MR. LOSA, KRISNA PODIUM SATU GACORAN BEBAS


RAMADHAN CERIA PERKUTUT LOKAL ALAM BLITAR

Semar Kampiun Gacoran Lokal Alam, Krisna Podium 1 Gacoran Bebas

Kelas utama Gacoran Lokal Alam akhirnya dipuncaki Semar dari Arema LA, sedangkan Garoran Bebas kampiunnya Krisna besutan Losa Blitar. Bursa membuahkan hasil, Jeliteng dipinang 3 juta full set.

Even Gelaran Paguyuban Pelestari Perkutut Lokal Alam Blitar (P3LAB) di Papringan Minggirsari, Kec. Kanigoro, Kab. Blitar ramai di tiap kelasnya, termasuk kelas bursa. Selain adu prestasi, perkutut-perkutut yang punya anggungan istimewa menjadi lirikan para pecinta perkutut lokal alam.

 

MR. JAMAL AREMA LA, HANTARKAN SEMAR KAMPIUN CAGORAN LOKAL ALAM

 

Mereka tak segan langsung meneriaki gantangan dengan nominal penawaran. “Gantangan 30, 350;  Gantangan 9, 450,” dan semacamnya.

Sejak awal digantang, nomor 14 milik Mr. Catur Didik juga mendapat teriakan dari Mr. Basuki Mayor BF Minggirsari (peternak perkutut Bangkok). Setelah selesai penjurian, burung yang diberi nama Jeliteng langsung didekati Mr. Basuki, akhirnya deal ditransfer 3 juta full set. Artinya, dibeli lengkap dengan sangkarnya.

 

 

 “Jeliteng laku dibursa bersama kurungannya 3 juta, langsung saya lepas,” kata Didik berbinar senang.   

Burung pemula Jo Klitik milik Yudis dari Kanigoro tampil istimewa, meraih poin 33 atau poin tertinggi di antara pesaingnya, seperti Yaqin milik Arik meraih poin 19, Semar milik Mulyono dari Malang poin 18.

 

PENAMPILAN SEMAR JUARA 1 GACORAN LOKAL ALAM

 

Di kelas Pemula ini, banyak yang tumbang lantaran kena diskualifikasi, poin yang dikumpulkan melebihi 50 poin selama 25 menit penjurian.

Menurut Yudis, merawat Jo Klitik cukup mudah. H-2 sebelum lomba dijemur mulai jam 07 sampai jam 09, lalu dimasukkan rumah dan di kerobong. Yudis sudah merawatnya selama 2 tahun.

 

MR. CATUR DIDIK (KANAN), JELITENG DIPINANG MR. BASUKI 3 JUTA FULL SET SAAT BURSA

 

Jo Klitik pernah juara di wilayah Blitar, seperti Pengkol Tanjungsari juara 3, Pakel Banggle jara 2, dan di Minggirsari ini juara 1. Perlakuan utama penjemuran dan  jamu, pakai kencur dan jahe, diberikan tergantung situasi. Mendung diberi jahe, kalau panas diberi kencur, untuk menetralkan birahi dikerobong full 24 jam,” jelasnya.

Kelas Layon menampilkan kontes yang gayeng pula. Di sesi ini poin dibatasi sampai 100 poin saja, jika lebih bakal kena diskualifikasi. Temon perkutut lokal besutan Mr. Koko dari Garum  tampil mumpuni, dan mencapai poin tinggi 80, dibayangi Bodronoyo milik Catur Didik.

 

 

Catur Didik juga akan menggelar Latber Halal Bihalal Korwil Blitar PLABR (Perkutut Lokal Alam Blitar Raya). Lokasinya di gantangan Bofago Arena, Pasar Kutukan Slorok Garum Blitar, 15 Mei 2022.

Temon memang perkutut jagoan, telah sering meraih juara 1 di berbagai even, seperti di Tulungagung dan gantangan Pasar Dimoro kota Blitar. Mau tahu kunci dari sisi perawatannya?

 

PARA JUARA BURSA

 

Menurut Koko, rahasianya pada jemur dan asupan makanan bermutu, ditambah jamu yang pas. “Saya pakai jamu yang sudah jadi, jadi tinggal seduh dan kasihkan ke perkutut,” kata Mr. Koko.

Mr. Koko mengaku sangat mengapresiasi even garapan pak Jun Tombo Ati. “Even ini sudah bagus, peserta datang dari Blitar maupun luar Blitar,  sperti dari Malang, Tulungagung, dan Trenggalek. Ini merupakan antusiasme luar biasa dari para penggemar perkutut lokal alam,” paparnya.

 

PARA JUARA PEMULA

 

Kelas utama, Gacoran Lokal Alam, pesertanya full. Banyak gaco bagus turun di partai neraka ini. Dari sekian banyak gantangan, yang paling menonjol adalah gantangan nomor 30, Semar.

Selain manggung, juga berkowar-kowar dengan ekor dibuka dan dinaikkan, seperti dalam kondisi birahi, namun masih dalam batas gacor. Semar besutan team Arema LA (Lokal Alam ) dari Malang yang dijoki oleh Mr. Jamal, akhirnya meraih juara 1 dengan poin 387. Di belakangnya, menyusul Guntur milik Towi Blitar poin 367, dan Pepy milik Anang Tulungagung dengan poin 305.

 

 

Agar bisa tetap gacor, menurut Jamal, burung ini harus dijaga birahinya. Jadi kalau terlalu birahi dia tidak gacor, kalau kurang birahi malah dia kurang bunyi. “Jadi birahinya harus tepat. Biar kondisi birahinya tepat hanya tergantung pada perawatan rutinnya ,terutama pada pakannya.”

Pakan yang biasa diberikan oleh Jamal adalah milet putih biasa, pakai jamu yang mudah dijumpai di pasaran, jemur rutin. Penjemuran pagi sampai jam 1 siang. Dia juga harus sering disandingkan dengan betinanya.

 

PARA JUARA LAYON

 

Masih menurut penuturan Jamal, kalau terlalu birahi, tenaganya ada tapi kerjanya terlalu kowar-kowar,  seperti pas di kelas Gacoran Lokal Alam, seibutnya agak birahi.

Untuk menetralkan mandinya harus rutin. “Kalau Semar mandinya malam, pakai air kran saja. Burung ini kita dapatkan dari daerah Malang, dari pecinta perkutut lokal alam. Cukup sulit mendapatkan ini, dulu belinya di bawah satu juta, saat ini masih sayang belum mau dijual.”   

 

PARA JUARA GACORAN LOKAL ALAM

 

Kelas pamungkas, Gacoran Bebas, pesertanya juga full gantangan. Adu gacor juga terjadi di sini. Krisna besutan Mr. Losa dari Blitar akhirnya dinobatkan sebagai kampiunnya, dengan poin 381. Disusul Lek Sur milik Mr. Wildan dari PA Kediri, dan juara ke tiga diduduki Arjuna milik MNR dari Sawahan.

Krisna kali ini kerja sangat memuaskan. Menurut Mr. Losa, kemenangan yang diraih perkutut andalannya ini sangat wajar karena perawatannya juga maksimal. “Yang penting jemur jam 06 sampai jam 10, pakai pakan kemasan pabrikan, setelah itu Istirahat, diangin-anginkan, lalu dimasukkan,” terangnya.

 

 

Mr. Losa tidak pernah memakai jamu-jamuan untuk perkututnya. “Saya paling tidak berani pakai jamu-jamuan, kalau keliru malah rusak nanti. Ini memang murni kerja bukan karena doping atau jamu-jamuan. Sejak usia 6 bulan sampai saat ini usia 9 bulan, kerjanya terus perform. Di even Koplak juara 1, habis ini ke Malang, even Halal Bi Halal pak Totok Arema LA,” pungkasntya. [Ferry]

DATA JUARA RAMADHAN CERIA PERKUTUT LOKAL ALAM BLITAR, KLIK DI SINI

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

PARA JUARA GACORAN BEBAS

 

PAK KADES MINGGIRSARI (KIRI) SERAHKAN TROPI JUARA 1 BURSA

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

YUDIS HANTARKAN JO KLITIK JUARA 1 PEMULA

 

MR. KOKO, TEMON JUARA 1 LAYON

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

MR. WILDAN, LEK SUR RUNNER UP GACORAN BEBAS

 

MNR, ARJUNA JUARA 3 GACORAN BEBAS

 

 

TEAM AREMA LA, MEMBORONG JUARA

 

SUASANA PENJURIAN KELAS LAYON

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk murai batu, hwamey, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya, termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

 

 

KATA KUNCI: ramadhan ceria perkutut lokal alam blitar semar krisna

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp