ROBERT PANTAU. SUKSES DI KELAS ANIS MERAH DAN HWA MEI


BOYOLALI CUP 5 #2

Andalkan Kualitas Gaco dan Fakta Lapangan, Robert Pantau Sukses di Kelas Anis Merah dan Cendet

Memiliki sejumlah gaco dengan kualitas mumpuni, Robert Pantau berhasil memborong sejumlah gelar di kelas anis merah dan cendet di Boyolali Cup 5 melalui Queen of South, Ra Pateken dan Ra Pedot. Kepada burungnews, Robert blak-blakan soal pencapaiannya kali ini.

Dikenal sebagai kolektor burung jawara, Robert Pantau hadir ke Boyolali Cup 5 untuk adu gaco sekaligus bersilaturahmi dengan kicaumania di blok tengah. Selain dekat dari Jogja, informasi akan berkumpulnya tokoh-tokoh perburungan blok tengah di Boyolali Cup 5 menambah ketertarikannya untuk hadir di salah satu even tahunan di Boyolali.

 

 

Pastikan JANGKRIK yang diberikan untuk burung Anda bersih, sehat, dan mengandung nutrisi terukur. Lihat video bagaimana sebaiknya memperlakukan jangkrik yang baru dibeli, dengan klik gambar di bawah ini.

 

Menurunkan sejumlah amunisi andalannya seperti Queen Of South, Executor, Ra Pateken, Ra Pedot, Ra Ngenyang, Ra Nduwe Jeneng, Ia mencoba peruntungannya di even kali ini hanya dengan mengandalkan kualitas gaco dan fakta lapangan. Menang kalah, Ia pasrahkan sepenuhnya pada Allah.

Penampilan luar biasa ditunjukkan oleh anis merah Queen Of South (QOS) dengan meraih juara pertama di kelas RGN. Bongkar materi isian sambil teler sejak awal digantangkan, QOS berhasil mencuri perhatian juri dan peserta dengan lagu-lagu panjang yang diluncurkannya.

 

QUEEN OF SOUTH

 

Penampilan oke kembali ditunjukkan oleh QOS saat kembali diturunkan di kelas Tersenyum. Meski angin bertiup cukup kencang, performa QOS relatif stabil dan konsisten. Sayang, dewi fortuna kurang berpihak padanya dan harus puas di posisi ketiga. Executor, amunisi lainnya juga hanya finish di posisi empat.

Selain QOS, tim asal Jogja ini juga berhasil membawa pulang banyak piala melalui anis merah Ra Pateken (juara 1), cendet Ra Pedot (1), dan hwa mei Ra Ngenyang (4). Kemenangan ini tentu saja menjadi sebuah pencapaian luar biasa baginya. Kepada burungnews, Ia blak-blakan tentang pencapaiannya kali ini.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Sebagai salah satu pemain yang sering turun ke berbagai lomba besar, istilah goreng menggoreng adalah hal yang biasa menurutnya. Baginya, salah satu kepuasan yang didapat saat berlomba adalah pengakuan akan kualitas burung dari peserta lain.  “Kalau menang kalah itu nggak jadi soal. Yang penting, penonton tahu kalau ini burung kualitas. Puasnya di situ. Menang percuma kok, cuma dapat piala, bikin sendiri kan juga bisa. Tapi, kalau penonton tahu ini bagus, Saya udah seneng,” bebernya.

Untuk kemenangan di Boyolali Cup 5 kali ini, Ia mengungkapkan apabila selain burung miliknya memang layak juara, Ia juga percaya kalau ini memang rejeki yang diberikan oleh Allah kepada timnya. Hal ini tak lepas dari peran Rico, Bebek, Adi, dan Mbah Bimo sebagai juru rawat amunisi-amunisi miliknya.

 

ROBERT PANTAU. DITENGAH ANISER BLOK TENGAH

 

“Ini rumahnya Mbah Bimo tak titipin (burung-red), rumahnya Bebek tak titipin, rumahnya Adi sama Rico tak titipin semua. Nanti sak omah, limo limo mungkin tak titipin kabeh. Sambil investasi lah. Ini tak suruh beternak kok Rico ini. Kenari tak suruh ternak, whamei barusan ini, belum jadi-jadi. Pentet ya iya, sampai mati terus pentetnya, mungkin belum jodoh,” lanjutnya.

Senada dengan Robert, Rico mengungkapkan kalau performa amunisi-amunisi yang dikawalnya memang sedang bagus-bagusnya. “Dalam beberapa minggu terakhir ini, semu gaco bulunya utuh. Nggak heranlah kalau main dimana-mana sering masuk nomor kecil,” terangnya. Bahkan untuk rawatan pun Ia mengaku hanya sederhana. “Rawatan setiap hari mandi pagi, jemur 5 menit, setelah itu krodong, kembalikan lagi. Makanan cuma kasih jangkrik satu aja. Pepaya tiap hari,”.

 

 

Selain sedang dalam kondisi onfire, Mbah Bimo mengakui kalau kualitas materi gaco-gaco Robert Pantau memang mumpuni dan sudah terseleksi di berbagai ajang lomba. “Kita percaya burung kita mewah, bisa bersaing dengan burung-burung lainnya. Kita sudah seleksi dari latber, latpres, latihan, kita yakin apabila burung kita berani ditampilkan di lomba-lomba besar. Sementara untuk juara itu tergantung lagi pada Ya Alloh itu tadi. Dengan Ya Alloh itu kita pasrah, kalau kita sudah menyebut Ya Allah kita sudah memanggil hati jurani juri. Kembali ke Ya Alloh,” paparnya.

KATA KUNCI: boyolali cup 5 robert pantau

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp