjangan iconic branjangan raja sadis

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp