GUS FALAH (DUA DARI KANAN) SAAT DI DEPAN PONDOK YANG MENAWARKAN BEASISWA BAGI PENGEMAR BURUNG


VIRAL !! PONPES AL-FALAH BOJONEGORO

Santri Diajari Merawat Burung, Khusus Cendeter Indonesia Dapat Beasiswa

Gus Falah, begitu ia biasa dipanggil adalah salah satu pengasuh Ponpes Al-Falah Bojonegoro yang kebetulan hobi burung, khususnya cendet. Dalam rangka syiar, di pondok ini bahkan ada tawaran bagi santri yang mau merawat cendet atau angggota Cendeter Indonesia maka akan mendapatkan beasiswa selama tiga tahun. 

Di dunia kicauan, khususnya cendet, Bojonegoro sudah lama dikenal sebagai tempatnya mencari bakalan cendet yang baik, selain Madura. Konon, cendet-cendet yang berasal dari Bojonegoro mempunyai kualitas tersendiri sehingga mampu bersaing di lomba besar jika dirawat sebaik mungkin.

 

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk hwamey, murai batu, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

INGAT! Sekarang sudah tersedia kupon / vocher hadiah langsung tanpa diundi dalam kemasan semua varian TWISTER. Dapatkan ratusan hadiah menarik seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku sampai 31 Desember 2021.

 

Beberapa pemain cendet asal Bojonegoro pun sebenarnya telah banyak malang melintang di perlombaan, namun belum banyak orang luar Bojonegoro yang mengetahuinya. Dan, satu di antaranya adalah Gus Falah, yang merupakan salah satu pengasuh Ponpes Al-Falah yang berada di Pacul, Kota Bojonegoro.

“Gaco cendet Gus Falah yang bernama Gerhana sebenarnya telah banyak memenangkan perlombaan. Di Cemara Cup Tuban, Gerhana bahkan pernah dinobatkan sebagai cendet terbaik. Di event Bunglon Cup, Gerhana pernah juara 1, yang waktu itu bersaing dengan Dewa Kanza,” ucap Arifin Bunglon dari Lamongan, yang merupakan karib Gus Falah.     

 

KHUSUS ANGGOTA CENDETER INDONESIA GRATIS MONDOK

 

Keahlian Gus Falah merawat cendet rupanya tidak ingin dijalani sendiri. Beliau yang kebetulan menjadi salah seorang pengasuh Ponpes Al-Falah rupanya ingin menularkan kepada para santrinya. Di pondok ini setidaknya ada sekitar 21 cendet yang dirawat Gus Falah bersama para santrinya.

Pada saat PPKM 1 belum lama ini, saat lomba di luar tidak ada, mereka ya berlomba sendiri di pondok yang juga ada jenjang sekolah umumnya tersebut. “Tujuannya adalah syiar, jadi kalau ada kicaumania yang ingin mondok di sini ya silakan. Khusus bagi anggota Cendeter Indonesia, kami bahkan mengratiskan biaya SPP selama 3 tahun,” jelas Gus Falah.

 

SALAH SEORANG SANTRI MERAWAT BURUNG

 

Menularkan cara merawat cendet yang baik kepada para santri menurut Gus Falah tujuannya semata-mata supaya bisa silaturahim ke saudara-saudara pengemar cendet di luar Bojonegoro. Sebab, kalau tidak punya gaco yang baik, ya tidak mungkin datang ke event besar di luar Bojonegoro. Kalau pun kemudian gaco dari Gus Falah menang, tujuannya tak lain agar supaya nama pondoknya makin dikenal lagi.  

Gus Falah mengakui jika santri yang suka merawat cendet kebanyakan adalah yang usianya SMP ke atas. Meski begitu, Gus Falah mengaku sering terjun sendiri merawat burung-burungnya.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

“Di pondok pernah paling banyak ada gaco cendet sampai 21 ekor. Kebetulan cendet bisa saling berdekatan, bahkan bisa saling mengisi,” ucap Gus Falah, yang di event 22 Tahun Anniversary Dewa 99, Medaeng, Sidoarjo, Minggu, 12 September 2021, gaconya masuk tos 4-5 tersebut. [RANTO]

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

SEBAGIAN ANGGOTA CENDETER INDONESIA SAAT HADIRI 22ND DEWA99 SIDOARJO

 

 

 

KATA KUNCI: ponpes al-falah bojonegoro santri merawat burung cendeter indonesia beasiswa

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp