SANJAYA & YUDI. KOMPAK ORBITKAN KACER SATRIA BANGKA


KACER SATRIA BANGKA MILIK SANJAYA TEGAL

Dulu Rusak, di Piala Canting III Nyaris Kuatrik. Apa Rahasianya?

Mengembalikan performa jagoan setelah sempat macet dan rusak bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi sampai mengantarkannya kembali kepada podium juara. Sudah barang tentu butuh disiplin tingkat tinggi. Itulah yang terjadi pada kacer Satria Bangka.

Sebelum di take-over Sanjaya Tegal dari seorang temannya dari Bangka, kacer Satria Bangka (SB) adalah langganan juara. Namun saat dibeli sudah dalam posisi rusak. “Dulu pas di Bangka, SB itu sering jadi tontonan karena tergolong burung mewah dengan isian segudang. Tapi sering mbagong,” ungkap Sanjaya.

 

 

SATRIA BANGKA (SB). DULU RUSAK, KINI TOP FORM

 

Meski posisinya suka mbagong, Sanjaya tetap memantapkan diri untuk memboyong SB ke Tegal. “Saya percaya, dengan treatmen yang baik dan disiplin, SB bisa kembali merajai arena lomba,” cetus Sanjaya.

Senada dengan Sanjaya, Yudi Grandong yang dipercaya merawat SB pun menemukan feeling yang sama perihal SB. “Pertama lihat pertama, saya dapat feeling bagus. SB itu punya keistimewaan. Isiannya melimpah. Volumenya tembus, dan gaya tarungnya ngotot dan satu titik,” terang Yudi.

 

 

Dengan treatmen khusus dan kedisplinan untuk selalu memperhatikan maunya sang jagoan, Yudi pun secara perlahan dan pasti bisa mengembalikan performa Satria Bangka. Hal ini terbukti pada gelaran nasional Piala Canting III Pekalongan, Minggu, 8 Juli 2018 lalu. Pada even ini, Satria Bangka tampil mendominasi dengan memborong 3 kali juara 1 dan sekali juara 2 (nyaris kuatrik).

“Alhamdulilah, rawatan selama ini terbukti berbuah manis. Turun di Piala Canting dan bertarung dengan kacer terbaik menjadi pembuktian SB sebagai salah satu jagoan yang siap come back di pentas nasional,” ujar Yudi penuh syukur.

Lalu, treatmen seperti apakah yang dilakukan Yudi Grandong untuk mengantarkan Satria Bangka melakoni come back-nya di pentas nasional? Dengan senang hati, Yudi pun membaginya kepada pembaca burungnews.

 

SUDAH SAATNYA JAGOAN MAU TAMPIL MAKSI. Gunakan Moncer1 dari Super Kicau, asupan paten para juara. Bisa diberikan dengan beragam cara, bisa teteskan langsung pada paruh (bila burung terbiasa dipegang tangan), teteskan pada minuman, oles dan campur dengan makanan atau EF, atau suntikkan pada EF seperti jangkrik.

Untuk tahap awal, berikan setiap hari selama sepekan. Lihat dan perhatikan perubahan yang terjadi. Selanjutnya bisa diberikan mulai H-2 atau sesuai kebutuhan. HATI-HATI BARANG TIRUAN.

 

Untuk hariannya, SB diberi jangkrik dengan porsi 3 pagi dan 3 sore (3-3). Selain pakan, SB juga rutin mandi karamba setiap sore. Ada pun untuk lomba, khusus H-1, jangkrik mulai ditambah menjadi 10-10. Asupan tambahan berupa kroto segar juga diberikan secukupnya.

“Saat lomba, pagi kita mandikan dan diberi 5 ekor jangkrik. Pada sesi berikutnya, diberi 5 ekor jangkrik dan ulat hongkong 5 ekor,” jelas Yudi.

Demikianlah treatmen khusus yang dilaksanakan Yudi untuk mengembalikan performa Satria Bangka yang sempat macet dan rusak. “Insya Allah, bila tidak ada halangan, SB siap turun di Piala Raja,” ucap Yudi yang juga diamini Sanjaya Tegal selaku pemilik.

 

DATA JUARA PIALA CANTING III PEKALONGAN, KLIK DI SINI

BROSUR & AGENDA LOMBA, LIHAT DI SINI

KATA KUNCI: sanjaya tegal yudi grandong satria bangka piala canting

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp