UMI KASUM, 15 TAHUN MERAWAT DAN MELOMBAKAN MURAI BATU (dok. TRI SPEED RONGGOLAWE)


TERLECUT OMELAN SUAMI KARENA BURUNG MATI

Umi Jadi Keranjingan Merawat & Melombakan Murai Batu + VIDIO

Siapa murai batu mania di tanah air yang tak mengenal Umi Kasum. Mpok muda ini dikenal sebagai pengorbit murai batu yang handal. Ia mengaku sudah gila pada murai batu sejak 15 tahun silam, hingga begitu fasih dengan karakter dan perilaku murai.

Umi mengaku menyukai burung murai batu karena mengikuti hobi suaminya. Awalnya, ia diminta membantu merawat. “Jadi kalau suami kerja, saya yang dirumah dititipi supaya dirawat. Saya lakukan sesuai petunjuknya, juga dari pengikuti langkah-langkah yang ia contohkan.”

Malang tak bisa ditolak, murai yang dipercayakan pada Umi mati. “Waktu itu suami kerja luar kota beberapa hari, jadi praktis saya sendirian yang dipasrahi merawat. Pas pulang, saya pun diomel-omelin.”

 

 

Setelah itu, Umi pun bertekad untuk bisa merawat dengan lebih baik lagi, lebih serius dan disertai dengan hati. “Jadi, beberapa waktu kemudian kami beli lagi. Saya janji akan merawat dengan baik.”

Suatu saat, ketika mereka kehabisan uang, burung yang sudah mulai prestasi itu pun dijual. “Saya kaget dan sungguh tak mengira, ternyata lakunya mahal. Dari sini, saya jadi makin semangat pengin merawat murai batu lagi dan keranjingan lomba.”

Umi akhirnya memiliki jago yang cukup bagus, Kikibo. Prestasi Kikibo pun tak kalah membanggakan. “Belinya masih  bahan, waktu itu 3,3 juta. Ini burung saya sendiri, beli sendiri, pilih sendiri. Saya rawat dan seting sendiri. Tentu saja, uangnya minta suami he he he.”

 

TAMPAK DEPAN KANDANG MURAI DI RUMAH UMI. TROTOLAN JUGA PAKAI TWISTER

 

Kini Kikibo bersama jago handal lainnya seperti Hoky yang belum lama dibeli dengan harga lumayan tinggi, sudah mengisi kandang ternak. Umi sudah memiliki dan mengisi 8 kandang ternak di rumahnya. Berita baiknya, dari kandang ternaknya sudah pada produksi sehingga kini Umi juga memiliki generasi penerus para juara.

“Untuk burung yang buat mainan atau lomba tinggal Samurai dan Anak Mami, serta satu burung milik Team Mr. Joss Lampung yaitu Arabian.”

 

WASPADA dengan produk yang logonya MIRIP, dibaca/dilafalkan dengan cara yang SAMA, tetapi BUKAN produk yang dikeluarkan TOPSONG. Lihat selengkapnya DI SINI.

 

Sehari-hari, ketiga burung itu dirawat dan disimpan di rumah masing-masing joki. “Harus terpisah di rumah yang berbeda, karena di rumah saya kan buat kandang ternak, tidak mungkin buat merawat burung lomba juga.”

Meskipun keseharian di rawat oleh dan di rumah joki, namun pola rawatan apalagi setingan tetap sesuai yang ditentukan oleh Umi. “Saya hapal dan tahu persis karakter tiap burung. Beda-beda, mulai rawatan harian sampai setingan tidak sama.”

 

50 PERSEN RAWATAN DITENTUKAN PILIHAN VOER YANG TEPAT

Burung murai jaman sekarang umumnya mengadalkan voer sebagai salah satu pakan utama, ditambah EF sesuai kebutuhan. Ada pun untuk setingan lomba, umumnya dilakukan dengan mengutak-atik EF-nya.

Menurut Umi yang sudah 15 tahun berpengalaman merawat murai batu, ada dua macam voer yang bisa diberikan pada burung lomba. “Saya menyebutnya voer standar dan yang di atas tandar. Disebut standar itu bila melihan kandungan atau indegriennya. Voer standar itu kandungan proteinnya sampai dengan 20 persen. Kalau di atas 20 persen,  itu sudah di atas standar.”

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Dalam kondisi normal, Umi memberikan kepada burung-burungnya dengan voer yang standar saja. Selebihnya, dengan main ekstra fooding seperti jangkrik, kroto, ular hongkong.

“Pada kasus tertentu ketika burung sudah kita maksimalnya EF-nya kok tetap saja kurang ngotot, kurang fighter, barulah opsi voer di atas standar bisa kita coba.”

Menurut Umi, kalau kita sudah merasa cocok dengan voer tertentu untuk hariannya, itu ibarat separuh dari tugas merawat dan nyeting burung sudah dikerjakan. “Tinggal separuhnya lagi nyeting ekstra fooding, apakah itu jangkrik, kroto, ular hongkong, dan mungkin ada yang memakai jenis lainnya.”

Namun, Umi sendiri mengaku ada burung yang tidak memakai voer, sepenuhnya mengandalkan jangkrik dan kroto.

Soal pilihan voer, Umi mengaku merasa cocok dengan Twister yang kini sudah mudah dijumpai di kios-kios burung di seputaran Jakarta. “Saya merasa cocok, dan itu juga saya berikan untuk trotolan  hasil breeding sendiri. Kotoran kecil-kecil, kering, nafsu makan bagus, burung tampak sehat, gesit, dan cepat bongsor.” [maltimbus]

 

BAGAIMANA UMI MEMILIH VOER YANG COCOK BUAT BURUNGNYA?

 

 

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

KATA KUNCI: umi kasum murai batu breeding murai batu pakan twister

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp