GALIH KMP CUP 1 PACITAN, #1: Burung Satu Kandang Berbagi Koncer

Kelas anis menjadi salah satu sesi yang seru dan meriah. Peserta datang dari berbagai daerah, seperti Malang di sisi timur, hingga Bandung di sisi barat. Apalagi di kelas utama Dhirot.

Saat menegangkan makin menjadi usai bendera nominasi ditancapkan. Siapa yang bakal ditancapi koncer?Ternyata bendera koncer pecah pada dua burung, di nomor 30 dan 44. Masing-masing 3 bendera A dan 3 bendera B.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Dari luar lapang, Neo Riyadi tampak masuk sambil tersenyum lebar, merapat ke gantangan 30. Tapi, ia tak merasa perlu ribet-ribet membandingkan koncer nomor gantangan 30 dan 44.

"Gak penting apa sama atau salah satu lebih banyak. Itu kan burung satu kandang," ujarnya dengan penuh bangga.

 

 NEO ROYAL MERAPI, TERIMA PENGHARGAAN DARI GALIH KMP

 

Rupanya, berada di nomor gantangan 30 adalah Starling, sementara di nomor 44 adalah Nameera.

Karena juara ditentukan berdasar nomor gantangan terkecil, maka yang jadi juara 1 adalah Starling, Nameera menjadi runner up.

"Buat pemanasan sebelum ke Lembang mengikuti gelaran Bandung Lautan Api, 25 Oktober 2020 besuk."

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Tiket BLA juga sudah dipesan dan sudah aman, tinggal menyiapkan jago sebaik mungkin.

Royal Merapi Klaten, tempat Neo bernaung, bakal menurunkan semua burung terbaiknya dari kelas anis merah, hwamey, murai baru, cucak hijau, kenari.

Hingga berita ini diturunkan, pesanan tiket terus membubung menyentuh angka 2.500 lembar.

 

BROSUR DAN JADWAL BANDUNG LAUTAN API CUP,  KLIK DI SINI

 

 

 

 

KATA KUNCI: galih kmp cup 1 pacitan royal merapi klaten

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp