KALAU HUJAN, H SIGIT SENGAJA MENGELUARKAN


TIPS & VIDEO LOVE BIRD KUSUMO

Benarkah Rutin Dihujan-hujankan?

 

 

MENGANDUNG SPONSOR

Kusumo adalah love bird fenomenal yang pertama muncul sejak bulan Februari 2015 dan masih tetap stabil hingga sekarang. Prestasi terakhirnya, nyeri di Presiden Cup 4, kemudian hatrik di KLI AE Ponorogo, 23 Oktober kemarin.

Anda mungkin pernah atau bahkan sering dengar cerita tentang love bird Kusumo yang fenomenal itu ternyatra sering dihujan-hujankan oleh H. Sigit WMP. Apakah Anda meyakini berita itu fakta dan ingin mencoba meniru, atau masih meragukan kebenarannya?

Belum lama, burungnews bermain ke kediaman H. Sigit WMP. Kebetulan, sore itu hujan. Tidak deras sekali, tapi lumayan membuat basah kalau kita tidak pakai payung.

Sampai depan rumah H. Sigit, tampak ada 2 love bird yang sedang dihujan-hujankan. Burungnews pun langsung merekamnya. H. Sigit yang awalnya menunggui dari dalam, keluar dan menyapa kami.

Dijelaskan, satu burung memang Kusumo, satunyalagi burung baru yang belum diberi nama. Dihujankan beberapa saat, sekitar 20 menit, setelah Kusumo mulai bunyi ngeplong-ngeplong, H. Sigit bergegas mengambilnya. “Itu kalau sudah bunyi pertanda sudah cukup, sudah minta dimasukkan.”

Langkah berikutnya, kedua berung berikut sangkar terutama pangkringan, disemprot denga air bersih, untuk mencuci atau menghilangkan sisa air hujan. “Air hujan itu kan cenderung lengket dan asin, jadi kita bersihkan.” 

Berikutnya, sangkar dikeringkan. Jeruji bagian atas dan samping diteput-tepuk dengan kedua tangan, sehingga air yang menempel berjatuhan.  Kain kerodong kemudian dipakai untuk mengelap seluruh bagian hingga kering.

Kembali kepada pertanyaan pada judul di atas, apakah benar love bird Kusumo dan jagoan lainnya sering sengaja dihujan-hujankan oleh H. Sigit WMP? Jawabannya, memang benar seperti itu adanya, sebagaimana video yang berhasil kami rekam dan bisa dilihat para pembaca burungnews.com

Cerita atau berita tentang terapi menghujan-hujankan love bird yang dilakukan oleh H. Sigit WMP, termasuk terhadap Kusumo, adalah fakta, bukan hoak. Anda bebas untuk ikut meniru dan mencobanya, bila cara atau stelan yang selama ini berlaku dianggap belum maksimal.

Tapi, perlu diingat, itu hanya salah satu bagian dari "ritus" merawat Kusumo. Masih ada yang lainnya, termasuk memberikan asupan tambahan.

 

ASUPAN TAMBAHAN

Hal yang berulangkali diceritakan oleh H. Sigit WMP adalah, memberikan tambahan asupan kepada Kusumo menjelang lomba, dengan Moncer1. Kusumo sendiri diberikan dengan cara diteteskan langsung ke mulut.

“Tergantung burung, kalau bisa dan biasa dipegang ya dengan cara seperti Kusumo tidak apa-apa. Tapi bila tidak bisa dipegang, bisa dicampurkan dengan air minum. Caranya, kolak air minum cukup diisi sepertiga atau maksimal setengah saja, kemudian diberi 3 tetes Moncer1.”

Bagaimana untuk pemberian awal pada burung yang sebelumnya tidak dikasih. “Untuk burung yang baru diberi, pemberiannya rutin tiap hari selama 7 – 10 hari. Setelah itu diberikan 1 atau 2 hari menjelang lomba, lihat kondisi burung kalau kurang gacor, hari Minggu pagi diberikan lagi tidak masalah.”

Setelah pemberian awal, berikutnya bisa diberikan menjelang lomba saja, seperti halnya Kusumo. Bagi Anda yang breeding, pemberian Moncer1 juga direkomendasikan untuk indukan yang disiapkan untuk kawin, kemudian dilanjutkan dengan pemberian Teluro.

Tiap individu burung mungkin butuh dosis berbeda. Di situlah stelan yang harus dicari dan dipecahkan sendiri oleh love bird mania. Kusumo misalnya, butuh beberapa tahun sampai si burung konslet seperti sekarang.

Di mana Anda bisa mendapatkan Moncer1? Bagi yang tinggal di daerah yang belum ada Moncer1 di kios, bisa mendapatkannya pada kru H. Sigit di setiap lombanya, misalnya rencana berikut Kusumo adalah turun di Piala Sultan Banten. Untuk pesanan luar kota, bisa pula menghubungi kru H. Sigit WMP, atau Azhiz Jupiter di 0856.4232.8338 

 

VIDEO LB KUSUMO HUJAN-HUJANAN, KLIK DI SINI 

 

TERKAIT:

SECUIL PERAWATAN KUSUMO & VIDEO,  KLIK DI SINI

LB RORO DAN PERAWATANNYA,  KLIK DI SINI

 

BERITA LAINNYA

Copyright BurungNews @ 2014 - 2017 Developed by JogjaCamp