MR JOMBANG & CENDET SADIS. DULU CIAK EKOR, SEKARANG SEMBUH TOTAL


SERI SOLUSI CENDET#1

Mengatasi Ciak Bulu Ekor + Video, Simak Cara Mr. Jombang Mengatasinya Tanpa Ribet

[MENGANDUNG PROMOSI] Ciak bulu ekor menjadi salah satu momok yang sering dihadapi para cendet mania. Banyak burung yang sesungguhnya punya materi bagus, namun  terkendala dengan masalah ciak bulu ekor. Apa sebabnya dan bagaimana mengatasinya, lihat tutorial video di bawah ini.

Mr. Jombang, salah satu cendet mania senior yang sering mengorbitkan juara, juga tak luput dari masalah ciak bulu ekor. “Dari dulu, permasalahan yang sering dihadapi dan jujur memang tak selalu mudah mengatasinya adalah saat cendet kita terkena ciak bulu ekor,” ujarnya kepada burungnews.com belum lama ini.

Sebenarnya, banyak sekali teori yang menjelaskan penyebabnya, berikut treatmen yang mesti dilakukan. “Hampir semua cendet mania mengetahui soal ini. Sayangnya, tak semua treatmen itu bisa berhasil. Treatmen yang berhasil pada burung A, ternyata belum tentu cocok untuk burung B. Sehingga kita dituntut untuk selalu mencoba dan mencari cara yang baru. Tidak semua orang betah menghadapi situasi ini.”

 

 

Meski mengaku sulit menjelaskannya secara gamblang, Mr. Jombang menyimpulkan burung cendet yang ciak ekor disebabkan karena ada masalah dengan kesehatannya. “Jujur saya tak bisa menjelaskan secara persis, kalau dibilang sakit itu sakit apa. Ada banyak yang mencoba melakukan diagnosa seperti ada kemungkinan cacingan sehingga dubur gatal, kutu, dan lainnya. Kalau misalnya kita berikan obat cacing atau kutu sembuh adat ciak ekornya, berarti diagnosa itu betul. Kalau ternyata tidak, berarti ada masalah lain yang kita tidak tahu.”

Maka yang perlu dilakukan adalah membuat burung itu menjadi sehat. Caranya, ya dengan memberikan asupan pakan yang baik. “Pakan itu hal penting yang akan menentukan burung kita itu akan sehat atau kurang. Pola perawatan pun demikian, seperti menjaga kebersihan kandang dan lingkunan, termasuk memandikan dan menjemur burung berikut sangkarnya secara teratur.”

Kalau kita kasih kroto, harus dipastikan kroto itu segar, bersih, sehat. Demikian pula dengan jangkrik. Kroto yang sudah kita bersihkan, bisa dimasukkan di kulkas. Bagaimana dengan jangkrik?

 

VIDEO MEMPERLAKUKAN JANGKRIK SEBELUM DIKASIHKAN BURUNG:

 

Menurut Mr. Jombang, jangkrik yang baru dibeli, jangan langsung diberikan kepada burung. “Karena kita tidak tahu persis kondisinya, kita tidak tahu apa yang dimakan oleh si jangkrik sebelumnya. Coba kita pencet atau tekan perut jangkrik, biasanya empuk sekali, gembur. Kalau dipecah, perutnya lebih banyak berisi air. Jangkrik yang baik, selain bersih dan segar, kalau dipencet itu keras dan padat. Kalau gembur dan seperti kembung, apalagi kalau sudah tampak lesu, kulit tidak bersih seperti berjamur, burung pun biasanya tak mau makan. Hanya saja, kalau tidak ada lainnya dan sudah begitu lapar, akhirnya dimakan juga. Dari sinilah berbagai masalah kesehatan kemudian bisa muncul.”

Mr. Jombang lantas menganjurkan agar jangkrik yang baru dibeli semacam dikarantina dulu. “Beri pakan baru yang kita pastikan benar-benar bersih dan sehat. Kalau sayuran, kita pastikan sudah dicuci bersih, terbebas dari kemungkinan mengandung risidu kimia. Ingat, banyak sayur kalau kita beli, di ladangnya kerap disemprot dengan pupuk kimia dan insektisida. Setelah satu hari kita karantina dengan pakan baru, bersih, juga kandang jangkrik yang dijaga kebersihan dan kering, barulah jangkrik aman kita berikan untuk burung.”

 

 

Hal penting yang perlu digarisbawahi, saat lomba  sebaiknya bawa jangkrik sendiri yang kita ketahui kondisinya. “Kan kadang lupa, lalu di lapang kita minta jangkrik kepada teman atau peserta lain. Sebaiknya jangan diterus-teruskan kebiasaan itu. Soalnya jangkrik itu boleh jadi baru beli, atau peserta itu bawa dari tempat tinggalnya dari luar kota sudah seharian belum dikasih makan yang baik. Itu bisa jadi sumber masalah bagi kesehatan burung kita.”

Belum lama ini, Mr. Jombang mengaku mencoba pakan yang secara khusus diformulasikan untuk jangkrik. “Ada pakan yang sudah dikemas, ada sendok taburnya. Jadi praktis sekali. Saya benar-benar sudah mencoba dan melihat perubahan yang luar biasa. Jangkriknya sehat, burung pun jadi lebih sehat lagi. Secara lapangan tampilnya lebih bagus dari sebelumn ya, lebih responsif, tidak mudah kendor.   Hal yang lebih melegakan, burung pun benar-benar bisa pulih atau sembuh dari masalah cicak bulu ekor.”

 

VIDEO Mr. JOMBANG & SOLUSI PRAKTIS MENGATASI CIAK EKOR:

 

 

Mr. Jombang lantas menunjuk dua jagoan yang kini dalam rawatannya, yaitu Sadis yang sekarang milik Ir. Gamping dan Kudeta. “Sadis dulu waktu baru saya beli, itu parah kondisi ciak ekornya. Cukup lama menyembuhkannya dengan berbagai cara. Tapi kadang-kadang masih timbul lagi gejala ciak ekornya. Terbukti sekarang semakin bagus tampilnya, dan semakin sering meraih prestasi. Demikian pula dengan Kudeta, awalnya juga burung ciak bulu ekor. Setelah jangkriknya saya treatmen dengan pakan Maximum, keduanya benar-benar sudah tidak mau ciak ekor lagi. Karena sudah terjadi pada beberapa burung, saya pun berani menyimpulkan bahwa jangkrik yang sehat sebagai pakan utama cendet, membuat burung jadi sehat. Burung yang sebelumnya suka ciak ekor dan dicoba beragam cara tidak mau sembuh total, akhirnya mau pulih total setelah kondisi burung jadi benar-benar sehat. Itu karena jangkrik diberikan pakan Maximum dulu.”

Ditambahkannya, sebelum ada Maximum, sudah lama ia memberikan perlakuan pada jangkrik dengan beragam makanan seperti wortel dan lainnya. “Itu lebih baik dari pada jangkrik baru dibeli langsung dikasihkan burung. Memang stelan masih sering geseh, tidak pas meski diberi jumlah jangkrik yang sama. Baru paham sekarang karena kandungan nutrisinya berubah-ubah sesuai makanan yang kita berikan. Tetapi setelah diberi Maximum benar-benar beda sekali.  Secara jangkrik lebih kering, perutnya padat. Efek pada burung pun benar-benar terasa sekali, bisa kita lihat tanpa nunggu lama.”

Bagi Anda yang penasaran dan ingin lebih dekat dengan Mr. Jombang untuk berbagi pengalaman lebih lanjut kaitannya dengan perawatan cendet, silakan menghubunginya di nomor 0813.2815.4712.

 

KATA KUNCI: pakan jangkrik maximum mr jombang cendet sadis cendet kudeta kpu cup purworejo

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp