CREW SLEVENSY MASTERING

GARASI SLEVENSY MASTERING

Berawal Dari Hobi Koleksi Masteran, Kini Tampung 25 Siswa Murai Batu

Bukan Sekadar Bisnis! Slevensy Mastering Berawal dari Koleksi 20 Jenis Burung Masteran handal, kini punya 25 siswa. Siswa pertama, moncer di Gerdupapak Reborn, meski umurnya baru 6.5 bulan

Tidak semua usaha berawal dari hitung-hitungan bisnis. Ada juga yang lahir dari kecintaan terhadap hobi, kemudian berkembang menjadi peluang yang menjanjikan. Seperti halnya Slevensy Mastering, tempat sekolah khusus trotol murai batu yang mulai dirintis sejak awal 2025.

Menariknya, ide mendirikan tempat mastering ini justru berawal dari kebiasaan Irwan Slevensy yang gemar mengoleksi berbagai jenis burung masteran. Bukan cuma satu atau dua jenis, koleksi burung masteran miliknya bahkan mencapai 10 hingga 20 jenis burung berbeda.

Awalnya, burung-burung tersebut hanya dipelihara untuk menikmati suara kicauannya di rumah. Namun, dari situlah muncul sebuah ide menarik.

 

PULUHAN GURU VOKAL BERKUALITAS READY DI GARASI SLEVENSY MASTERING

 

"Saya berpikir, daripada burung masteran ini hanya menjadi kicauan di rumah, kenapa tidak mencoba membeli trotol murai batu untuk dimaster? Harapannya, berbagai materi dari burung masteran yang sudah ada bisa masuk dan diserap oleh trotol tersebut," ungkapnya.

Dari ide sederhana itulah, Slevensy Mastering mulai berjalan. Apalagi, kecintaan terhadap murai batu dan dunia gantangan memang sudah tumbuh sejak lama. Ditambah lagi, peminat kelas murai batu di berbagai gantangan terbilang sangat besar. Meski sekarang mulai dikelola secara serius, tujuan awalnya tetap berangkat dari hobi, bukan semata-mata mengejar bisnis.

 

Burung Masteran Hidup

Ada yang menarik dari metode pemasteran di Garasi Slevensy Mastering. Di sini, proses pengisian materi tidak hanya mengandalkan audio atau suara rekaman MP3, melainkan menggunakan berbagai jenis burung masteran hidup yang berkualitas.

Metode tersebut dipilih untuk memberikan kesempatan kepada setiap siswa menyerap beragam materi suara. Prinsipnya, memfasilitasi potensi burung tanpa membatasi kemungkinan materi yang bisa dikuasai.

 

 

Namun, bukan berarti semua jenis materi harus dipaksakan masuk. Slevensy Mastering memiliki prioritas materi yang menjadi target pembentukan karakter suara siswa. Ada tiga materi yang menjadi perhatian utama, yakni tembakan rapat dan tajam, roll panjang, serta isian kecil yang tajam sebagai variasi tonjolan.

Untuk menjaga kondisi mental, ruangan masteran juga hanya diisi burung-burung trotol. Tidak dicampur dengan burung pastol maupun murai batu dewasa.

"Tujuannya agar mental siswa tetap terjaga. Kami juga rutin membersihkan sangkar setiap pagi, melakukan penjemuran, serta memberikan pakan berkualitas supaya kondisi burung tetap prima," jelasnya.

 

Seleksi Siswa Tidak Asal Terima

Tidak semua trotol bisa langsung masuk sekolah di Slevensy Mastering. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pemilik sebelum menitipkan gaconya. Di antaranya, trotol harus dalam kondisi sehat dan aktif, berusia minimal tiga bulan, tidak memiliki cacat fisik atau kelainan, serta wajib sudah terbiasa mengonsumsi voer.

 

SISWA MURAI BATU TROTOL

 

Satu hal lagi yang tidak kalah penting, pemilik harus benar-benar yakin bahwa burung yang akan disekolahkan berjenis kelamin jantan. Slevensy Mastering sendiri hanya menerima siswa dalam kondisi trotol. Tidak ada tahapan khusus yang harus dilalui, selama burung sudah memenuhi persyaratan awal tersebut.

Untuk durasi pendidikan, proses mastering rata-rata berlangsung sekitar 6 hingga 7 bulan. Sementara ketika burung mulai memasuki fase birahi, penanganannya tetap menyesuaikan karakter masing-masing burung.

 

SPP 350K, Kapasitas 25 Siswa

Saat ini, Slevensy Mastering telah menampung sekitar 25 siswa. Menariknya, peminatnya tidak hanya berasal dari wilayah Jombang, tetapi juga menerima titipan burung dari luar kota.

Untuk biaya pendidikan, pemilik cukup menyiapkan SPP sebesar Rp350 ribu per bulan. Tidak ada paket layanan tambahan atau penawaran khusus lainnya. Meski begitu, ada beberapa fasilitas yang diberikan kepada pemilik siswa. Salah satunya laporan perkembangan burung satu kali dalam seminggu, tepatnya setiap hari Senin.

 

TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

 

Selain itu, pihak mastering juga memastikan burung terbiasa mandi menggunakan keramba serta mendapatkan proses pemasteran yang optimal agar mampu menyerap materi dengan baik.

Tidak berhenti sampai burung dinyatakan lulus. Slevensy Mastering juga menyediakan pendampingan setelah masa mastering selesai. Dengan begitu, pemilik tidak dilepas begitu saja setelah mengambil kembali gaconya. Masih ada pendampingan untuk membantu proses perawatan dan perkembangan burung selanjutnya.

 

Dari Hobi, Berharap Melahirkan Gaco Berkualitas

Perjalanan Slevensy Mastering menjadi bukti bahwa sesuatu yang berawal dari kesenangan bisa berkembang menjadi kegiatan yang lebih serius dan bermanfaat.

Berawal dari koleksi burung masteran milik Irwan Slevensy, kini tempat tersebut menjadi ruang belajar bagi puluhan trotol murai batu untuk mendapatkan bekal materi sejak usia dini.

 

KHEIBAR MONCER DI GERDUPAPAK REBORN

 

Tentu, hasil akhir tetap bergantung pada karakter, potensi, dan perkembangan masing-masing burung. Namun, dengan metode pemasteran menggunakan burung hidup, perawatan rutin, serta pendampingan yang berkelanjutan, Slevensy Mastering berharap setiap siswa bisa tumbuh menjadi gaco yang memiliki materi mumpuni.

Karena bagi Slevensy Mastering, sekolah burung bukan sekadar soal memasukkan banyak suara, tetapi juga bagaimana memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengeluarkan potensi terbaiknya. (juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: garasi slevensy mastering hobi koleksi masteran

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp