DIMAS CANDI ZEBRA 39 SF. JUARA UMUM SF MAGELANG VAGANZA


DIMAS CANDI ZEBRA 39 SF

Juara Umum SF di Magelang Vaganza, Pendatang Baru Asal Semarang Ini Lanjut ke Piala Danjen Kopassus

Keberhasilan Dimas Candi Zebra 39 SF keluar sebagai juara umum SF Magelang Vaganza memantapkan langkah tim asal Semarang ini untuk lanjut ke Piala Danjen Kopassus. Meski pendatang baru, mampukah amunisi-amunisi milik Candi Zebra 39 SF membuat kejutan?

Sebagai salah satu gelaran bergengsi di blok tengah, Magelang Vaganza ternyata mempunyai daya tarik tersendiri bagi tim-tim mapan maupun pendatang baru dari berbagai kota. Selain mempersiapkan gaco, sejumlah strategi telah dirancang oleh tim-tim yang akan naik SF maupun BC.

 

 

DIMAS. MOTOR PENGGERAK CANDI ZEBRA 39 SF

 

Salah satu tim yang mencoba peruntungan dalam perebutan Juara Umum SF adalah Dimas Candi Zebra 39 SF. Meski bisa dibilang sebagai pendatang baru, single fighter asal Semarang ini sudah menghubungi beberapa koleganya untuk memperkuat Candi Zebra 39 SF.

Mengingat kelas-kelas unggulan seperti murai batu, cucak hijau, maupun kacer diprediksi akan alot dan diikuti oleh tim-tim besar, Dimas Candi Zebra 39 SF fokus ke kelas lain seperti kenari, cucak jenggot, dan lain-lain.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

Sebagai penggemar cucak jenggot, Dimas berhasil menempatkan Bunga di peringkat ketiga kelas Cucak Jenggot Merapi B. Di gelaran ini, Dimas juga sempat memantau cucak jenggot Nona Muda dan Bee Dee yang memang menjadi incarannya. Tak mengherankan apabila poin cucak jenggot Nona Muda dan Bee Dee pun masuk ke Candi Zebra 39 SF.

Di kelas kenari, Candi Zebra 39 SF berhasil menempatkan Oasis di podium pertama kelas Kenari Standar Bebas Kyai Langgeng. Tampil nagen, ngedur, dengan buka tutup rapat dan gaya gela gelo, kenari bon ijo ini sukses menghipnotis juri dan diganjar bendera koncer A.

 

DIMAS CANDI ZEBRA 39 SF. JUARA UMUM SF MAGELANG VAGANZA

 

Ristian, sang mekanik mengaku apabila keberhasilan Oasis di event kali ini merupakan bukti apabila gaco dengan warna bon ijo pun mampu bersaing dengan kenari-kenari berwarna cerah. “Alhamdulilllah, Oasis masih bisa bersaing dengan kenari-kenari mapan lainnya. Meski warnanya bon ijo, Oasis masih tanggung jawab,” ungkapnya.

Dengan kemenangan ini, Ristian semakin mantap turun ke Piala Danjen Kopassus yang akan digelar pada Minggu, 15 Mei mendatang. “Rencana mau lanjut ke Piala Danjen Kopassus. Berhubung nggak ada kelas cucak jenggot, kayaknya bawa kenari saja,” ungkapnya.

 

 

Menurut pantauan burungnews, Piala Danjen Kopassus memang akan menjadi titik berkumpulnya kicau mania dari berbagai kota. Menurut informasi bagian pemesanan, beberapa kelas andalan sudah menipis dan hanya menyisakan beberapa lembar saja. Sementara untuk kelas lain terus mengalir deras dan lebih dari separo. Tak ingin melewatkan event ini, segera amankan tiketmu sekarang juga. [asept]

 

DATA JUARA MAGELANG VAGANZA, KLIK DI SINI

BROSUR DAN JADWAL PIALA DANJEN KOPASSUS, KLIK DI SINI

BROSUR DAN JADWAL WAWAN BRI CUP 2, KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: dimas operasi zebra 39 sf magelang vaganza piala danjen kopassus

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp