ALVIN TASIKMALAYA


ALVIN TASIKMALAYA

Kerap dan Konsisten Orbitan Anis Merah, Mulai Disejajarkan dengan Kimpen

Kota Tasikmalaya, sedari dulu dikenal sebagai gudangnya anis merah. Banyak burung papan atas yang lahir dari daerah kota Santri ini. Kini, yang sedang menjadi pusat perhatian adalah Dunhill, jago milik Alvin.

Dunhill baru saja meraih kemenangan di event akbar Danmen Cup Purwakarta, Minggu 27 Oktober 2019. Ini adalah event yang begitu menarik dan dibanjiri kicaumania dari berbagai daerah. Pesertanya saja tembus hingga setidaknya 2.600, meninggalkan kenangan yang begitu mendalam bagi mereka yang hadir di sini.

 

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Kemenangan demi kemenangan yang diraih oleh jagoan anis merah milik Alvin membuatnya mulai disejajarkan dengan Kimpen. Kimpen adalah pengorbit anis merah yang legendaris. Ia bahkan sampai mendapat julukan si kuping emas, rajanya anis merah.

Di Gelaran Bandung Lautan Api Cup 3, koleksi Alvin yang bernama Cinta mampu menembus tempat teratas. Usai laga tersebut, Alvin pun menurunkan kembali bersama jagoan lainnya Dunhill di Danmen Cup.

 

 

Dunhill yang turun di kelas Brajamusti sesi pembuka kelas anis merah berhasil menembus urutan ke-1. Ia memang pantas mendapatkannya, karena tampil apik dengan lagu-lagu mewahnya. Teler ke kiri dan kanan sampai mentok, lagunya ngisi rapat, tidak ada kosongnya. Begitu dari awal sampai akhir penilaian, nyaris tanpa jeda.

Padahal, lawan yang dihadapi juga jago-jago kelas berat. Toh para juri lebih banyak yang memilih Dunhill. Tak ayal, saat ini peta persaingan anis merah menjadi semakin ketat.

 

 

Dunhill dan Cinta pun siap meramaikan lagi gelaran-gelaran besar di Blok Barat, seperti Walikota Cup Bogor pada 24 November, sebelum BnR Award pada 15 Desember 2019.

“Senang sekali bisa meraih prestasi di even nasional seperti Bandung Lautan Api dan Danmen Cup. Bagi kami kemenangan di dua laga event ini sangat berharga dan menambah kepercayaan lagi untuk kembali berlaga di event-event besar lainnya,” ujar Alvin.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai  TOPSONG.

 

Alvin yang di rumah memiliki koleksi anis merah hingga 170an ekor, membagikan perawatan untuk Dunhill. Setiap pagi diembun, mulai jam 05.00 sampai pukul 06.00 WIB. Setelah itu dimandikan dan diberi jangkrik satu ekor. Di jemur sekitar 30 menit.

Tiap hari diberikan buah pepaya atau pisang secara bergantian. H-3 menjelang lomba pemberian buah-buahan dihentikan. Di hari H, sebelum berangkat dimandikan dulu, lalu diberi jangkrik 2 ekor.

Rawatannya sederhana. Salah satunya karena sejak dulu Alvin masih tetap setia menggunakan Voer Topsong untuk semua jagoannya. “Sudah sejak dulu, sudah merasa cocok. Faktanya memang kualitasnya bagus, mudah didapat di mana-mana. Jadi, belum ada alasan untuk ganti.”

KATA KUNCI: alvin tasikmalaya anis merah danhill

BERITA LAINNYA

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp