RIZAL & HEN-HEN. TERIMAKASIH ATAS SEMUA DUKUNGAN KAWAN-KAWAN


PEKSI 88 RONGGOLAWE + DATA JUARA: MB Samurai & CH Nyi Pelet, Dua Jagoan Baru Gasak Hadiah Utama

Persiapannya singkat saja, kurang dari satu pekan. Namun gelaran Peksi 88 Ronggolawe Nusantara pada Rabu, 14 Oktober 2020 berlangsung meriah, juga lancer hingga tuntas. Murai batu Samurai dan cucak hijau Nyi Pelet sikat hadiah utama.

Keberhasilan Samurai, jago milik RD SF, benar-benar membuat Yanto sang mekanik bangga sekaligus puas. Yanto yang selama ini dipercaya memegang beberapa burung milik RD sebenarnya sudah sering mengantarkan jagonya meraih juara.

Tapi kemenangan kali ini terasa beda dari biasanya. Samurai barung baru, sewaktu diantarkan RD ke tempat Yanto, kondisi burung macet nyaris tak mau bunyi.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Berbagai cara sudah dilakukan agar burung mau tampil lapangan, tapi dari beberapa dicoba lapangan hasilnya kurang memuaskan. Beruntung setelah Yanto berani mencoba hal baru dengan cara mengkombinasikan dua suplement Top Power dan Maximum berbarengan, hasilnya bisa dirasakan di lapangan.

Top Power sendiri diberikan dengan cara ditetes ke tempat minum burung, sementara Maximum diberikan pada jangkrik terlebih dahulu.

“Saya berikan secara rutin, hasilnya di lapangan terasa sekali bedanya. Burung powernya jadi keluar, gaya tempurnya prima, ngotot tidak mudah loyo. Melihat musuh jadi agresif, gampang bongkar lagunya. Padahal waktu baru sampai ke rumah, Samurai sedikit trobel. Itu sebabnya kemenangan ini terasa beda,” tegas Yanto dengan nada kalem.

 

YANTO. MB SAMURAI TOP POWER & MAXIMUM KEMBALIKAN TOP FORM

 

Kejutan juga terjadi pada kelas cucak hiau. Meski tak diperhitungkan lawan sebelumnya, Nyi Pelet milik Joyo Murai Batu BF dari KCIK (Komunitas Cucak Hijau Klaten) tampil memukau. Sederet amunisi isian diberondongkan dengan irama syahdu, nadanya juga panjang-panjang. Ditunjang gaya Jamtork yang mencolok, membuat mata memandang tertuju pada penampilannya.

Kelas utama cucak hijau yaitu Ebod Jos tiket hanya 20 ribu, tapi panita menyidiakan hadiah paling besar. Tak heran bila burung yang turun juga umumnya juga bagus-bagus.

 

VitaMix METABOLIS, atau lebih dikenal sebagai Metabolis Putih, cara baru, mudah, dan cespleng menggacorkan burung. Mudah didapat di kios-kios burung. Buktikan.

 

Ternyata musuh yang serem-serem tak menjadi penghalang bagi Nyi Pelet untuk tetap tampil gagah dengan gaya kepala njambul, dibarengi sayap bergetar-getar kencang.

Panampilan mewah Nye Pelet tak hanya mengejutkan bagi hijau mania yang menyaksikan. Sang pemilik Joyo Murai Batu BF sendiri terkejut melihat penampilannya.

”Nyi Pelet masih kita cari-cari setingan yang pas, kemarin di Cepoko Mulyo dan Boyolali masuk tujuh besar. Tadi tampilnya bagus dan memuaskan, tapi masih yakin bisa kita genjot lagi agar lebih ganas,” jelas Joyo Murai Batu BF mantap.

 

NYI PELET HARUMKAN KCIK (KOMUNITAS CUCAK HIJAU KLATEN)

 

Nyi Pelet dulu sebenarnya sering juara, karena kesibukan pemilik sebelumnya, lama tidak diturunkan. Selama burung tidak turun malah burungnya jadi tidak jalan, gembos.

Burung akhirnya jatuh ke tangan Joyo. Selama di tangan Joyo, juga masih meraba-raba setingannya, di lapangan suka nyisir bulu. Joyo akhirnya mencoba-coba dengan cara harian tanpa kerodong, digantang di bawah pohon besar belakang rumahnya.

Tujuan tidak dikerodong biar puas nyisir bulu. Ternyata terapi ini cukup efektif dan bisa mengembalikan kembali performa Nyi Pelet.

 

 

Joyo kini menjadi salah satu pengurus KCIK, yang berdiri sejak ada aturan cucak hijau harus bersertifikat. Terbentuknya memang belum lama, namun anggotanya sudah cukup banyak, hampir 200 orang.

Sejak KCIK berdiri Joyo dan kawan-kawan sering menyambangi lomba, tak hanya di kotanya sendiri Klaten, juga sering melawat keluar kota. ”Tujuan kami lomba ke luar kota, pertama silaturahmi dengan kawan-kawan, kalau burungnya juara ya itu anggap bonus.”

Jago KCIK lainnya yang turun di sini adalah Bumerang milik Nurochim A, juga membawa pulang juara 1. Bumeran berhhasil menaklukan lawan tangguh Aliando milik Aditya Bima, dan Bomber milik Yanto di kelas cucak hijau Monjali.

 

PUTRA-HERMAN. BAYONET JUARA 3

 

Rizal selaku ketua panita didampingi Hen-Hen Ketua Ronggolawe DPW Jogja, menyebut jadwal gelaran sengaja dimajukan. Secara rutin, Peksi 88 Ronggolawe akan menggelar lomba di Parkiran Barat Monumen Jogja Kembali (Monjali) setiap akhir bulan.

Berhubung di tempat yang sama pada awal bulan dipakai yang lain, panitia berinisiatif memajukan jadwal. ”Persiapan hanya 5 hari, kita undang kawan-kawan kicaumania lewat jejarig Medsos,” jelas Rizal yang akan kembali menggelar Latpres Anniversary BJBC pada Minggu 8 Novermber 2020. [busro]

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

 

 

 

 

 

KATA KUNCI: peksi 88 ronggolawe data juara mb samurai ch nyi pelet

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp