TIM 7371 TIDAK HANYA SPESIALIS MURAI BATU


ANNIVERSARY JBC CUP 2 JOMBANG#3

Pertarungan MB Papan Atas, Bayangan, Bodrex dan Anak Langit

Tiga gaco murai batu: Bayangan, Bodrex dan Anak Langit bertarung memperebutkan podium teratas di kelas Murai Batu di Anniversary JBC Cup 2 Jombang. Apa saja kelebihan masing-masing gaco?

Tim 7371 Indonesia selama ini dikenal sebagai tim pengorbit murai batu yang anggotanya tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Selain didominasi para pemain di Malang,  Surabaya, Gresik, Sidoarjo,Kediri dan kota lainnya, tim yang beranggotakan 500-an personil ini juga ada di Pulau Dewata Bali.

 

 

Namun, siapa sangka kalau tim ini ternyata tidak hanya fokus mengorbitkan gaco ekor panjang. Menurut Lely, motor Tim 7371 Indonesia, selain fokus di murai batu, anggota juga mengoleksi gaco di kelas Cucak Hijau, Kacer, Kenari sampai love bird.

Untuk kelas murai batu, sudah pasti stock amunisi paling banyak. Karena hampir semua anggota mengoleksi gaco hingga lebih dari satu ekor. Cukup banyak pula gaco yang sudah ngorbit di kancah Nasional.

 

BAYANGAN SAAT MENDAPAT KONCER A MUTLAK DI KELAS MURAI BATU JBC

 

Diantaranya ada Bayangan, Gladiator, Lambada, Cobra dan lain-lain. Khusus Bayangan, gaco inilah yang Minggu lalu, 14 April 2019 menjadi pusat perhatian di Anniversary JBC Cup 2 Jombang yang digelar di Gantangan Denanyar BC Jombang.

Selain aksi ngeplay-nya yang eksotis, Bayangan punya banyak kelebihan. "Kelebihannya antara lain, lagu roll tembak dengan durasi panjang, gaya full ngeplay, lagu yang sering dikeluarin adalah suara cililin, ciblek ngebren, gereja tarung dan kenari," kata Lely.

 

DONY HMT 7371 DAN MURAI BATU BAYANGAN

 

Kenapa diberi nama Bayangan, karena gaco yang satu ini punya ciri khas seperti Black Steel, gaco andalan 7371 yang sudah tiada. "Baik gaya maupun vokalnya, sangat mirip dengan Black Steel. Karena itu kami sepakat memberinya nama Bayangan," kata Dony HMT, pemilik murai batu Bayangan yang mengaku mendapat gaco ini dari Lely 7371.

Di Anniversary JBC Cup 2, Bayangan turun di kelas utama, Murai Batu JBC yang dibanderol 150 ribu. Di kelas ini, Bayangan tampil elegan dengan membongkar semua lagu isian dan sangat stabil dari awal hingga akhir. Tim juri pun tak ragu menghadiahi bendera koncer A mutlak.

 

BAMBANG RESMOB COMEBACK ANAK LANGIT TAMPIL ELEGAN

 

Rivalitas tingkat tinggi terjadi di kelas utama ini, karena selain full gantangan atau diikuti 70 gaco, di kelas ini juga turun gaco-gaco hebat. Diantaranya ada Semut Ireng andalan Fauzi Ershi dari Jombang, Cokro andalan Mr Wahyu dari MBI Mojokerto, Bandel andalan H Samsul dari Malang, Meteor andalan Betta Suka dari Tulungagung, Rojokoyo andalan Asia BF dari Nganjuk, Simen dan Cabe Rawit andalan MMS juga Anak Langit andalan Bambang Resmob dari Jombang yang baru saja tuntas mabung.

Anak Langit sebenarnya tidak demam panggung meski baru kali pertama ini turun di pentas akbar setelah mabung. Namun saat turun di kelas utama yang dibanderol 150 ribu ini, aksinya kurang greget hingga melemparnya ke peringkat dasar. Bowo yang dipercaya Bambang merawat Anak Langit bekerja ekstra keras dan berhasil mendongkrak performa gaco kesayangan Bambang Resmob yang pernah dilamar 150 juta ini.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

"Tadi di kelas pertama, tiket 100 ribu performa Anak Langit sangat hebat dan berhasil parkir di podium dua. Tapi pas turun di kelas utama, performanya jadi labil dan tidak segarang yang pertama," ungkap Bowo.

Turun di sesi ketiga, Anak Langit mampu menunjukkan kelasnya. Suara kapas tembak disambung cililin yang dibawakan dengan speed rapat kerap dilontarkan sepanjang laga. Tidak cukup disitu, gaco yang memiliki tampilan mewah dengan ekor panjang ini juga berkali-kali menjerit panjang hingga memekakkan telinga. "Alhamdulillah, performa Anak Langit waktu turun di kelas C dan D sangat mewah dan berhasil memboyong tropi utama," kata Bowo penuh semangat.

 

BOWO PERAWAT MURAI BATU ANAK LANGIT

 

Bodrex andalan Ovic dari Tim Murai Batu Jombang (MBJ) juga memiliki performa tak kalah mewah dari Bayangan maupun Anak Langit. Ini dibuktikan dengan prestasi yang diraih Bodrex di kelas Murai Batu Anniversari yang dibanderol 100 ribu dan menjadi laga pertama kelas murai Batu.

Suara cililin mengalun panjang yang dilontarkan sampai berkali-kali menjadi vokal andalan Bodrex. "Kalau bunyi cililin, bisa ngeban lima sampai tujuh kali sekali nafas. Ini kehebatan Bodrex selain punya senjata suara kenari dan trecetan cucak jenggot yang mewah," kata Ovic.

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

DATA JUARA ANNIVERSARY JBC CUP 2 JOMBANG #1,  KLIK DI SINI

ANNIVERSARY JBC CUP 2 JOMBANG #2,  KLIK DI SINI

 

BODREX MONCER DI KELAS MURAI BATU A ANNIVERSARY

 

TIM BETTA KICAU TULUNGAGUNG MENGANDALKAN MURAI BATU METEOR

 

 

KOLABORASI 7371 MMS DAN NONI ATIONG SEDULURAN

 

MMS TEAM DARI SIDIARJO DAPAT DOORPRIZE MURAI BATU

 

H SAMSUL PEMILIK MURAI BATU BANDEL DARI JENGGOT SF BATU

 

KATA KUNCI: anniversary jbc cup 2 jombang bayangan bodrex anak langit

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp